KEP2OKP: Pertemuan dengan Wapres Gibran di Manokwari Penguatan Besar untuk Optimisme Masyarakat Papua

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 5 November 2025 - 04:49 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEP2OKP: Pertemuan dengan Wapres Gibran di Manokwari Penguatan Besar untuk Optimisme Masyarakat Papua

MANOKWARI — Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (KEP2OKP), Velix Vernando Wanggai, menyebut pertemuan bersama Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka di Manokwari menjadi momentum penting bagi penguatan kelembagaan percepatan pembangunan Papua serta penumbuhan optimisme masyarakat.

Pertemuan tersebut berlangsung di Gedung Keuangan Negara (GKN) Manokwari, Rabu (4/11/2025) sore, bersama Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP).

Menurut Velix, Wapres menegaskan bahwa upaya membangun Papua yang besar membutuhkan koordinasi solid dari dua lembaga utama: BP3OKP dan KEP2OKP.

“Kesan penting yang kami catat adalah intervensi pembangunan yang dilakukan pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota harus mampu membangun optimisme masyarakat Papua, meski masih terbatas dari sisi anggaran maupun kondisi geografis,” ujar Velix.


Tiga Arah Besar Pembangunan Papua: Internasional, Nasional, dan Daerah

Velix menyampaikan bahwa Wapres Gibran memberikan tiga penekanan besar sebagai arah percepatan pembangunan Papua.

Baca Juga :  LSM Gempur Papua Soroti Kinerja Pemkab Mamberamo Raya, Soroti Penggunaan Dana Otsus dan Krisis Listrik

1. Skala Internasional

Pemerintah pusat telah membangun kemitraan komprehensif dengan sejumlah negara, termasuk Papua Nugini, Australia, dan negara-negara Pasifik.

“Kita menerjemahkan kemitraan itu melalui hubungan perdagangan antarnegara melalui Papua, hubungan masyarakat, hingga peluang investasi,” jelasnya.

2. Skala Nasional

BP3OKP dan KEP2OKP diminta memastikan bahwa program kementerian/lembaga tepat sasaran serta menyusun skala prioritas pembangunan tiap provinsi di Papua.

Velix menambahkan bahwa saat ini pihaknya tengah merampungkan Perpres Rencana Aksi Percepatan Pembangunan Papua 2025–2030, termasuk penataan kewenangan pusat dan daerah.

“Program pusat banyak, tetapi Wapres meminta agar dipilih skala prioritas yang bisa dikerjakan secara terukur dalam jangka menengah lima tahun. Kolaborasi pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota harus jelas dan terwujud percepatan,” katanya.

3. Skala Lokal Papua

Arah pembangunan di tingkat daerah menurut Velix menempatkan aksesibilitas atau konektivitas wilayah sebagai tulang punggung percepatan.

“Pembangunan kami fokuskan pada pengembangan jalan Trans Papua yang didukung kawasan terpadu. Saat ini jalan Trans Papua sudah mencapai 3.377 kilometer. Harapan kami, jalan ini bukan hanya menekan biaya logistik, tapi juga menggerakkan semua segmen ekonomi di daerah,” tegas mantan Pj Gubernur Papua Pegunungan itu.


Kolaborasi Dua Lembaga: 16 Figur Papua Satukan Target Besar

Velix menegaskan bahwa kolaborasi antara BP3OKP dan KEP2OKP dibangun dengan semangat kebersamaan. Pemerintah pusat menunjuk 6 Ketua BP3OKP di tiap provinsi serta 10 anggota KEP2OKP, seluruhnya figur Papua yang memahami persoalan di wilayahnya.

“Kami, 16 figur Papua, sudah menyepakati common goals untuk membenahi aspek pendidikan, kesehatan, lapangan kerja, dan persoalan lainnya berdasarkan akar masalah,” papar Velix.

Ia menambahkan bahwa kedua lembaga tersebut memiliki tugas besar membangun trust building kepada masyarakat Papua bahwa program percepatan pembangunan yang dijalankan pemerintah diarahkan demi perubahan yang lebih baik.

“Kami membagi peran. BP3OKP telah menyusun peta masalah sejak setahun terakhir, sementara kami di KEP2OKP memetakan isu strategis dari level internasional, nasional, hingga regulasi,” tutup Velix.

Berita Terkait

KNMP TANJUNG KASUARI PERKUAT INFRASTRUKTUR PERIKANAN, AKSES EKSPOR NELAYAN JADI PERHATIAN
*KNMP Kota Sorong Perkuat Rantai Dingin, Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal*
1.370 Kapal Fiber KNMP Diproduksi di Manokwari, Buka Peluang Kerja bagi Putra Papua
Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penganiayaan Berat di Puncak jaya, Dugaan Keterkaitan Jaringan Senjata dan Amunisi Didalami
KNMP Wamargege Didorong Perkuat Ekonomi Nelayan dan Potensi Udang Banana Sorong Selatan
Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Papua, Kodam Cenderawasih Perkuat Penanganan Karhutla
Pria 58 Tahun Ditemukan Meninggal di Entrop Jayapura, Polisi Lakukan Penyelidikan
Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:28 WIT

KNMP TANJUNG KASUARI PERKUAT INFRASTRUKTUR PERIKANAN, AKSES EKSPOR NELAYAN JADI PERHATIAN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:20 WIT

*KNMP Kota Sorong Perkuat Rantai Dingin, Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal*

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:15 WIT

1.370 Kapal Fiber KNMP Diproduksi di Manokwari, Buka Peluang Kerja bagi Putra Papua

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:56 WIT

Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penganiayaan Berat di Puncak jaya, Dugaan Keterkaitan Jaringan Senjata dan Amunisi Didalami

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:05 WIT

Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Papua, Kodam Cenderawasih Perkuat Penanganan Karhutla

Berita Terbaru

Uncategorized

KNMP SUPRAU PERKUAT RANTAI USAHA PERIKANAN DI SORONG PAPUA BARAT DAYA

Minggu, 25 Okt 2026 - 16:42 WIT