“Paskibra Kampung Banti: Tiga Pemuda yang Mengukir Sejarah di Hari Kemerdekaan”

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 25 Agustus 2025 - 16:17 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARATANAHPAPUA.COM – Di balik bukit-bukit hijau yang memukau, di bawah langit yang cerah dan udara pagi yang segar, tiga pemuda asal Kampung Banti melangkah tegap menuju tiang bendera yang terpasang di tengah lapangan kampung. Ratusan peserta upacara berdiri dengan penuh hormat, menyaksikan prosesi bendera Merah Putih yang akan berkibar megah di angkasa Papua.

Mereka adalah anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) yang bertugas pada 17 Agustus 2025, di Kampung Banti, yang terletak sekitar 5 km dari area operasi PT Freeport Indonesia di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah. Linus Natkime mengerek bendera, Mila Magai membawa baki, dan Alopinus Natkime dengan penuh ketenangan membentangkan bendera merah putih.

Ketiga pemuda ini menunjukkan semangat dan dedikasi mereka, membuat jantung para peserta berdegup kencang, lalu berdegup tenang ketika bendera Merah Putih akhirnya berkibar sempurna di atas kepala mereka. “Kami berlatih setiap hari untuk mempersiapkan ini. Semua masyarakat kampung bisa melihat bendera ini berkibar dengan bangga,” kata Alopinus, yang sehari-hari bekerja di kebun.

Masyarakat Kampung Banti 1, Kampung Banti 2, Kampung Opitawak, dan Kampung Kimberly mulai berdatangan sejak pagi. Mereka berkumpul di Lapangan Kampung Banti untuk mengikuti upacara yang dimulai tepat pukul 09.00 WIT. Upacara tersebut dihadiri oleh sekitar 280 peserta, termasuk masyarakat kampung, karyawan PTFI, TNI-Polri, tenaga kesehatan, dan ASN Pemerintah Kabupaten Mimika.

Baca Juga :  PSU Papua Rampung, Jubir Mariyo Ajak Warga Akhiri Ketegangan Politik, Jaga Persatuan dan Persaudaraan

Sekretaris Distrik Tembagapura, Thomas Bauw, bertindak sebagai Inspektur Upacara, sementara Komandan Upacara dijabat oleh Wakil Komandan Pos Banti, Serda Junaidin, dan Perwira Upacara oleh Batuud Koramil Tembagapura, Pelda Simbolon.

Menurut Serda Junaidin, pelatih Paskibra Kampung Banti dari Satgas Yonif 301/Pks, ketiga pemuda tersebut dipilih karena semangat tinggi yang mereka tunjukkan dalam latihan. “Kami sepakat berlatih dari Senin hingga Sabtu, dan mereka selalu datang dengan penuh semangat. Meskipun tidak memiliki latar belakang baris-berbaris, mereka belajar dengan tekun dan akhirnya berhasil dengan baik,” kata Junaidin.

Pratu Auliaurahman, pelatih lainnya, menambahkan bahwa latihan dimulai setiap pukul 07.30 WIT dan berakhir pukul 10.30 WIT selama dua pekan penuh sebelum upacara. “Keberhasilan mereka adalah hasil dari latihan yang terorganisir dan komitmen mereka,” ujarnya.

Pelatih lain, Serda Junaidin, merasa bangga dengan kemajuan para pemuda ini. “Mereka sangat luar biasa. Ada yang terlambat karena harus membantu orang tuanya, tetapi mereka tetap datang setelah selesai bekerja. Itu adalah semangat yang luar biasa,” ungkapnya dengan penuh kebanggaan.

Baca Juga :  Penangkapan Besar! WNA PNG Ditangkap Tim Opsnal Subdit III Ditresnarkoba Polda Papua dan Sita 22 Kg Ganja

Tahun ini, seperti tahun-tahun sebelumnya, PT Freeport Indonesia bersama masyarakat Kampung Banti merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dengan penuh keceriaan. Berbagai kegiatan diadakan, mulai dari bersih-bersih kampung, pengecatan gapura, lomba-lomba, hingga bazar bahan kebutuhan pokok. Puncaknya, tentu saja, adalah upacara pengibaran bendera yang mengingatkan kita akan semangat kebersamaan dan nasionalisme.

“Upacara ini memperkuat rasa persatuan kita, menunjukkan bahwa meskipun kita berbeda, kita bisa hidup harmonis dalam keberagaman,” kata Nathan Kum, Senior Vice President Community Development PTFI.

Setelah upacara, kemeriahan berlanjut dengan pemotongan tumpeng, makan bersama, pembagian hadiah lomba, dan acara hiburan seperti penampilan band pemuda Banti dan Tari Yosim Pancar yang dipersembahkan oleh karyawan dan tenaga kesehatan Rumah Sakit Waa Banti. Melalui kolaborasi antara PTFI, aparat distrik, dan masyarakat setempat, perayaan ini menjadi simbol kebersamaan dan rasa syukur atas kemerdekaan yang telah diraih.

Berita Terkait

Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku
Angka Bunuh Diri Meningkat, Psikolog: Pencegahan Bukan Hanya Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan
BMP RI Imbau Warga Tak Terprovokasi Usai Penembakan Pilot di Yahukimo
Staf Khusus Presiden RI Dorong Batam Bangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) UMKM untuk Tujuan Ekspor
Persekutuan Wanita GKI Didorong Jadi Pilar Kesehatan Mental Keluarga
Program SESAMA Pertamina Hadir dan Dukung Semangat Belajar Anak-anak di Doromena Papua
BM Coffee bersama Standup Indo Jayapura Akan Gelar Mini Show Bale-Bale Sumerdeka ! BURUAN GUYS
Barisan Merah Putih Papua Desak Pembebasan Sembilan Warga yang Disandera di Jila
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 16:29 WIT

Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Jumat, 11 September 2026 - 07:53 WIT

Angka Bunuh Diri Meningkat, Psikolog: Pencegahan Bukan Hanya Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:41 WIT

BMP RI Imbau Warga Tak Terprovokasi Usai Penembakan Pilot di Yahukimo

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:26 WIT

Staf Khusus Presiden RI Dorong Batam Bangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) UMKM untuk Tujuan Ekspor

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:32 WIT

Persekutuan Wanita GKI Didorong Jadi Pilar Kesehatan Mental Keluarga

Berita Terbaru