SUARATANAHPAPUA.COM – Aksi penyampaian aspirasi yang berlangsung di sejumlah titik di Kota Jayapura, Senin (3/8/2026), mendapat pengamanan ketat dari aparat gabungan TNI-Polri. Sebanyak 1.432 personel dikerahkan untuk memastikan jalannya aksi tetap aman dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen mengatakan, secara umum situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama aksi berlangsung tetap aman dan kondusif. Meski terdapat beberapa titik yang menjadi konsentrasi massa, aktivitas warga di berbagai wilayah Kota Jayapura tetap berjalan normal.
“Situasi kamtibmas aman dan terkendali. Memang ada beberapa titik konsentrasi massa yang kami amankan, namun secara umum aktivitas masyarakat berjalan dengan baik,” kata Fredrickus kepada awak media.
Menurutnya, pengerahan 1.432 personel merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga keamanan sekaligus menjamin hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Personel gabungan ditempatkan di sejumlah titik strategis agar seluruh rangkaian aksi dapat berlangsung tertib dan kondusif.
Kapolresta menegaskan, pihaknya tidak melarang masyarakat menyampaikan aspirasi secara damai. Namun, kepolisian tidak memberikan izin terhadap kegiatan long march sebagai langkah antisipasi untuk mencegah potensi gangguan keamanan.
Ia menjelaskan, kebijakan tersebut diambil berdasarkan pengalaman penanganan sejumlah aksi unjuk rasa di Kota Jayapura pada tahun-tahun sebelumnya, termasuk peristiwa pada 2019 yang berujung pada tindakan anarkis.
“Kami berharap penyampaian aspirasi berjalan dengan baik dan seluruh pihak dapat saling menghargai. Yang tidak kami izinkan adalah long march karena menjadi langkah preventif agar situasi tetap aman dan masyarakat bisa beraktivitas dengan nyaman,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Kapolresta juga mengapresiasi DPR Kota Jayapura yang mengutus perwakilan Komisi I untuk menerima dan mendengarkan aspirasi massa aksi. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bentuk komunikasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat sehingga penyampaian aspirasi dapat berlangsung secara tertib.
Polresta Jayapura Kota juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga persatuan, mengedepankan dialog yang damai, serta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Sinergi antara aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga situasi Kota Jayapura tetap aman dan kondusif.







