Pengejaran KKB di Korowai Terkendala Medan Berat, Satgas Damai Cartenz Kerahkan Pasukan Tambahan
Korowai – Upaya penangkapan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Korowai, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, menghadapi tantangan besar akibat luas wilayah dan keterbatasan infrastruktur.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, menjelaskan bahwa luas Kabupaten Boven Digoel setara dengan satu Provinsi Jawa Tengah. Dengan jumlah penduduk sekitar 68 ribu jiwa, aparat harus mengamankan wilayah yang didominasi hutan lebat dan medan sulit dijangkau.
“Wilayahnya sangat luas. Khusus Korowai, kampungnya sekitar seratus dengan fasilitas yang sangat minim. Fasilitas kesehatan terbatas dan hanya ada satu sekolah dasar swasta,” ujar Yusuf.
Ia menambahkan, akses menuju Korowai hingga kini hanya dapat ditempuh melalui jalur udara. Transportasi darat belum tersedia karena kondisi geografis yang terpencil dan berada di pedalaman.
Di sisi lain, jumlah personel Polres setempat sekitar 300 anggota yang harus meng-cover wilayah seluas tersebut. Untuk memperkuat pengejaran, Satgas Operasi Damai Cartenz dibantu personel Brimob Polda Papua telah diterjunkan ke lokasi.
Dari hasil identifikasi sementara, aparat telah mengantongi data sekitar 20 orang yang diduga terlibat. Dua di antaranya telah teridentifikasi, namun identitasnya belum dapat dipublikasikan.
Aparat juga mengantisipasi kemungkinan para pelaku melarikan diri ke arah Yahukimo, mengingat posisi Bandara Korowai Batu lebih dekat ke wilayah timur dibandingkan ke Tanah Merah. Pengamanan di sejumlah titik strategis telah diperketat.
Berdasarkan keterangan penumpang yang selamat dari insiden penembakan sebelumnya, kelompok tersebut diduga membawa tiga hingga empat senjata api. Namun jenis senjata belum dapat dipastikan karena saksi tidak dapat melihat secara jelas dalam situasi mencekam. Selain senjata api, para pelaku juga disebut membawa senjata tajam seperti parang dan tombak.
Terkait penembakan yang menewaskan dua pilot, para penumpang yang selamat menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban melalui perwakilan maskapai. Peristiwa itu kembali menegaskan bahwa masyarakat Korowai sangat bergantung pada transportasi udara sebagai satu-satunya akses mobilitas.
Satgas Operasi Damai Cartenz memastikan proses pengejaran terus dilakukan meski dihadapkan pada tantangan geografis dan keterbatasan sarana prasarana di wilayah pedalaman Papua Selatan.








