Kontak Tembak di Maybrat, Tiga Anggota Kelompok Bersenjata OPM Dilaporkan Tewas

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:19 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAYBRAT, STP :  – Kontak tembak antara personel Satuan Tugas (Satgas) Yonif 9 Marinir dan kelompok bersenjata OPM Kodap IV/Sorong Raya terjadi di kawasan Sungai Frambu, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, Jumat (9/10/2026).

Berdasarkan laporan pendahuluan Penerangan Komando Operasi (Koops) TNI Habema, kontak tembak tersebut terjadi sekitar pukul 09.10 WIT saat personel Satgas melaksanakan Operasi Badai Kasuari 3.10 untuk pengamanan wilayah dan penanganan gangguan kelompok bersenjata.

Dalam peristiwa itu, tiga anggota kelompok bersenjata dilaporkan terkena tembakan. Satu jenazah ditemukan di lokasi kejadian, sedangkan dua orang lainnya dilaporkan terbawa arus sungai dan masih dalam pencarian.

Berdasarkan identifikasi awal, jenazah yang ditemukan diduga merupakan Manfred Fatem, yang disebut sebagai Danops OPM Kodap IV/Sorong Raya. Sementara itu, dua orang lainnya diduga bernama Anton Fatem dan Yesias Fatem.

Baca Juga :  Demo di Mapolda Papua Untuk Mendukung Proses Hukum Mantan Bupati Biak, Tekankan Bukan Kepentingan Politik !

Namun, identitas serta kondisi kedua orang yang dilaporkan terbawa arus sungai tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut.

TNI Amankan Senjata Api

Selain laporan mengenai tiga anggota kelompok bersenjata yang terkena tembakan, personel Satgas Yonif 9 Marinir juga dilaporkan mengamankan satu pucuk senjata api jenis AK-101.

Sementara itu, satu pucuk senjata api jenis Caracal dilaporkan terbawa arus sungai dan masih dalam pencarian.

Pihak Koops TNI Habema menyatakan, berdasarkan laporan sementara, tidak terdapat korban dari pihak TNI dalam kontak tembak tersebut.

Pangkoops Habema Tekankan Profesionalitas

Panglima Komando Operasi TNI Habema, Brigjen TNI Riyanto, S.I.P., M.M., M.T., menegaskan bahwa setiap pelaksanaan tugas harus dilakukan secara selektif, terukur, profesional, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Baca Juga :  Dikejar Satgas ODC! KKB Diduga Tinggalkan Senjata di Camp Yahukimo

Menurutnya, keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas dalam setiap pelaksanaan operasi keamanan di wilayah Papua.

“Setiap ancaman bersenjata yang membahayakan keselamatan masyarakat dan aparat harus ditangani secara tegas dan profesional. Namun tujuan utama kami adalah menciptakan ruang aman agar masyarakat dapat hidup tenang, pelayanan publik berjalan, dan kehidupan sosial kembali tumbuh,” kata Riyanto.

Ia juga menegaskan bahwa pendekatan damai tetap terbuka bagi anggota kelompok bersenjata yang masih berada di hutan.

“Kepada saudara-saudara yang masih berada di hutan, jalan damai tetap terbuka,” ujarnya.

Koops TNI Habema menyatakan akan terus berkoordinasi dengan aparat terkait untuk menjaga keamanan wilayah. Perkembangan hasil operasi, termasuk pencarian terhadap dua orang yang dilaporkan terbawa arus sungai, akan disampaikan berdasarkan fakta yang telah terverifikasi.

 

Berita Terkait

DPO Kasus Pembakaran Camp PT Unggul Tahun 2021 Ditangkap di Puncak, Polisi Amankan Kapak dan Parang
6 Bulan Setelah Dirampas OPM, Senjata Caracal dan 17 Amunisi Ditemukan Kembali di Maybrat
Mahasiswa Ditemukan Tewas di Pasar Lama, Ada 15 Luka Tusukan
SATGAS DAMAI CARTENZ AMANKAN DPO JARINGAN SENJATA DAN AMUNISI
POLISI TIDAK TERPANCING SAAT RICUH BENDERA USTJ, MALAH LAKUKAN TINDAKAN TERUKUR !
KEPALA PUSKESMAS LIMAU ASRI LAPORKAN DUGAAN TEROR, POLISI LAKUKAN PENYELIDIKAN
AKUN PALSU PICU KETEGANGAN ANTARSISWA DI TIMIKA, POLISI LAKUKAN PENELUSURAN
Pangdam XVII/Cenderawasih: Pendekatan Ekonomi Buka Jalan Damai, Lima Anggota Keluarga OPM Kembali dan Serahkan 3 Senjata
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:57 WIT

DPO Kasus Pembakaran Camp PT Unggul Tahun 2021 Ditangkap di Puncak, Polisi Amankan Kapak dan Parang

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:06 WIT

6 Bulan Setelah Dirampas OPM, Senjata Caracal dan 17 Amunisi Ditemukan Kembali di Maybrat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:21 WIT

Mahasiswa Ditemukan Tewas di Pasar Lama, Ada 15 Luka Tusukan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:19 WIT

Kontak Tembak di Maybrat, Tiga Anggota Kelompok Bersenjata OPM Dilaporkan Tewas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:43 WIT

SATGAS DAMAI CARTENZ AMANKAN DPO JARINGAN SENJATA DAN AMUNISI

Berita Terbaru

Uncategorized

KNMP SUPRAU PERKUAT RANTAI USAHA PERIKANAN DI SORONG PAPUA BARAT DAYA

Minggu, 25 Okt 2026 - 16:42 WIT