6 Bulan Setelah Dirampas OPM, Senjata Caracal dan 17 Amunisi Ditemukan Kembali di Maybrat

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:06 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAYBRAT, PAPUA BARAT DAYA – Tim gabungan Komando Operasi (Koops) TNI Habema berhasil menemukan dan mengamankan kembali satu pucuk senjata api laras panjang jenis Caracal beserta 17 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter di wilayah Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, Jumat (16/10/2026). Senjata tersebut sebelumnya dirampas kelompok bersenjata OPM Kodap IV/Sorong Raya dalam penyerangan terhadap personel Satgas Yonif 9 Marinir di wilayah Sory pada 22 Maret 2026. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama sejumlah satuan TNI, yakni Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 9 Marinir, Denkul 4/Rajawali V dari Satgas Yonif 411/Pandawa Kostrad, serta Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 764/IB. Berdasarkan keterangan Penerangan Koops TNI Habema, penemuan senjata tersebut berawal dari pengamanan dan pendalaman informasi terhadap sejumlah pihak yang diduga mengetahui keberadaan senjata hasil rampasan. Informasi diperoleh setelah pengamanan Wakil Panglima Kodap IV/Sorong Raya, Zakarias Fatem, serta pendalaman keterangan dari Anton Fatem dan Yesias Fatem. Keduanya sebelumnya dilaporkan lolos dari penyergapan di Sungai Kamundan beberapa hari sebelumnya, kemudian menyerah.
Baca Juga :  BRIPDA JHON GALU SITUMORANG TERLUKA DITEMBAK DI TOLIKARA, SATGAS KEPOLISIAN OPERASI DAMAI CARTENZ KEMBANGKAN PENYELIDIKAN
Melalui komunikasi dan pendalaman informasi, tim gabungan memperoleh petunjuk mengenai lokasi senjata yang dirampas pada Maret lalu. Petugas kemudian melakukan pencarian hingga berhasil menemukan dan mengamankan kembali senjata Caracal beserta 17 butir amunisinya.

Pangkoops Apresiasi Sinergi Antarsatuan

Panglima Koops TNI Habema, Brigjen TNI Riyanto, S.I.P., M.M., M.T., mengapresiasi profesionalisme dan kerja sama seluruh personel yang terlibat dalam upaya pengamanan tersebut. Menurut Riyanto, keberhasilan menemukan kembali senjata api itu menunjukkan pentingnya sinergi antarsatuan, ketelitian dalam mengolah informasi, serta profesionalisme prajurit dalam menjalankan tugas. “Keberhasilan ini menunjukkan pentingnya sinergi antarsatuan, ketelitian informasi, dan profesionalisme prajurit. Pengamanan kembali senjata tersebut merupakan bagian dari upaya mencegah penyalahgunaan senjata api yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat maupun aparat,” ujar Riyanto.
Baca Juga :  Sangat Dramatis, Ini Kesaksian Pilot Geofrey Foster, Saat akan mendarat di Distrik Alama
Ia menegaskan, setiap langkah pengamanan harus dilaksanakan secara selektif, terukur, profesional, dan sesuai ketentuan hukum, dengan tetap menghormati nilai-nilai kemanusiaan.

Pencarian Senjata Lain Masih Berlanjut

Koops TNI Habema menyatakan masih melakukan pendalaman informasi dan pencarian terhadap satu pucuk senjata api jenis K3 Daewoo yang berdasarkan informasi awal diduga masih disembunyikan di wilayah Maybrat. Upaya tersebut dilakukan untuk menelusuri keberadaan senjata yang belum ditemukan sekaligus mencegah potensi penyalahgunaan senjata api yang dapat mengancam keamanan masyarakat. Koops TNI Habema menegaskan, pengamanan wilayah harus berjalan beriringan dengan pendekatan kemanusiaan. Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, menjaga keberlangsungan pelayanan publik, serta membuka ruang bagi terciptanya situasi Papua yang lebih damai. Perkembangan lebih lanjut terkait pencarian senjata api tersebut akan disampaikan berdasarkan hasil kegiatan dan informasi yang telah terverifikasi.

Berita Terkait

DPO Kasus Pembakaran Camp PT Unggul Tahun 2021 Ditangkap di Puncak, Polisi Amankan Kapak dan Parang
Mahasiswa Ditemukan Tewas di Pasar Lama, Ada 15 Luka Tusukan
Kontak Tembak di Maybrat, Tiga Anggota Kelompok Bersenjata OPM Dilaporkan Tewas
SATGAS DAMAI CARTENZ AMANKAN DPO JARINGAN SENJATA DAN AMUNISI
POLISI TIDAK TERPANCING SAAT RICUH BENDERA USTJ, MALAH LAKUKAN TINDAKAN TERUKUR !
KEPALA PUSKESMAS LIMAU ASRI LAPORKAN DUGAAN TEROR, POLISI LAKUKAN PENYELIDIKAN
AKUN PALSU PICU KETEGANGAN ANTARSISWA DI TIMIKA, POLISI LAKUKAN PENELUSURAN
Pangdam XVII/Cenderawasih: Pendekatan Ekonomi Buka Jalan Damai, Lima Anggota Keluarga OPM Kembali dan Serahkan 3 Senjata
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:57 WIT

DPO Kasus Pembakaran Camp PT Unggul Tahun 2021 Ditangkap di Puncak, Polisi Amankan Kapak dan Parang

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:06 WIT

6 Bulan Setelah Dirampas OPM, Senjata Caracal dan 17 Amunisi Ditemukan Kembali di Maybrat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:21 WIT

Mahasiswa Ditemukan Tewas di Pasar Lama, Ada 15 Luka Tusukan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:19 WIT

Kontak Tembak di Maybrat, Tiga Anggota Kelompok Bersenjata OPM Dilaporkan Tewas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:43 WIT

SATGAS DAMAI CARTENZ AMANKAN DPO JARINGAN SENJATA DAN AMUNISI

Berita Terbaru

Uncategorized

KNMP SUPRAU PERKUAT RANTAI USAHA PERIKANAN DI SORONG PAPUA BARAT DAYA

Minggu, 25 Okt 2026 - 16:42 WIT