Paulus Waterpauw Sebut 11 Bandara Perintis Ditutup Rugikan Masyarakat Papua, Negara harus Hadir !

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 19 Februari 2026 - 17:57 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARATANAHPAPUA.COM – Pimpinan Komite Eksekutif Papua, Komjen Pol (Purn) Drs. Paulus Waterpauw, M.Si., menyampaikan duka mendalam sekaligus mengecam keras aksi penembakan terhadap pilot maskapai perintis di Distrik Korowai, Kabupaten Boven Digoel.

Peristiwa tersebut berdampak langsung pada penutupan 11 bandara perintis di Papua, yang selama ini menjadi urat nadi konektivitas wilayah pedalaman.

Dalam keterangannya kepada wartawan, Waterpauw menegaskan bahwa tindakan kekerasan tersebut tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun.

“Sebagai pribadi dan sebagai bagian dari Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Papua, saya sangat prihatin dan mengutuk keras perbuatan biadab ini. Itu kekerasan yang tidak bisa kita terima,” tegasnya.

Soroti Misi Kemanusiaan Penerbangan Perintis

Waterpauw menekankan bahwa penerbangan perintis di Papua bukan sekadar layanan transportasi, melainkan misi kemanusiaan yang membuka akses bagi masyarakat di wilayah terisolasi.

Baca Juga :  DPP PERHAKHI Gelar PKPA Online IV Tahun 2025, Hadirkan Pengajar Nasional, Buruan Daftar !

Menurutnya, para pilot berperan penting dalam mendukung distribusi logistik, pelayanan kesehatan, serta mobilitas masyarakat di pedalaman.

“Akibatnya sekarang pelayanan penerbangan terganggu. Sebelas bandara perintis ditutup. Yang menderita masyarakat Papua sendiri,” ujarnya.

Ia menilai aksi kekerasan tersebut bukan hanya merenggut nyawa, tetapi juga mencoreng nama Papua secara keseluruhan serta memperburuk kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.

Desak Aparat dan Pemda Perkuat Koordinasi

Menanggapi situasi pascakejadian, Waterpauw meminta pemerintah daerah bersama TNI dan Polri memperkuat koordinasi serta menyatukan langkah penanganan.

Ia menegaskan pentingnya:

  • Koordinasi terpadu antarinstansi

  • Tidak bergerak secara parsial

  • Melibatkan tokoh masyarakat dan tokoh agama

  • Menyatukan komando dalam merespons eskalasi keamanan

“Satukan komando, bergerak bersama. Jangan sendiri-sendiri. Setiap persoalan harus dikoordinasikan dengan baik,” katanya.

Jangan Ganggu Percepatan Pembangunan Papua

Waterpauw juga mengingatkan bahwa pemerintah pusat tengah mendorong percepatan pembangunan di Tanah Papua. Ia menilai aksi kekerasan semacam ini justru menghambat agenda pembangunan dan menciptakan persepsi negatif terhadap Papua.

Baca Juga :  Bakti Sosial di Mewoluk, Satgas Damai Cartenz Dukung Semangat Belajar Pelajar Puncak Jaya

Sebagai Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Papua, ia menegaskan komitmennya menjembatani aspirasi daerah dengan kebijakan pusat guna memastikan pembangunan berjalan berkelanjutan.

Insiden di Korowai menjadi pukulan serius bagi operasional penerbangan perintis yang selama ini menjadi tulang punggung konektivitas dan distribusi logistik di wilayah pedalaman Papua.

Berita Terkait

KNMP TANJUNG KASUARI PERKUAT INFRASTRUKTUR PERIKANAN, AKSES EKSPOR NELAYAN JADI PERHATIAN
*KNMP Kota Sorong Perkuat Rantai Dingin, Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal*
1.370 Kapal Fiber KNMP Diproduksi di Manokwari, Buka Peluang Kerja bagi Putra Papua
Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penganiayaan Berat di Puncak jaya, Dugaan Keterkaitan Jaringan Senjata dan Amunisi Didalami
KNMP Wamargege Didorong Perkuat Ekonomi Nelayan dan Potensi Udang Banana Sorong Selatan
Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Papua, Kodam Cenderawasih Perkuat Penanganan Karhutla
Pria 58 Tahun Ditemukan Meninggal di Entrop Jayapura, Polisi Lakukan Penyelidikan
Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:28 WIT

KNMP TANJUNG KASUARI PERKUAT INFRASTRUKTUR PERIKANAN, AKSES EKSPOR NELAYAN JADI PERHATIAN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:20 WIT

*KNMP Kota Sorong Perkuat Rantai Dingin, Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal*

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:15 WIT

1.370 Kapal Fiber KNMP Diproduksi di Manokwari, Buka Peluang Kerja bagi Putra Papua

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:56 WIT

Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penganiayaan Berat di Puncak jaya, Dugaan Keterkaitan Jaringan Senjata dan Amunisi Didalami

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:05 WIT

Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Papua, Kodam Cenderawasih Perkuat Penanganan Karhutla

Berita Terbaru

Uncategorized

KNMP SUPRAU PERKUAT RANTAI USAHA PERIKANAN DI SORONG PAPUA BARAT DAYA

Minggu, 25 Okt 2026 - 16:42 WIT