Lagi, Polisi Pelabuhan Jayapura Gagalkan Penyelundupan Miras Oplosan

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 25 Agustus 2025 - 16:25 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Pelabuhan Laut Jayapura, Polsek Kawasan Pelabuhan Laut (KPL) Jayapura kembali menunjukkan komitmennya dengan menggagalkan upaya masuknya minuman keras ilegal ke Kota Jayapura.

Personel Polsek KPL Jayapura sebanyak 15 anggota yang dipimpin langsung Kapolsek KPL Jayapura, IPTU H. Abdul Kadir, didampingi Wakapolsek KPL, Iptu Syafrudin, melaksanakan pengamanan dan razia barang bawaan penumpang pada saat debarkasi kapal penumpang KM. Dobonsolo di Dermaga Pelabuhan Laut Jayapura.

Kapolsek KPL Jayapura, Iptu H. Abdul Kadir ketika dikonfirmasi mengatakan, dalam razia tersebut, pihaknya berhasil mengamankan 80 liter minuman keras lokal jenis Sopi asal Ambon, yang dikemas dalam 16 plastik panjang warna putih. Barang bukti tersebut ditemukan di dalam dua koper berwarna merah dan ungu dan satu tas tenteng berwarna hijau hitam.

Baca Juga :  Tokoh Pemuda Papua Apresiasi Kinerja Satgas Ops Damai Cartenz-2024 di Tanah Papua

“Barang bawaan tersebut diketahui dipikul oleh buruh TKBM Pelabuhan, namun pemilik barang berhasil melarikan diri saat dilakukan pemeriksaan. Barang bukti selanjutnya diamankan ke Mapolsek KPL Jayapura untuk proses lebih lanjut,” Ujarnya.

Kapolsek KPL Jayapura, Iptu H. Abdul Kadir, menegaskan bahwa razia ini merupakan langkah preventif kepolisian untuk menekan peredaran minuman keras ilegal yang kerap menjadi pemicu tindak kriminalitas di masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan ketat terhadap aktivitas keluar masuk barang di Pelabuhan Laut Jayapura. Minuman keras ilegal seperti ini tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga sering menjadi pemicu gangguan kamtibmas. Ke depan, kami akan terus memperketat pengawasan demi menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat,” Ungkapnya.

Baca Juga :  "Paskibra Kampung Banti: Tiga Pemuda yang Mengukir Sejarah di Hari Kemerdekaan"

Polresta Jayapura Kota mengimbau seluruh masyarakat, khususnya para pengguna jasa pelabuhan, untuk bekerja sama dengan pihak kepolisian dengan memberikan informasi apabila mengetahui adanya upaya penyelundupan minuman keras atau barang terlarang lainnya.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata sinergi aparat kepolisian dalam mewujudkan lingkungan yang aman, tertib, dan bebas dari gangguan kamtibmas.(*)

Berita Terkait

KNMP TANJUNG KASUARI PERKUAT INFRASTRUKTUR PERIKANAN, AKSES EKSPOR NELAYAN JADI PERHATIAN
*KNMP Kota Sorong Perkuat Rantai Dingin, Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal*
1.370 Kapal Fiber KNMP Diproduksi di Manokwari, Buka Peluang Kerja bagi Putra Papua
Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penganiayaan Berat di Puncak jaya, Dugaan Keterkaitan Jaringan Senjata dan Amunisi Didalami
KNMP Wamargege Didorong Perkuat Ekonomi Nelayan dan Potensi Udang Banana Sorong Selatan
Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Papua, Kodam Cenderawasih Perkuat Penanganan Karhutla
Pria 58 Tahun Ditemukan Meninggal di Entrop Jayapura, Polisi Lakukan Penyelidikan
Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:28 WIT

KNMP TANJUNG KASUARI PERKUAT INFRASTRUKTUR PERIKANAN, AKSES EKSPOR NELAYAN JADI PERHATIAN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:20 WIT

*KNMP Kota Sorong Perkuat Rantai Dingin, Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal*

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:15 WIT

1.370 Kapal Fiber KNMP Diproduksi di Manokwari, Buka Peluang Kerja bagi Putra Papua

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:56 WIT

Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penganiayaan Berat di Puncak jaya, Dugaan Keterkaitan Jaringan Senjata dan Amunisi Didalami

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:05 WIT

Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Papua, Kodam Cenderawasih Perkuat Penanganan Karhutla

Berita Terbaru

Uncategorized

KNMP SUPRAU PERKUAT RANTAI USAHA PERIKANAN DI SORONG PAPUA BARAT DAYA

Minggu, 25 Okt 2026 - 16:42 WIT