WARGA DITIKAM DI DEKAI YAHUKIMO, SATGAS DAMAI CARTENZ DALAMI DUGAAN KETERLIBATAN KKB

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:38 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

YAHUKIMO – Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo menyelidiki kasus penikaman terhadap seorang warga sipil berinisial H (35) di Jalan Sosial Kali Bonto, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Selasa (27/10/2026) sekitar pukul 18.00 WIT.

Korban diduga ditikam menggunakan benda tajam dari arah belakang saat berada di sebuah kios untuk melakukan transfer uang. Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka pada bagian punggung sebelah kanan.

Berdasarkan keterangan awal, peristiwa terjadi setelah korban menyelesaikan transaksi dan hendak berdiri. Pelaku yang belum diketahui identitasnya diduga langsung menyerang korban, kemudian melarikan diri ke arah permukiman Jalur I, Distrik Dekai.

Korban sempat berteriak meminta pertolongan dan berlari menuju rumahnya. Seorang saksi yang berada di sekitar lokasi kemudian menemukan korban dalam kondisi terluka dan membawanya ke RSUD Dekai untuk mendapatkan penanganan medis. Saat dibawa ke rumah sakit, korban dilaporkan masih dalam keadaan sadar.

Baca Juga :  Teror Terus Berlanjut Satu Orang Tewas diBantai KKB di Intan Jaya

Wakasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, S.I.K., mengatakan personel gabungan telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), melakukan olah TKP, serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti.

“Personel kemudian melakukan penanganan di lokasi dan mengumpulkan keterangan serta barang bukti untuk membantu mengungkap pelaku dan motif penyerangan,” kata Andria, Rabu (28/10/2026).

Kasus tersebut tercatat dalam Laporan Polisi Nomor LP/B/58/X/2026/SPKT/Polres Yahukimo/Polda Papua, tertanggal 27 Oktober 2026. Hingga kini, penyidik masih mendalami identitas pelaku dan motif penikaman.

Selain mengusut pelaku dan motif penyerangan, aparat juga mendalami dugaan keterkaitan peristiwa tersebut dengan aktivitas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap XVI Yahukimo pimpinan Kopi Tua Heluka.

Andria menegaskan, dugaan keterlibatan kelompok tertentu masih dalam proses pendalaman dan belum dapat dipastikan. Penetapan pihak yang bertanggung jawab harus didasarkan pada fakta serta alat bukti yang diperoleh dalam penyidikan.

Pihaknya juga meminta masyarakat tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi dan tidak terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum hasil penyelidikan diumumkan.

Baca Juga :  Satgas Damai Cartenz Dalami Penembakan Pilot AS dan Pembakaran Pesawat PT AMA di Yahukimo

“Kami masih mendalami dugaan keterlibatan kelompok tertentu dalam peristiwa ini. Setiap dugaan harus dibuktikan berdasarkan fakta dan alat bukti yang diperoleh dalam proses penyidikan,” ujarnya.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan penyelidikan harus dilakukan secara menyeluruh dan profesional untuk mengungkap identitas pelaku, motif penyerangan, serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Ardiansyah Daulay, S.I.K., M.H., mengajak masyarakat turut menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Yahukimo serta menyampaikan informasi yang relevan kepada kepolisian.

Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo menyatakan akan terus mendalami kasus tersebut. Masyarakat diharapkan tetap tenang dan mendukung proses penyidikan agar pelaku dapat diungkap serta diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Berita Terkait

DPO Kasus Pembakaran Camp PT Unggul Tahun 2021 Ditangkap di Puncak, Polisi Amankan Kapak dan Parang
6 Bulan Setelah Dirampas OPM, Senjata Caracal dan 17 Amunisi Ditemukan Kembali di Maybrat
Mahasiswa Ditemukan Tewas di Pasar Lama, Ada 15 Luka Tusukan
Kontak Tembak di Maybrat, Tiga Anggota Kelompok Bersenjata OPM Dilaporkan Tewas
SATGAS DAMAI CARTENZ AMANKAN DPO JARINGAN SENJATA DAN AMUNISI
POLISI TIDAK TERPANCING SAAT RICUH BENDERA USTJ, MALAH LAKUKAN TINDAKAN TERUKUR !
KEPALA PUSKESMAS LIMAU ASRI LAPORKAN DUGAAN TEROR, POLISI LAKUKAN PENYELIDIKAN
AKUN PALSU PICU KETEGANGAN ANTARSISWA DI TIMIKA, POLISI LAKUKAN PENELUSURAN
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:38 WIT

WARGA DITIKAM DI DEKAI YAHUKIMO, SATGAS DAMAI CARTENZ DALAMI DUGAAN KETERLIBATAN KKB

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:57 WIT

DPO Kasus Pembakaran Camp PT Unggul Tahun 2021 Ditangkap di Puncak, Polisi Amankan Kapak dan Parang

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:06 WIT

6 Bulan Setelah Dirampas OPM, Senjata Caracal dan 17 Amunisi Ditemukan Kembali di Maybrat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:21 WIT

Mahasiswa Ditemukan Tewas di Pasar Lama, Ada 15 Luka Tusukan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:19 WIT

Kontak Tembak di Maybrat, Tiga Anggota Kelompok Bersenjata OPM Dilaporkan Tewas

Berita Terbaru

Uncategorized

KNMP SUPRAU PERKUAT RANTAI USAHA PERIKANAN DI SORONG PAPUA BARAT DAYA

Minggu, 25 Okt 2026 - 16:42 WIT