Satgas Damai Cartenz Temukan 559 Selongsong Peluru di Honai Tersembunyi di Hutan Intan Jaya

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 19 Oktober 2026 - 05:23 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARATANAHPAPUA.COM – Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 menemukan 559 selongsong peluru kaliber 5,56 milimeter dan sejumlah komponen senapan di sebuah honai yang diduga menjadi tempat persinggahan atau persembunyian kelompok kriminal bersenjata (KKB) Kodap VIII Soanggama, di kawasan hutan Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah.

Penemuan tersebut terjadi pada Sabtu (17/10/2026), saat personel Satgas Damai Cartenz-2026 Sektor Intan Jaya melakukan penelusuran wilayah di sekitar perbatasan Kampung Kulindigi dan Kampung Bulage, Distrik Sugapa.

Berdasarkan keterangan Satgas Damai Cartenz, honai tersebut berada di tengah hutan dan tersamarkan oleh pepohonan, tumbuhan, serta tanah di sekitarnya. Kondisi itu membuat bangunan tersebut tampak menyerupai bunker.

Dalam pemeriksaan di lokasi, personel menemukan dua set senapan dalam kondisi terurai, satu popor senapan, satu laras senapan, sejumlah komponen senapan, serta tiga pompa tangan senapan.

Selain itu, ditemukan sebilah pisau karambit berbentuk menyerupai bulan sabit, satu bendera Bintang Kejora, sejumlah dokumen identitas dan dokumen pribadi, serta beberapa barang elektronik.

Petugas juga menemukan dokumen laporan TPNPB Kodap XIX Kemabu Intan Jaya yang ditujukan kepada Batalyon Uwia. Barang lainnya berupa buku catatan berstempel TPNPB Batalyon Bula Kompi Senapan A Tanah Merah Kodap VIII Intan Jaya dan buku yang memuat informasi transaksi jual beli amunisi.

Baca Juga :  Satgas Gabungan Yonif 751/VJS, Ketapang dan Prayudha Temukan Empat Kebun Ganja di Kampung Aldom, Oksibil Kab. Pegunungan Bintang

Sejumlah barang lain yang ditemukan meliputi satu noken dan satu jaket berwarna hitam-merah.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, mengatakan seluruh barang dan dokumen tersebut menjadi bagian dari pendalaman untuk memastikan asal-usul serta kemungkinan keterkaitannya dengan dugaan tindak pidana.

“Dalam pemeriksaan, personel menemukan sejumlah barang dan dokumen, termasuk 559 selongsong peluru kaliber 5,56 mm, yang saat ini menjadi bagian dari pendalaman lebih lanjut untuk memastikan asal-usul dan kemungkinan keterkaitannya dengan dugaan tindak pidana,” ujar Yusuf Sutejo, Minggu (18/10/2026).

Setelah pemeriksaan dan pendataan selesai, personel kemudian memusnahkan honai yang diduga digunakan sebagai tempat persinggahan atau persembunyian kelompok bersenjata tersebut. Menurut Satgas, tindakan itu dilakukan untuk mencegah lokasi tersebut kembali dimanfaatkan untuk tujuan serupa.

Yusuf menegaskan, tindakan di lapangan dilaksanakan dengan mempertimbangkan situasi keamanan dan mengikuti prosedur yang berlaku.

Baca Juga :  *KNMP Kota Sorong Perkuat Rantai Dingin, Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal*

Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa setiap barang dan dokumen yang ditemukan harus diperiksa secara cermat sebelum disimpulkan keterkaitannya dengan dugaan tindak pidana.

“Setiap barang dan dokumen yang ditemukan harus diperiksa secara cermat untuk memastikan keterkaitannya dengan dugaan tindak pidana. Kami mengedepankan proses penegakan hukum yang profesional, sesuai prosedur, dan berdasarkan bukti yang terverifikasi,” kata Faizal.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, turut mengimbau masyarakat agar menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui aktivitas yang berkaitan dengan kelompok bersenjata.

Ia menyatakan bahwa setiap informasi yang diterima akan ditindaklanjuti sesuai prosedur, dengan tetap menjaga kerahasiaan identitas pemberi informasi.

Satgas Damai Cartenz-2026 menyatakan akan terus melakukan penelusuran di sejumlah sektor, terutama di wilayah yang dinilai rawan dan diduga menjadi lokasi persembunyian kelompok bersenjata.

Masyarakat diimbau untuk melaporkan informasi yang relevan kepada Satgas Damai Cartenz atau kepolisian setempat guna mendukung upaya menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Intan Jaya.

Berita Terkait

KNMP TANJUNG KASUARI PERKUAT INFRASTRUKTUR PERIKANAN, AKSES EKSPOR NELAYAN JADI PERHATIAN
*KNMP Kota Sorong Perkuat Rantai Dingin, Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal*
1.370 Kapal Fiber KNMP Diproduksi di Manokwari, Buka Peluang Kerja bagi Putra Papua
Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penganiayaan Berat di Puncak jaya, Dugaan Keterkaitan Jaringan Senjata dan Amunisi Didalami
KNMP Wamargege Didorong Perkuat Ekonomi Nelayan dan Potensi Udang Banana Sorong Selatan
Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Papua, Kodam Cenderawasih Perkuat Penanganan Karhutla
Pria 58 Tahun Ditemukan Meninggal di Entrop Jayapura, Polisi Lakukan Penyelidikan
Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:28 WIT

KNMP TANJUNG KASUARI PERKUAT INFRASTRUKTUR PERIKANAN, AKSES EKSPOR NELAYAN JADI PERHATIAN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:20 WIT

*KNMP Kota Sorong Perkuat Rantai Dingin, Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal*

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:15 WIT

1.370 Kapal Fiber KNMP Diproduksi di Manokwari, Buka Peluang Kerja bagi Putra Papua

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:56 WIT

Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penganiayaan Berat di Puncak jaya, Dugaan Keterkaitan Jaringan Senjata dan Amunisi Didalami

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:05 WIT

Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Papua, Kodam Cenderawasih Perkuat Penanganan Karhutla

Berita Terbaru

Uncategorized

KNMP SUPRAU PERKUAT RANTAI USAHA PERIKANAN DI SORONG PAPUA BARAT DAYA

Minggu, 25 Okt 2026 - 16:42 WIT