AKUN PALSU PICU KETEGANGAN ANTARSISWA DI TIMIKA, POLISI LAKUKAN PENELUSURAN

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 28 September 2026 - 14:22 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARATANAHPAPUA.COM –TIMIKA – Akun media sosial palsu yang diduga mengatasnamakan salah satu siswa SMA Negeri 7 Mimika memicu ketegangan antarsiswa sejumlah sekolah di Timika, Papua Tengah.

Kasat Binmas Polres Mimika AKP Budiman Sianturi mengatakan, keberadaan akun tersebut pertama kali diketahui setelah pihak sekolah menyampaikannya kepada kepolisian melalui guru Bimbingan Konseling (BK) SMA Negeri 7 Mimika.

Menurut Budiman, akun tersebut menggunakan nama Amirullah yang disebut-sebut sebagai siswa SMA Negeri 7 Mimika. Dalam beberapa hari terakhir, akun itu beberapa kali muncul dan menghilang serta membuat unggahan yang dinilai sebagai tantangan terhadap sejumlah sekolah.

Beberapa sekolah yang disebut dalam unggahan tersebut di antaranya SMA Harapan, SMK Hermon, SMK Dombosko dan sekolah lainnya.

“Sudah tiga hari ini akun itu selalu muncul dan tenggelam. Itu yang membuat mungkin dari SMA Harapan, SMK Dombosko dengan SMK Hermon merasa tertantang,” kata Budiman saat ditemui di Polres Mimika, Senin (28/9/2026).

Ketegangan kemudian terjadi di sekitar SMA Negeri 7 Mimika. Saat pimpinan sekolah bersama pihak kepolisian memberikan arahan kepada para siswa dalam kegiatan upacara sekitar pukul 09.00 WIT, terjadi pelemparan batu dari arah tembok pagar di sisi kanan sekolah.

Baca Juga :  ATR/BPN Pastikan Pelayanan Pertanahan di Aceh Tamiang Tetap Berjalan Pascabencana

Polisi langsung mengimbau para siswa SMA Negeri 7 Mimika agar tidak terpancing dan tidak melakukan aksi balasan. Situasi tersebut akhirnya dapat diredam.

“Pada saat memberikan arahan kepada siswa-siswa yang ada di SMA Negeri 7, kemudian terjadi pelemparan batu dari arah tembok pagar sebelah kanan SMA Negeri 7. Kami mengimbau anak-anak SMA Negeri 7 untuk tidak melakukan pembalasan dan itu bisa kami redam,” jelas Budiman.

Hingga kini, polisi masih melakukan pendalaman untuk mengetahui siapa pemilik sebenarnya akun yang menggunakan nama Amirullah tersebut.

Polisi juga belum memastikan apakah akun itu benar-benar dibuat atau digunakan oleh siswa SMA Negeri 7 yang namanya dicatut.

Selain menelusuri akun media sosial tersebut, polisi turut mengamankan sementara sejumlah anak yang ditemukan berada di luar lingkungan sekolah saat jam belajar. Mereka ditemukan di sekitar kawasan Pasar Baru dan salah satu kafe di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Rekonstruksi Kasus Pembunuhan 2 Personel Brimob di Nabire, Satgas Ops Damai Cartenz Peragakan 21 Adegan

Budiman mengatakan, anak-anak tersebut dimintai keterangan untuk mengetahui apakah memiliki keterkaitan dengan kejadian pelemparan batu maupun aktivitas yang memicu ketegangan antarsiswa.

“Kita amankan dulu, diminta keterangan apakah mereka terlibat dalam kejadian tadi,” ujarnya.

Polisi juga mempertanyakan keberadaan sejumlah siswa di luar sekolah saat jam pelajaran berlangsung.

Budiman menegaskan, hingga Senin (28/9/2026), belum ada tindakan hukum terhadap anak-anak yang diamankan tersebut. Kepolisian masih mengedepankan langkah pembinaan dan akan melibatkan orang tua.

“Paling tidak orang tua yang dipanggil untuk memberikan nasihat kepada anak-anak ini,” katanya.

Polisi mengimbau para siswa tidak mudah terpancing oleh unggahan di media sosial yang belum diketahui kebenarannya maupun siapa pihak yang berada di baliknya.

Penelusuran terhadap akun yang diduga palsu tersebut masih dilakukan untuk mengungkap pihak yang membuat atau menggunakan akun tersebut serta memastikan keterkaitannya dengan ketegangan antarsiswa di Timika.

Berita Terkait

KNMP TANJUNG KASUARI PERKUAT INFRASTRUKTUR PERIKANAN, AKSES EKSPOR NELAYAN JADI PERHATIAN
*KNMP Kota Sorong Perkuat Rantai Dingin, Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal*
1.370 Kapal Fiber KNMP Diproduksi di Manokwari, Buka Peluang Kerja bagi Putra Papua
Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penganiayaan Berat di Puncak jaya, Dugaan Keterkaitan Jaringan Senjata dan Amunisi Didalami
KNMP Wamargege Didorong Perkuat Ekonomi Nelayan dan Potensi Udang Banana Sorong Selatan
Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Papua, Kodam Cenderawasih Perkuat Penanganan Karhutla
Pria 58 Tahun Ditemukan Meninggal di Entrop Jayapura, Polisi Lakukan Penyelidikan
Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:28 WIT

KNMP TANJUNG KASUARI PERKUAT INFRASTRUKTUR PERIKANAN, AKSES EKSPOR NELAYAN JADI PERHATIAN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:20 WIT

*KNMP Kota Sorong Perkuat Rantai Dingin, Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal*

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:15 WIT

1.370 Kapal Fiber KNMP Diproduksi di Manokwari, Buka Peluang Kerja bagi Putra Papua

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:56 WIT

Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penganiayaan Berat di Puncak jaya, Dugaan Keterkaitan Jaringan Senjata dan Amunisi Didalami

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:05 WIT

Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Papua, Kodam Cenderawasih Perkuat Penanganan Karhutla

Berita Terbaru

Uncategorized

KNMP SUPRAU PERKUAT RANTAI USAHA PERIKANAN DI SORONG PAPUA BARAT DAYA

Minggu, 25 Okt 2026 - 16:42 WIT