TOGEL Sudah Makin Meresahkan, Uang Belanja Dipakai Judi Sampai Rumah Tangga Terguncang

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 21 Mei 2025 - 06:56 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARATANAHPAPUA.COM – Judi TOGEL di Kota Jayapura terus berlangsung sehingga tampak sebagai sebuah aktifitas yang legal. Pelanggaran hukum yang terus berlangsung ini pun mulai meresahkan karena warga yang ikut memasang togel mencakup seluruh kalangan, bahkan ibu rumah tangga pun menjadi pelakunya.

Salah satu yang mengeluhkan togel adalah Tinus (bukan nama sebenarnya), warga Kotaraja. Menurut dia yang berprofesi sebagai buruh bangunan, istrinya di rumah sudah kecanduan togel sehingga di tengah sulitnya ia memenuhi kebutuhan rumah tangga, bebannya bertambah karena kebiasaan sang istri.

“Saya kasih uang belanja itu tidak tetap, tergantung lagi ada pekerjaan atau tidak. Tapi setiap hari istri di rumah pasang togel pakai uang belanja, makin berat hidup kami,” keluh Tinus.

Keluhan serupa diakui Martina (bukan nama sesungguhnya) yang tinggal di wilayah Kali Hanyaan, Jayapura Selatan. Ia yang merupakan ibu rumah tangga merasa menjadi korban karena sang suami yang tidak memiliki pekerjaan tetap selalu memasang togel.

Baca Juga :  Dana BOS Diduga Dikorupsi, LSM dan Dewan Adat Laporkan ke Kejati Papua

Menurut dia, situasi akan semakin buruk ketika sang suami menang togel. “Togel ini tidak ada baiknya buat kami, kalau kalah ya uang kami makin habis, tapi kalau menang suami mabuk-mabuk di bar,” tuturnya. Karena hal itu Martina mengaku suaminya kerap tidak pulang sampai 2-3 hari.

Praktisi Hukum Ikut Mengkritis

Setelah sebelumnya mendapat sorotan dari para tokoh agama, kini kekhawatiran yang sama diutarakan oleh Ketua Peradi SEI Jayapura sekaligus Praktisi Hukum Papua, Dr. Anthon Raharusun SH., MH.

Dalam pernyataannya, Anthon menilai bahwa judi telah menjadi budaya yang merusak karena dibiarkan begitu saja di tengah masyarakat, meski jelas-jelas bertentangan dengan hukum di Indonesia.

“Ini seperti budaya yang tertanam dalam hati, mentalitas, dan moralitas masyarakat. Para oknum penegak hukum seolah merasa nyaman dengan kejahatan semacam ini dan bahkan mendukung kegiatan-kegiatan konvensional seperti judi online,” tegasnya.

Baca Juga :  12 Tahun Mengabdi di Pesisir Pomako, Sofyan Hadi Dorong Pendidikan dan Dukung Stabilitas Papua

Lebih lanjut, Anthon menyebut bahwa praktik judi bukan sekadar permasalahan individu, tetapi sudah menjadi penyakit bangsa yang seharusnya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat penegak hukum untuk memberantasnya.

“Kita sudah punya perangkat hukum yang luar biasa, tapi tetap saja judi terus berkembang. Jika memang sulit diberantas, seharusnya tidak perlu ada undang-undang yang mengancam, lebih baik dihapus saja,” kritiknya tajam.

Seruan ini menjadi sorotan penting bagi masyarakat dan aparat terkait untuk menindaklanjuti fenomena perjudian yang semakin merajalela. Dengan aturan hukum yang sudah jelas, masyarakat berharap adanya tindakan nyata dari pihak berwenang dalam memberantas perjudian demi menjaga ketertiban dan moralitas sosial di Tanah Papua.

Berita Terkait

Rakor Pencegahan Korupsi, Ketua KPK bersama Empat Kapolda se-Tanah Papua akan awasi Ketat Penggunaan Dana otsus
SMP Negeri 9 Merauke Gelar Sosialisasi Anti-Bullying, Psikolog Ajak Siswa Berani Melapor
Puluhan Profesor dan Dosen Universitas Negeri Jakarta bersama Billy Mambrasar, turun ke pedalaman Papua, latih 1,000 guru di daerah terpencil
Gelar Rapat Pleno, Eveerth Joumilena Dipercayakan Pimpin Sekber Wartawan Indonesia di Papua
LSM Gempur Papua Soroti Kinerja Pemkab Mamberamo Raya, Soroti Penggunaan Dana Otsus dan Krisis Listrik
Lembaga PBB gandeng Kemendes, bersama Komunitas Lokal Papua, Latih Kewirausahaan ke Ratusan Keluarga di Perkampungan
Karantina Papua Lepasliarkan Flora dan Fauna Endemik Hasil Gagalkan Penyelundupan
Kunjungi Lima Kampung di Okaba, TP PKK Merauke Perkuat Pengasuhan Anak dan Kesehatan Warga
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:53 WIT

Rakor Pencegahan Korupsi, Ketua KPK bersama Empat Kapolda se-Tanah Papua akan awasi Ketat Penggunaan Dana otsus

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:05 WIT

SMP Negeri 9 Merauke Gelar Sosialisasi Anti-Bullying, Psikolog Ajak Siswa Berani Melapor

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:09 WIT

Gelar Rapat Pleno, Eveerth Joumilena Dipercayakan Pimpin Sekber Wartawan Indonesia di Papua

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:59 WIT

LSM Gempur Papua Soroti Kinerja Pemkab Mamberamo Raya, Soroti Penggunaan Dana Otsus dan Krisis Listrik

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:43 WIT

Lembaga PBB gandeng Kemendes, bersama Komunitas Lokal Papua, Latih Kewirausahaan ke Ratusan Keluarga di Perkampungan

Berita Terbaru