KPU Papua Resmi Tetapkan Pasangan MARIYO, Pemenang PSU Pilgub Papua

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 21 Agustus 2025 - 01:22 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARATANAHPAPUA.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua resmi menetapkan pasangan calon nomor urut 2, Matius Fakhiri – Aryoko Rumaropen (Mariyo) sebagai peraih suara terbanyak hasil Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua tahun 2024, pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Penetapan dilakukan dalam rapat pleno terbuka di kantor KPU Papua, Jalan Holtekamp, Kota Jayapura, Rabu (20/8/2025) malam.

Pasangan Mariyo meraih 259.817 suara atau 50,4 persen, unggul tipis dari pasangan Benhur Tomi Mano – Constan Karma (BTM–CK) yang meraih 255.683 suara atau 49,6 persen. Selisih suara keduanya mencapai 4.134 suara.

Ucapan Syukur dan Seruan Damai

Dalam pidato kemenangannya, Matius Fakhiri menyampaikan rasa terima kasih kepada para relawan, simpatisan, tim pemenangan, serta koalisi partai pengusung yang telah berjuang sejak Pilkada 27 November 2024 hingga PSU.

Baca Juga :  Setelah 20 Tahun Puasa, Golkar Papua Kembali Duduki Kursi Gubernur: Denny Bonai Ucapkan Terima Kasih untuk MDF

“Kita adalah pemenangnya. Terima kasih kepada semua pendukung Mariyo yang telah berjuang sejak November lalu sampai hari ini. Kita harus bersyukur karena Tuhan itu baik,” ujar Fakhiri di hadapan ratusan massa pendukung yang menyaksikan pleno melalui live streaming YouTube KPU.

Fakhiri menekankan bahwa kemenangan ini harus menjadi momentum untuk menjaga kedamaian dan merangkul semua pihak.
“Mari kita terus menjaga persaudaraan, tidak mencaci maki. Rangkul saudara-saudara kita yang kemarin berbeda pilihan. Pertarungan sudah selesai, sekarang saatnya kita bersama membangun Papua,” tegasnya.

Baca Juga :  KPU Tetapkan MARI-YO Menang Dengan 114.024 Suara di Kota Jayapura

Dukungan Politik

Pasangan Mariyo diusung Koalisi Papua Cerah yang beranggotakan 16 partai politik, di antaranya Golkar, Demokrat, PKS, Gerindra, Nasdem, PSI, PKB, PPP, dan Hanura.
Sementara BTM–CK hanya didukung oleh PDI Perjuangan.

Latar Belakang PSU

Dalam Pilkada 27 November 2024, pasangan BTM–Yermias Bisay (YB) sempat unggul dengan 269.970 suara (50,68%), sedangkan pasangan Mariyo memperoleh 262.777 suara (49,32%), selisih 7.193 suara.

Namun, Mahkamah Konstitusi mendiskualifikasi Yermias Bisay karena terbukti melakukan pelanggaran administrasi. MK kemudian memerintahkan PSU dengan pasangan baru BTM–Constan Karma melawan Mariyo.

Berita Terkait

Sidang PTUN Jayapura, Gubernur Akui Usulan PAW Naftali Kobepa Telah Diterima
Dari London, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Bahas Penertiban Kawasan Hutan
Dikritik Sejumlah Tokoh , Komite Otsus Papua: Kami Sudah Mulai Turun ke Daerah
Kuasa Hukum Minta Gubernur Papua Tengah Tindak Lanjuti PAW Anggota DPR
Pakai Baju Hitam, Pendukung BTM–CK Teriakkan Duka Demokrasi Papua
“Golkar Rebut Papua Lagi! Mathius Fakhiri Serukan Rekonsiliasi Politik: ‘Lebih Baik Seribu Teman daripada Satu Musuh’”
Setelah 20 Tahun Puasa, Golkar Papua Kembali Duduki Kursi Gubernur: Denny Bonai Ucapkan Terima Kasih untuk MDF
Ketua Panitia Musda XI Golkar Papua, Denny Bonai: Musda Sukses Berkat Soliditas dan Semangat Kekeluargaan
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:38 WIT

Sidang PTUN Jayapura, Gubernur Akui Usulan PAW Naftali Kobepa Telah Diterima

Selasa, 20 Januari 2026 - 09:20 WIT

Dari London, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Bahas Penertiban Kawasan Hutan

Senin, 12 Januari 2026 - 06:32 WIT

Dikritik Sejumlah Tokoh , Komite Otsus Papua: Kami Sudah Mulai Turun ke Daerah

Kamis, 8 Januari 2026 - 23:01 WIT

Kuasa Hukum Minta Gubernur Papua Tengah Tindak Lanjuti PAW Anggota DPR

Jumat, 17 Oktober 2025 - 21:23 WIT

Pakai Baju Hitam, Pendukung BTM–CK Teriakkan Duka Demokrasi Papua

Berita Terbaru