LSM Gempur Papua Soroti Kinerja Pemkab Mamberamo Raya, Soroti Penggunaan Dana Otsus dan Krisis Listrik

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:59 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panji Agung Mangkunegoro (ketua LSM Gempur Papua) dan Marthen Ratu Kana (sekretaris LSM Gempur Papua) saat diwawancarai oleh media

Panji Agung Mangkunegoro (ketua LSM Gempur Papua) dan Marthen Ratu Kana (sekretaris LSM Gempur Papua) saat diwawancarai oleh media

SUARATANAHPAPUA.COM – Jayapura – Ketua LSM Gempur Papua, Panji Agung Mangkunegoro, mendesak DPRD Mamberamo Raya meningkatkan pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Mamberamo Raya. Menurutnya, daerah tersebut memerlukan perhatian serius, terutama terkait transparansi penggunaan Dana Otonomi Khusus (Otsus) dan pelayanan publik.

Dalam keterangannya kepada sejumlah media di kota Jayapura, Kamis (9/7/2026), Panji meminta DPRD mamberamo raya dan DPR Papua bekerja secara cepat dan efektif dalam mengawasi jalannya pemerintahan di Mamberamo Raya, yang merupakan salah satu kabupaten hasil pemekaran di Provinsi Papua.

Menurutnya, sebagai daerah pemekaran, Mamberamo Raya seharusnya menunjukkan kemajuan pembangunan. Namun, ia menilai berbagai persoalan mendasar masih belum terselesaikan.

“Kami meminta DPRD nya bekerja lebih cerdas dan cepat untuk mengkritisi kinerja Pemerintah Kabupaten Mamberamo Raya. Daerah pemekaran seperti Mamberamo Raya harus menjadi perhatian serius agar pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Staf Khusus Presiden RI Dorong Batam Bangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) UMKM untuk Tujuan Ekspor

Panji juga menyoroti penggunaan Dana Otsus di Kabupaten Mamberamo Raya. Ia mendesak DPRD setempat melakukan pendalaman terhadap laporan penggunaan anggaran tersebut karena, menurutnya, proses pengawasan oleh Inspektorat belum berjalan secara terbuka.

Ia menilai Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Inspektorat tahun 2025 belum memberikan transparansi yang memadai kepada publik sehingga memunculkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat mengenai efektivitas pengawasan terhadap anggaran daerah.

Selain persoalan tata kelola anggaran, Panji mengkritik kondisi pelayanan kelistrikan di Kabupaten Mamberamo Raya yang disebut masih sering mengalami pemadaman. Menurutnya, kondisi tersebut tidak seharusnya terjadi ketika masyarakat telah memenuhi kewajiban membayar tagihan maupun membeli token listrik.

“Kalau masyarakat sudah membayar listrik, seharusnya pelayanan juga berjalan dengan baik. Jangan sampai masyarakat menjadi korban karena pelayanan listrik terganggu,” katanya.

Baca Juga :  Paulus Waterpauw Anak Adat Yang Tau Akan Adat Istiadat

Panji juga menyinggung persoalan pengadaan bahan bakar solar untuk operasional pembangkit listrik PLN. Ia menduga adanya tarik-menarik kepentingan dalam pengadaan solar yang berdampak pada terganggunya pelayanan listrik kepada masyarakat.

Ia meminta Bupati Mamberamo Raya bersama DPRD mengambil langkah tegas untuk memastikan pasokan solar bagi operasional PLN tidak terganggu sehingga pelayanan listrik kepada masyarakat tetap berjalan normal.

“Pemerintah daerah harus memastikan kebutuhan solar untuk PLN tersedia. Jangan sampai kepentingan bisnis justru menghambat pelayanan publik. Yang dibutuhkan masyarakat adalah listrik yang menyala secara normal,” tegasnya.

Panji berharap pemerintah daerah segera melakukan pembenahan terhadap tata kelola pemerintahan, meningkatkan transparansi penggunaan anggaran, serta memastikan pelayanan dasar, termasuk penyediaan listrik, dapat dinikmati masyarakat secara maksimal.

 

Berita Terkait

SKKK Jayapura Buka PMB 2027/2028, Ada Promo Super Early Bird hingga 11 November
Indografika Jayapura Hadirkan Kalender Custom 2027, Bikin Brand Dikenang Sepanjang Tahun
Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz dan Polres Puncak Selidiki Penikaman ASN di Ilaga, Dugaan Motif Balas Dendam Didalami
1.000 Anak Muda Sorong Bergemuruh! Pesan Presiden BRICS Youth Forum Ini Jadi Sorotan
SENTUH SISI KEMANUSIAAN, SATGAS DAMAI CARTENZ BERBAGI DENGAN ANAK PANTI ASUHAN DI JAYAPURA
PAPEDA DI KEEROM TEKANKAN DUKUNGAN KELUARGA BAGI MAMA MENYUSUI: “KETIKA BIKINNYA BERDUA, MAKA URUSNYA BERDUA”
RAWAT KEBERAGAMAN DI TANAH PAPUA, IKAWANGI PERKUAT SOLIDARITAS DAN PELESTARIAN BUDAYA
EKONOMI LESU, KAPMI TETAP OPTIMISTIS KAWAL TARGET PERTUMBUHAN 8 PERSEN
Berita ini 212 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 09:24 WIT

SKKK Jayapura Buka PMB 2027/2028, Ada Promo Super Early Bird hingga 11 November

Selasa, 3 November 2026 - 10:50 WIT

Indografika Jayapura Hadirkan Kalender Custom 2027, Bikin Brand Dikenang Sepanjang Tahun

Senin, 2 November 2026 - 11:58 WIT

Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz dan Polres Puncak Selidiki Penikaman ASN di Ilaga, Dugaan Motif Balas Dendam Didalami

Senin, 2 November 2026 - 11:41 WIT

1.000 Anak Muda Sorong Bergemuruh! Pesan Presiden BRICS Youth Forum Ini Jadi Sorotan

Minggu, 1 November 2026 - 15:35 WIT

SENTUH SISI KEMANUSIAAN, SATGAS DAMAI CARTENZ BERBAGI DENGAN ANAK PANTI ASUHAN DI JAYAPURA

Berita Terbaru