Tokoh Muslim Papua Ismail Asso Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 29 Januari 2026 - 09:33 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARATANAHPAPUA.COM – Tokoh Muslim Papua, Ismail Asso, menyatakan dukungannya terhadap kedudukan institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia, bukan di bawah kementerian tertentu.

Ismail menilai, profesionalisme Polri akan lebih terjaga apabila institusi tersebut tetap berada langsung di bawah Presiden.

“Profesional Polri harus berada di bawah Presiden. Tentunya, jika berada di bawah kementerian, kewenangan dan peran fungsinya akan berkurang,” ujar Ismail Asso, Selasa (27/1/2026).

Ia menjelaskan, sejak Polri berpisah dari ABRI, institusi kepolisian memiliki fungsi dan tugas yang semakin kompleks. Oleh karena itu, Polri dituntut untuk terus meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan peran sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Baca Juga :  BUPATI LANNY JAYA TINJAU PEMBANGUNAN SEKOLAH RAKYAT DAN KOPERASI MERAH PUTIH DI GELOK BEAM

“Terkait isu reformasi Polri, tentu Polri mendapat banyak tekanan. Namun ke depan, Polri akan berjaya sebagai pelindung dan pengayom masyarakat,” katanya.

Menurut Ismail, penegakan hukum yang tegas, adil, dan transparan akan membuat Polri semakin dipercaya serta mendapatkan tempat di hati masyarakat.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga menegaskan penolakannya terhadap wacana penempatan Polri di bawah kementerian khusus. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/1/2026).

Baca Juga :  Aksi Curanmor Dini Hari Digagalkan, Kurang dari 1x24 Jam Polisi Amankan Pelaku dan Barang Bukti

“Dalam hal ini saya tegaskan di hadapan Bapak-Bapak, Ibu-Ibu sekalian, dan seluruh jajaran, bahwa saya menolak Polri berada di bawah kementerian,” tegas Jenderal Listyo Sigit.

Menurut Kapolri, menempatkan Polri di bawah kementerian justru berpotensi melemahkan institusi kepolisian, negara, serta kewenangan Presiden Republik Indonesia.

“Dan kalau pun saya yang menjadi menteri kepolisian, saya lebih baik menjadi petani saja,” ujar Kapolri.

Wacana penempatan Polri di bawah kementerian belakangan menjadi sorotan publik dan memicu beragam respons dari tokoh masyarakat, akademisi, hingga aparat penegak hukum.

Berita Terkait

KNMP TANJUNG KASUARI PERKUAT INFRASTRUKTUR PERIKANAN, AKSES EKSPOR NELAYAN JADI PERHATIAN
*KNMP Kota Sorong Perkuat Rantai Dingin, Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal*
1.370 Kapal Fiber KNMP Diproduksi di Manokwari, Buka Peluang Kerja bagi Putra Papua
Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penganiayaan Berat di Puncak jaya, Dugaan Keterkaitan Jaringan Senjata dan Amunisi Didalami
KNMP Wamargege Didorong Perkuat Ekonomi Nelayan dan Potensi Udang Banana Sorong Selatan
Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Papua, Kodam Cenderawasih Perkuat Penanganan Karhutla
Pria 58 Tahun Ditemukan Meninggal di Entrop Jayapura, Polisi Lakukan Penyelidikan
Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:28 WIT

KNMP TANJUNG KASUARI PERKUAT INFRASTRUKTUR PERIKANAN, AKSES EKSPOR NELAYAN JADI PERHATIAN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:20 WIT

*KNMP Kota Sorong Perkuat Rantai Dingin, Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal*

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:15 WIT

1.370 Kapal Fiber KNMP Diproduksi di Manokwari, Buka Peluang Kerja bagi Putra Papua

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:56 WIT

Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penganiayaan Berat di Puncak jaya, Dugaan Keterkaitan Jaringan Senjata dan Amunisi Didalami

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:05 WIT

Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Papua, Kodam Cenderawasih Perkuat Penanganan Karhutla

Berita Terbaru

Uncategorized

KNMP SUPRAU PERKUAT RANTAI USAHA PERIKANAN DI SORONG PAPUA BARAT DAYA

Minggu, 25 Okt 2026 - 16:42 WIT