MUNAS JMSI 2025 yang digelar pada 21–22 Juni di Hotel Acacia, Jakarta, bukan sekadar perhelatan rutin. Ia menjadi tonggak penting dalam perjalanan jurnalisme Indonesia yang lebih profesional, solid, dan bermartabat.
Di balik suksesnya acara besar ini, ada satu nama yang layak kita kenang dan hargai: Ari Rahman.
Bekerja tanpa banyak sorotan, Ari adalah sosok yang sejak awal berada di garis depan. Ia melobi dukungan, menjalin komunikasi dengan berbagai pihak, dan memastikan seluruh pengurus Pengda JMSI dari Sabang sampai Merauke mendapat pelayanan terbaik. Semuanya dilakukan bukan dengan basa-basi, tapi dengan ketulusan dan semangat pengabdian yang luar biasa.
Kerja senyapnya adalah fondasi dari sukses yang kini kita rayakan. Lewat tangan dan pikirannya yang tak kenal lelah, MUNAS ini berjalan lancar, berwibawa, dan penuh makna. Bahkan, kontribusinya menjadi pijakan penting bagi Teguh Santosa dalam melanjutkan estafet kepemimpinan JMSI untuk lima tahun ke depan.
Terima kasih, Ari Rahman. Engkau adalah pahlawan di balik layar, inspirasi bagi kita semua tentang arti sebuah pengabdian.
Semoga semangat dan dedikasi seperti ini terus tumbuh dan menjadi budaya di JMSI.
Hidup Pers Indonesia.
Hidup JMSI.








