ATR/BPN Papua Dorong Pemetaan Tanah Adat untuk Cegah Konflik Pertanahan

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 25 September 2026 - 09:23 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARATANAHPAPUA.COM — Kantor Wilayah Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Provinsi Papua mendorong percepatan pemetaan dan perlindungan tanah adat. Langkah tersebut dinilai penting untuk memberikan kepastian hukum kepada masyarakat sekaligus mencegah konflik pertanahan, terutama ketika investasi maupun pembangunan masuk ke wilayah masyarakat adat.

Hal itu disampaikan Kepala Kanwil ATR/BPN Provinsi Papua, Dr. Roy EF Wayoi, dalam wawancara bersama media usai pelaksanaan syukuran sederhana memperingati Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional (HANTARU) 2026.

Peringatan tersebut sekaligus menjadi momentum 66 tahun berlakunya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA). Tahun ini, Kementerian ATR/BPN mengusung tema “Transformasi, Melayani Lebih Pasti”.

Baca Juga :  Petugas Kebersihan PLBN Skouw Temukan Bibit Ganja di Zona Inti Perbatasan RI-PNG

Menurut Roy, pemetaan tanah adat menjadi bagian penting dalam memberikan kejelasan mengenai status dan batas-batas kepemilikan tanah. Dengan adanya pemetaan, pemerintah, masyarakat, maupun investor dapat memiliki acuan yang lebih jelas sebelum sebuah program pembangunan atau investasi dijalankan.

“Harapan kita, seluruh tanah Papua ini bisa dipetakan kemudian diberikan perlindungan. Tetapi sekali lagi, aturan-aturan yang sudah dibuat itu harus diaplikasikan,” kata Roy.

Ia menjelaskan, perlindungan terhadap tanah masyarakat adat tidak cukup hanya melalui proses sertifikasi. Menurutnya, langkah tersebut juga perlu disertai pengakuan dan penetapan dari pemerintah daerah.

Baca Juga :  Satgas ODC-2024 Tangkap KKB Basoka Lawiya di Nabire

Kepastian mengenai status dan kepemilikan tanah, lanjut Roy, menjadi salah satu faktor penting sebelum pemerintah menjalankan program maupun investor memulai kegiatan di suatu wilayah.

Tanpa kepastian tersebut, pembangunan berpotensi menimbulkan persoalan baru. Masyarakat dapat mengajukan tuntutan ketika proyek sudah berjalan karena status maupun batas kepemilikan tanah belum memiliki kejelasan.

“Jangan sampai terkesan kosong, proyek masuk baru datang tuntutan. Itu terlambat,” ujarnya.

Karena itu, Kanwil ATR/BPN Papua mendorong agar pemetaan dan perlindungan tanah adat dilakukan sejak awal sebagai bagian dari upaya memberikan kepastian hukum sekaligus mengantisipasi potensi konflik pertanahan di Tanah Papua.

Berita Terkait

KNMP TANJUNG KASUARI PERKUAT INFRASTRUKTUR PERIKANAN, AKSES EKSPOR NELAYAN JADI PERHATIAN
*KNMP Kota Sorong Perkuat Rantai Dingin, Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal*
1.370 Kapal Fiber KNMP Diproduksi di Manokwari, Buka Peluang Kerja bagi Putra Papua
Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penganiayaan Berat di Puncak jaya, Dugaan Keterkaitan Jaringan Senjata dan Amunisi Didalami
KNMP Wamargege Didorong Perkuat Ekonomi Nelayan dan Potensi Udang Banana Sorong Selatan
Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Papua, Kodam Cenderawasih Perkuat Penanganan Karhutla
Pria 58 Tahun Ditemukan Meninggal di Entrop Jayapura, Polisi Lakukan Penyelidikan
Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:28 WIT

KNMP TANJUNG KASUARI PERKUAT INFRASTRUKTUR PERIKANAN, AKSES EKSPOR NELAYAN JADI PERHATIAN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:20 WIT

*KNMP Kota Sorong Perkuat Rantai Dingin, Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal*

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:15 WIT

1.370 Kapal Fiber KNMP Diproduksi di Manokwari, Buka Peluang Kerja bagi Putra Papua

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:56 WIT

Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penganiayaan Berat di Puncak jaya, Dugaan Keterkaitan Jaringan Senjata dan Amunisi Didalami

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:05 WIT

Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Papua, Kodam Cenderawasih Perkuat Penanganan Karhutla

Berita Terbaru

Uncategorized

KNMP SUPRAU PERKUAT RANTAI USAHA PERIKANAN DI SORONG PAPUA BARAT DAYA

Minggu, 25 Okt 2026 - 16:42 WIT