SUARATANAHPAPUA.COM – Dukungan terhadap pasangan Benhur Tomi Mano (BTM) dan Constan Karma (CK) dalam kontestasi Pemilihan Gubernur Papua 2025–2030 terus menguat. Kali ini, dukungan datang dari kelompok relawan Barisan Kei, yang secara resmi mendeklarasikan dukungan mereka dalam acara yang digelar di kediaman BTM, Jalan Jeruk Nipis, Kotaraja, Jayapura.
Acara deklarasi yang berlangsung meriah ini dihadiri ribuan relawan dan simpatisan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh adat, tokoh perempuan, pemuda, serta perwakilan masyarakat Kei dari berbagai kabupaten dan kota.
Sebelum memasuki lokasi acara, BTM bersama istri diarak masuk dengan Tarian Panah, sebuah tarian khas masyarakat Kei yang melambangkan keberanian dan kehormatan. BTM juga menerima mahkota kebesaran sebagai bentuk penghormatan dan pengangkatan simbolis sebagai Panglima Masyarakat Kei.
Ketua Relawan Barisan Kei Frans Reimas menyampaikan bahwa dukungan ini diberikan atas dasar keyakinan terhadap kemampuan dan rekam jejak BTM–CK sebagai pemimpin yang sudah terbukti membangun Papua dengan pendekatan yang inklusif dan menyentuh rakyat kecil.
“Kami melihat BTM adalah pemimpin yang dekat dengan rakyat, berpengalaman, dan mampu mewujudkan pembangunan yang adil dan merata,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Relawan Barisan Kei Papua, Anthon Raharusun, menegaskan pentingnya memilih pemimpin yang humanis dan memahami karakter masyarakat Papua.
“Papua tidak bisa dipimpin oleh tangan besi. Dan itu bukan BTM–CK. Mereka sudah terbukti, teruji, dan berasal dari tanah Tabi. Kami percaya mereka bisa memimpin dengan hati,” ujarnya lantang.
Anthon juga menyebut bahwa struktur relawan Barisan Kei telah terbentuk dan solid di 8 kabupaten dan 1 kota, siap menggerakkan dukungan akar rumput demi memenangkan BTM–CK.
“Kami sudah lengkap dan siap berada di belakang Bapak BTM–CK. Kita akan raih kemenangan bersama,” tegasnya.
Dalam sambutannya, Benhur Tomi Mano menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas dukungan tulus yang diberikan masyarakat Kei dan para relawan.
“Saya tidak akan bisa bekerja sendiri. Dukungan kalian semua adalah semangat untuk saya dan Bapak CK untuk terus bergerak, mendengar, dan membangun Papua dengan hati,” ungkapnya disambut tepuk tangan meriah.
Deklarasi ini juga diramaikan dengan pentas seni budaya Kei, pembacaan pernyataan sikap relawan, serta doa bersama yang mencerminkan semangat persatuan dan damai dalam proses demokrasi menuju Pilgub Papua 2025.








