Waterpauw Ungkap Kondisi Kampung Nelayan Raja Ampat: Siap Pakai, Tapi Belum Jalan

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 7 April 2026 - 12:16 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARATANAHPAPUA.COM – Pimpinan Komite Eksekutif Papua, Komjen Pol (Purn) Paulus Waterpauw, melihat langsung Kampung Nelayan Merah Putih di Kampung Warmasen, Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat Daya, Selasa (7/4/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau langsung progres pembangunan serta kesiapan fasilitas pendukung bagi aktivitas masyarakat nelayan di kawasan tersebut. Dalam peninjauan itu, Paulus Waterpauw didampingi perwakilan Dinas Perikanan dan pengelola koperasi setempat. Ia menyampaikan bahwa secara umum pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih telah berjalan dengan baik, terutama dari sisi infrastruktur. Sejumlah fasilitas utama seperti shelter docking, bengkel, tempat produksi es, gudang beku, hingga kantor pengelola telah tersedia dan dinilai memadai. Fasilitas pelabuhan juga dinilai cukup representatif untuk mendukung aktivitas bongkar muat ikan oleh kapal nelayan berukuran di bawah 10 GT.
Baca Juga :  Anggota DPR RI Yan Mandenas Soal Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua
Meski demikian, kondisi perairan di Raja Ampat yang saat ini tengah mengalami surut panjang turut menjadi perhatian, meskipun tidak mengganggu aktivitas pelabuhan saat air pasang. “Secara umum sudah sangat baik dan hampir selesai, termasuk masa pemeliharaannya. Tinggal koordinasi lebih lanjut untuk proses peresmian,” ujar Waterpauw. Ia menambahkan, hasil peninjauan ini akan dilaporkan kepada kementerian terkait (KKP) sebagai bagian dari pelaksanaan kebijakan strategis nasional, sekaligus mendorong percepatan pengembangan sektor kelautan dan perikanan di Raja Ampat. Sementara itu, pengelola Kampung Nelayan Merah Putih, Candra, mengungkapkan bahwa fasilitas yang telah dibangun belum sepenuhnya dapat dioperasikan. Hal ini disebabkan keterbatasan modal yang dimiliki koperasi. “Saat ini yang berjalan baru penggunaan perahu, mesin, dan kendaraan operasional. Untuk fasilitas dalam kawasan belum digunakan maksimal karena keterbatasan modal,” jelasnya.
Baca Juga :  Pj Gubernur Ribka Haluk Lantik Zhakarias Marey Sebagai Penjabat Bupati Intan Jaya
Ia menyebutkan, sistem pengelolaan yang diterapkan menggunakan skema sewa bagi anggota koperasi, dengan ketentuan adanya simpanan pokok dan simpanan wajib sesuai aturan yang berlaku. Candra juga membuka peluang bagi investor maupun pihak ketiga untuk berkontribusi dalam mendukung operasional kampung nelayan tersebut ke depan.
Hal senada disampaikan perwakilan Dinas Perikanan Kabupaten Raja Ampat yang menegaskan bahwa optimalisasi seluruh fasilitas sangat bergantung pada dukungan permodalan. Dengan progres pembangunan yang hampir rampung, Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan dapat segera dioperasikan secara maksimal guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan serta memperkuat sektor perikanan di Raja Ampat.

Berita Terkait

KNMP TANJUNG KASUARI PERKUAT INFRASTRUKTUR PERIKANAN, AKSES EKSPOR NELAYAN JADI PERHATIAN
*KNMP Kota Sorong Perkuat Rantai Dingin, Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal*
1.370 Kapal Fiber KNMP Diproduksi di Manokwari, Buka Peluang Kerja bagi Putra Papua
Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penganiayaan Berat di Puncak jaya, Dugaan Keterkaitan Jaringan Senjata dan Amunisi Didalami
KNMP Wamargege Didorong Perkuat Ekonomi Nelayan dan Potensi Udang Banana Sorong Selatan
Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Papua, Kodam Cenderawasih Perkuat Penanganan Karhutla
Pria 58 Tahun Ditemukan Meninggal di Entrop Jayapura, Polisi Lakukan Penyelidikan
Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:28 WIT

KNMP TANJUNG KASUARI PERKUAT INFRASTRUKTUR PERIKANAN, AKSES EKSPOR NELAYAN JADI PERHATIAN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:20 WIT

*KNMP Kota Sorong Perkuat Rantai Dingin, Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal*

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:15 WIT

1.370 Kapal Fiber KNMP Diproduksi di Manokwari, Buka Peluang Kerja bagi Putra Papua

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:56 WIT

Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penganiayaan Berat di Puncak jaya, Dugaan Keterkaitan Jaringan Senjata dan Amunisi Didalami

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:05 WIT

Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Papua, Kodam Cenderawasih Perkuat Penanganan Karhutla

Berita Terbaru

Uncategorized

KNMP SUPRAU PERKUAT RANTAI USAHA PERIKANAN DI SORONG PAPUA BARAT DAYA

Minggu, 25 Okt 2026 - 16:42 WIT