12 Tahun Mengabdi di Pesisir Pomako, Sofyan Hadi Dorong Pendidikan dan Dukung Stabilitas Papua

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 25 April 2026 - 12:41 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

12 Tahun Mengabdi di Pesisir Pomako, Sofyan Hadi Dorong Pendidikan dan Dukung Stabilitas Papua

12 Tahun Mengabdi di Pesisir Pomako, Sofyan Hadi Dorong Pendidikan dan Dukung Stabilitas Papua

*12 Tahun Mengabdi di Pesisir Pomako, Sofyan Hadi Dorong Pendidikan dan Dukung Stabilitas Keamanan Papua*

Mimika, Papua Tengah — Selama 12 tahun mengabdi di kawasan pesisir Pomako, Timika, Sofyan Hadi, S.Pd., Gr, menunjukkan dedikasi yang konsisten sebagai pendidik sekaligus penggerak perubahan sosial di wilayah yang memiliki keterbatasan akses layanan dasar. Sebagai Kepala SD Negeri Pomako 1, ia tidak hanya menjalankan peran formal sebagai guru, tetapi juga aktif membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan sebagai fondasi masa depan.

Di tengah keterbatasan sarana dan prasarana, Sofyan tetap melaksanakan proses belajar mengajar secara berkelanjutan. Ia juga menjalin komunikasi intensif dengan orang tua dan lingkungan sekitar, guna mendorong partisipasi pendidikan serta membentuk pola pikir generasi muda di kawasan pesisir. Perannya berkembang menjadi figur sentral yang tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga menghadirkan perubahan sosial nyata di tengah masyarakat.

Menurutnya, pendidikan merupakan kunci utama dalam membuka akses masa depan, terutama bagi anak-anak di wilayah pinggiran yang selama ini menghadapi berbagai keterbatasan. Kehadirannya di Pomako menjadi bukti bahwa peran guru sangat strategis dalam pembangunan manusia, bahkan dari daerah yang jauh dari pusat perhatian.

Baca Juga :  Double Kesempatan, Double Keseruan: Ribuan Pelanggan Tri Bawa Pulang Hadiah dari Kebut Hadiah BombasTri

Dalam konteks yang lebih luas, Sofyan Hadi juga memberikan apresiasi terhadap upaya menjaga stabilitas keamanan di Papua melalui pendekatan yang humanis. Ia menilai langkah yang dilakukan dalam Operasi Damai Cartenz 2026 telah menunjukkan keseimbangan antara penegakan hukum dan pendekatan persuasif kepada masyarakat.

“Sebagai tenaga pendidik, saya mengapresiasi pelaksanaan Operasi Damai Cartenz 2026 yang mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Hal ini terlihat dari berbagai kegiatan positif seperti kunjungan sosial, patroli rutin di wilayah rawan, serta pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Pendekatan ini menunjukkan bahwa kehadiran aparat tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga membangun kedekatan dan kepercayaan dengan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Paslon Gubernur Papua Tengah Wandik-Giyai, Resmi Mengajukan Pihak Terkait Dalam Gugatan di MK

Ia juga menyatakan dukungannya terhadap upaya menjaga kondusivitas wilayah Papua yang dilakukan secara profesional dan terukur, termasuk melalui patroli dialogis dan komunikasi yang baik dengan masyarakat.

Lebih lanjut, Sofyan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Papua untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan damai, serta tidak mudah terprovokasi oleh isu yang belum jelas kebenarannya. Mari kita bergandengan tangan untuk terus membangun dan memajukan pendidikan di Papua, khususnya bagi generasi muda di Timika, demi masa depan yang lebih baik,” tambahnya.

Pengabdian Sofyan Hadi di pesisir Pomako mencerminkan bahwa pembangunan Papua tidak hanya bertumpu pada aspek keamanan, tetapi juga pada penguatan sektor pendidikan sebagai fondasi utama dalam menciptakan generasi yang unggul dan berdaya saing.

Berita Terkait

Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku
Angka Bunuh Diri Meningkat, Psikolog: Pencegahan Bukan Hanya Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan
BMP RI Imbau Warga Tak Terprovokasi Usai Penembakan Pilot di Yahukimo
Staf Khusus Presiden RI Dorong Batam Bangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) UMKM untuk Tujuan Ekspor
Persekutuan Wanita GKI Didorong Jadi Pilar Kesehatan Mental Keluarga
Program SESAMA Pertamina Hadir dan Dukung Semangat Belajar Anak-anak di Doromena Papua
BM Coffee bersama Standup Indo Jayapura Akan Gelar Mini Show Bale-Bale Sumerdeka ! BURUAN GUYS
Barisan Merah Putih Papua Desak Pembebasan Sembilan Warga yang Disandera di Jila
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 16:29 WIT

Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Jumat, 11 September 2026 - 07:53 WIT

Angka Bunuh Diri Meningkat, Psikolog: Pencegahan Bukan Hanya Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:41 WIT

BMP RI Imbau Warga Tak Terprovokasi Usai Penembakan Pilot di Yahukimo

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:26 WIT

Staf Khusus Presiden RI Dorong Batam Bangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) UMKM untuk Tujuan Ekspor

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:32 WIT

Persekutuan Wanita GKI Didorong Jadi Pilar Kesehatan Mental Keluarga

Berita Terbaru