Staf Khusus Presiden RI Dorong Batam Bangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) UMKM untuk Tujuan Ekspor

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:26 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARATANAHPAPUA.COM – Staf Khusus Presiden RI Periode 2019-2024 yang kini menjabat sebagai Komite Eksekutif Presiden Prabowo Subianto, Billy Mambrasar, mendorong batam untuk bangun Kawasan Ekonomi Khusus di Kota Batam yang tenantnya adalah Pelaku UMKM, untuk tujuan ekspor dan impor UMKM, baik antar negara, maupun antar wilayah di Indonesia. KEK UMKM ini akan memberikan kemudahan kepada pelaku UMKM yang beroperasi di sana, seperti kebijakan insentif, bea cukai ekspor dan impor, hingga pelatihan dan pendampingan.

Hal ini disampaikan Billy Mambrasar, yang diundang oleh Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Riau, pada tanggal 26 Agustus 2026 di Hotel Ibis, Kota Batam, yang dihadiri oleh Kementerian Koperasi dan UMKM, Pemda Kepri, Pemda Kota Batam, dan BP Batam, serta perwakilan Masyarakat pelaku UMKM.

“Selama ini kita merayakan besarnya Investasi asing yang masuk batam, dan perkembangan Industri yang luar biasa. Akan tetapi, siapa yang memikirkan Nasib UMKM yang pelaku utamanya adalah Masyarakat Biasa? Kalau Investasi dan manufaktur itu yang berkepentinga utamanya kelompok bisnis dan oligarki, dan memang ada penyerapan tenaga kerja juga, tapi tidak sebanyak UMKM. Akan tetapi, ingat bahwa UMKM adalah dari dan oleh Masyarakat. Jadi dalam acara ini saya meminta kepada Pemerintah Provinsi, BP Batam dan Pemerintah Pusat, seperti Kementerian Koperasi dan UMKM, dan Kementerian Perdagangan untuk mengakomodir para pelaku UMKM dalam satu Kawasan khusus dengan tujuan menyiapkan mereka menjadi eksportir, dengan segala kemudahan yang ada”, Ujar Billy Mambrasar, yang juga bekerja sebagai dosen ekonomi di Politeknik Negeri Batam.

Baca Juga :  RSUP Jayapura dan Laboratorium Medis CITO Perkuat Kolaborasi untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan

Menurut Billy Mambrasar, saat ini struktur pertumbuhan ekonomi Kota Batam mayoritas di kontribusikan oleh Investasi dan Ekspor, sementara konsumsi rumah tangga, hanya di kisaran angka 20-30% dari PDRB. Ini menunjukkan fenomena “capital outflow” dalam ekonomi, yang mana uang investasi yang besar masuk ke batam, akan tetapi perputarannya tidak terjadi di Kota Batam, akan tetap langsung dibelanjakan ke luar. Salah satu pendorong konsumsi rumah tangga terbesar adalan aktifitas UMKM yang pelaku utamanya adalah Masyarakat.

Selain itu, menurut Billy Mambrasar, sektor utama penyerap tenaga kerja formal dan informal masih UMKM, sehingga Billy Pemerintah Provinsi Kepri atau Kota Batam, sehingga pengembangan sektor ini dapat secara signifikan mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan di kota batam bahkan di Provinsi Kepulauan Riau, sehingga secara otomatis dapat meningkatkan kesejahteraan Masyarakat.

Baca Juga :  Satgas Ops Damai Cartenz Berhasil Tewaskan 1 KKB di Paniai

“Saya menyambut baik gagasan yang disampaikan oleh Billy Mambrasar, dan ini sebelumnya belum pernah ada yang memikirkan. Selama ini kita mencoba mencari formulasi terbaik untuk mendorong kemajuan UMKM di Provinsi Kepri dan Kota Batam, dan menurut saya, ini dapat menjadi gagasan terbaik untuk menjawabnya”, Ujar Riki Rionaldi, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Riau.

Adapun data BPS menunjukkan bahwa ada lebih dari 75.000 UMKM di Kota Batam, dan 102 ribu Usaha Mikro, yang menyerap hingga 156 ribu tenaga kerja dengan perputaran uang yang diperkirakan dapat mencapai hingga 9.1 Triliun Rupiah Per Tahun.

“Dengan adanya Kawasan Ekonomi Khusus yang menyiapkan UMKM Kota Batam dan Kepri jadi eksporter, maka perputaran uangnya bisa jauh lebih besar dari angka BPS yang sekarang, dan Masyarakat Kota Batam dapat lebih Sejahtera, dengan komposisi ekonomi yang tidak bergantung kepada Investasi dan sektor manufaktur saja. Bahkan KEK UMKM ini bisa jadi Pusat kunjungan wisatawan asing, untuk wisata kuliner dan hospitality, asalkan kita Kelola dengan sangat professional dan berkelas dunia”, Ujar Billy Mambrasar, yang kini juga menjabat sebagai Tenaga Ahli Deputi Investasi BP Batam.

Berita Terkait

KNMP TANJUNG KASUARI PERKUAT INFRASTRUKTUR PERIKANAN, AKSES EKSPOR NELAYAN JADI PERHATIAN
*KNMP Kota Sorong Perkuat Rantai Dingin, Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal*
1.370 Kapal Fiber KNMP Diproduksi di Manokwari, Buka Peluang Kerja bagi Putra Papua
Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penganiayaan Berat di Puncak jaya, Dugaan Keterkaitan Jaringan Senjata dan Amunisi Didalami
KNMP Wamargege Didorong Perkuat Ekonomi Nelayan dan Potensi Udang Banana Sorong Selatan
Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Papua, Kodam Cenderawasih Perkuat Penanganan Karhutla
Pria 58 Tahun Ditemukan Meninggal di Entrop Jayapura, Polisi Lakukan Penyelidikan
Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:28 WIT

KNMP TANJUNG KASUARI PERKUAT INFRASTRUKTUR PERIKANAN, AKSES EKSPOR NELAYAN JADI PERHATIAN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:20 WIT

*KNMP Kota Sorong Perkuat Rantai Dingin, Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal*

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:15 WIT

1.370 Kapal Fiber KNMP Diproduksi di Manokwari, Buka Peluang Kerja bagi Putra Papua

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:56 WIT

Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penganiayaan Berat di Puncak jaya, Dugaan Keterkaitan Jaringan Senjata dan Amunisi Didalami

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:05 WIT

Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Papua, Kodam Cenderawasih Perkuat Penanganan Karhutla

Berita Terbaru

Uncategorized

KNMP SUPRAU PERKUAT RANTAI USAHA PERIKANAN DI SORONG PAPUA BARAT DAYA

Minggu, 25 Okt 2026 - 16:42 WIT