Hasil Olah TKP Penembakan di Pintu Masuk FBLB, Polisi Dalami Dugaan Keterlibatan EG dan PN

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:36 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAMENA – Sat Reskrim Polres Jayawijaya bersama Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 terus mendalami kasus penembakan terhadap dua warga sipil di sekitar pintu masuk utama Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB), Kampung Walesi, Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Sabtu (8/8/2026).

Dalam olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan sejumlah barang bukti, termasuk delapan butir selongsong amunisi kaliber 5,56 mm, serpihan proyektil, serta satu proyektil GLM. Berdasarkan pendalaman awal, penyidik juga mendalami dugaan keterlibatan dua orang berinisial EG dan PN.

Peristiwa penembakan terjadi sekitar pukul 12.45 WIT saat dua warga berinisial LMO (43) dan S (50) berada di dalam kendaraan Mitsubishi Triton nomor polisi PA 8418 Z untuk mengantarkan makanan ke lokasi festival.

Tembakan yang berasal dari arah samping kendaraan mengakibatkan kedua korban mengalami luka. Setelah kejadian, korban dan saksi langsung mencari perlindungan.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan personel gabungan TNI-Polri yang bertugas di lokasi langsung merespons setelah menerima informasi penembakan tersebut.

“Setelah kejadian, korban dan saksi segera mencari perlindungan. Personel TNI-Polri yang bertugas di lapangan langsung mengamankan lokasi dan memastikan korban mendapatkan penanganan medis,” kata Yusuf.

Menurutnya, untuk mencegah risiko terhadap masyarakat dan peserta festival, pengunjung serta peserta FBLB diarahkan menuju area yang lebih aman. Personel gabungan juga melakukan evakuasi terhadap para pengunjung, termasuk warga negara asing, menuju Kantor Bupati Jayawijaya.

Kedua korban selanjutnya mendapatkan penanganan medis di RSUD Wamena. Berdasarkan informasi terakhir, keduanya dalam kondisi sadar dan masih menjalani perawatan.

Setelah situasi terkendali, Sat Reskrim Polres Jayawijaya bersama Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 melakukan olah TKP untuk mengumpulkan berbagai petunjuk terkait peristiwa tersebut.

Baca Juga :  Polri Melalui Rasaka Cartenz 2026 Bantu Tingkatkan Kesehatan dan Pendidikan Masyarakat Nduga

Pemeriksaan meliputi lokasi kejadian, posisi kendaraan korban, kondisi kendaraan, hingga sejumlah barang bukti yang ditemukan di sekitar TKP.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan tiga bekas tembakan pada kendaraan Mitsubishi Triton yang digunakan korban. Dua titik tembakan ditemukan pada bagian pintu pengemudi, sementara satu titik lainnya berada pada bagian depan atau kap mesin.

Selain itu, petugas juga mengamankan empat serpihan proyektil dari kendaraan korban. Dari sekitar lokasi kejadian, ditemukan delapan butir selongsong amunisi kaliber 5,56 mm, satu lembar jaket, serta satu buah proyektil GLM.

Seluruh barang bukti telah didata, didokumentasikan, dan diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

“Dari hasil olah TKP, kami telah mengamankan sejumlah barang bukti dan memperoleh petunjuk yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. Temuan tersebut selanjutnya dianalisis bersama keterangan korban dan saksi untuk mengungkap rangkaian kejadian serta pihak yang diduga bertanggung jawab,” ujar Yusuf.

Ia menambahkan, Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 terus mendukung penyelidikan yang dilakukan Sat Reskrim Polres Jayawijaya melalui pengembangan informasi, pengumpulan bahan keterangan, pemeriksaan barang bukti, serta koordinasi dengan jajaran terkait.

Selain itu, personel gabungan juga melakukan pemantauan, pencarian, pengejaran, dan penyekatan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam penembakan tersebut.

“Berdasarkan hasil pendalaman awal dan pengembangan informasi di lapangan, aksi penembakan terhadap dua warga tersebut diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata Kodap III Ndugama-Derakma pimpinan Egianus Kogoya. Dalam pendalaman awal, terdapat dugaan keterlibatan dua orang berinisial EG dan PN yang disebut merupakan anggota kelompok tersebut,” tambahnya.

Baca Juga :  Pria 58 Tahun Ditemukan Meninggal di Entrop Jayapura, Polisi Lakukan Penyelidikan

Namun, Yusuf menegaskan bahwa dugaan keterlibatan EG dan PN masih dalam proses penyelidikan. Penyidik masih mendalami identitas, peran, dan keterlibatan masing-masing pihak berdasarkan alat bukti, keterangan saksi, hasil olah TKP, serta petunjuk dari pengembangan informasi di lapangan.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol Dr Faizal Ramadhani menegaskan seluruh proses penanganan perkara dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan dan ketentuan hukum yang berlaku.

“Setiap petunjuk yang diperoleh akan terus dikembangkan untuk memastikan pihak yang bertanggung jawab. Kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan identitas, peran, dan keterlibatan pihak-pihak yang diduga terlibat,” tegasnya.

Menurut Kaops, seluruh langkah penanganan dan penegakan hukum dilakukan secara profesional, terukur, proporsional, serta sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dengan tetap mengedepankan keselamatan masyarakat.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol Adarma Sinaga mengatakan personel gabungan masih melakukan pemantauan dan pencarian terhadap pihak yang diduga terlibat.

“Upaya pencarian dan pengejaran terus dilakukan dengan memperhatikan kondisi keamanan di lapangan. Kami juga berkoordinasi dengan jajaran terkait untuk memastikan situasi tetap kondusif dan masyarakat di sekitar lokasi tetap terlindungi,” katanya.

Hingga saat ini, proses penyelidikan masih berlangsung. Sat Reskrim Polres Jayawijaya bersama Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 terus mengembangkan informasi serta memeriksa dan menganalisis seluruh keterangan dan barang bukti yang telah diperoleh untuk mengungkap perkara tersebut secara menyeluruh.

Masyarakat, khususnya di wilayah Walesi dan Kabupaten Jayawijaya, diimbau tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Warga yang memiliki informasi terkait peristiwa tersebut diminta menyampaikannya kepada petugas dan tidak mengambil tindakan sendiri.

Berita Terkait

KNMP TANJUNG KASUARI PERKUAT INFRASTRUKTUR PERIKANAN, AKSES EKSPOR NELAYAN JADI PERHATIAN
*KNMP Kota Sorong Perkuat Rantai Dingin, Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal*
1.370 Kapal Fiber KNMP Diproduksi di Manokwari, Buka Peluang Kerja bagi Putra Papua
Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penganiayaan Berat di Puncak jaya, Dugaan Keterkaitan Jaringan Senjata dan Amunisi Didalami
KNMP Wamargege Didorong Perkuat Ekonomi Nelayan dan Potensi Udang Banana Sorong Selatan
Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Papua, Kodam Cenderawasih Perkuat Penanganan Karhutla
Pria 58 Tahun Ditemukan Meninggal di Entrop Jayapura, Polisi Lakukan Penyelidikan
Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:28 WIT

KNMP TANJUNG KASUARI PERKUAT INFRASTRUKTUR PERIKANAN, AKSES EKSPOR NELAYAN JADI PERHATIAN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:20 WIT

*KNMP Kota Sorong Perkuat Rantai Dingin, Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal*

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:15 WIT

1.370 Kapal Fiber KNMP Diproduksi di Manokwari, Buka Peluang Kerja bagi Putra Papua

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:56 WIT

Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penganiayaan Berat di Puncak jaya, Dugaan Keterkaitan Jaringan Senjata dan Amunisi Didalami

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:05 WIT

Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Papua, Kodam Cenderawasih Perkuat Penanganan Karhutla

Berita Terbaru

Uncategorized

KNMP SUPRAU PERKUAT RANTAI USAHA PERIKANAN DI SORONG PAPUA BARAT DAYA

Minggu, 25 Okt 2026 - 16:42 WIT