SUARATANAHPAPUA – Wali Wonda ST, Sekretaris Partai Demokrat Provinsi Papua Pegunungan, berbagi pandangannya tentang tantangan dan harapan dalam membangun partai politik di wilayah baru. Dalam wawancara eksklusif, Wonda mengungkapkan bahwa keterbatasan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu kendala utama dalam menjalankan administrasi partai.
“Sejak pembentukan pengurus DPD Partai Demokrat Papua Pegunungan pada tahun 2023, saya menjadi satu-satunya yang menangani administrasi. Padahal, dalam struktur partai, terdapat berbagai bidang yang membutuhkan perhatian khusus,” ujar Wonda.
Namun demikian, Partai Demokrat Membuktikan bertanggungjawab dengan kepala daerah yang di usungnya dimana pada hari menjadi pemenang pada pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan juga menjadi partai yang bertanggungjawab pada kerja kerja administrasi hingga L.O Gubernur dan Wakil Gubernur juga Sekretariatan, Jurkam dan Para Ketua Koalisi tingkat Kabupaten.
Lanjut Wonda, dengan ini membuktikan partai Demokrat mempunyai SDM yang cukup.
Meski demikian, Wonda optimis bahwa dengan pelatihan khusus yang direncanakan setelah rapat kerja (raker), pengelolaan administrasi partai akan semakin tertib hingga ke tingkat kabupaten. Ia juga menekankan pentingnya membina kader di tingkat ranting untuk memperkuat organisasi partai.
Selain itu, Wonda menyoroti peran besar Partai Demokrat sebagai pengusung utama gubernur dan wakil gubernur terpilih di Papua Pegunungan. “Kami bertanggung jawab untuk mengawal aspirasi masyarakat dan visi-misi gubernur serta wakil gubernur selama lima tahun ke depan,” tegasnya.
Wonda juga mengajak seluruh kader lama Partai Demokrat yang masih memiliki semangat “biru” untuk kembali bergabung dan bersama-sama membangun partai. Ia menekankan pentingnya militansi dan tanggung jawab kader dalam membesarkan partai.
“Partai ini dibangun oleh kadernya sendiri. Mari kita bersama-sama mengikuti instruksi pimpinan dan membangun partai ini dengan semangat dan dedikasi,” tutup Wonda. ( Berti Pahabol)
—








