SUARATANAHPAPUA.COM – Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo menangani dua kejadian gangguan keamanan yang terjadi secara terpisah di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Dua kejadian tersebut masing-masing berupa penikaman terhadap seorang warga pada Kamis (17/9) malam dan pembakaran sebuah warung kopi pada Jumat (18/9) dini hari.
Kasus penikaman terjadi sekitar pukul 18.40 WIT di Jalan Telkomsel, Kompleks Telkomsel, Distrik Dekai. Korban berinisial IA (48) mengalami tiga luka tusuk, yakni dua luka pada lengan kiri dan satu luka pada bagian rusuk kiri.
Korban telah mendapatkan penanganan medis dan masih menjalani perawatan di RSUD Dekai dalam kondisi sadar.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan, berdasarkan keterangan awal korban, penikaman terjadi saat kondisi di sekitar lokasi sedang mati lampu.
Saat itu, korban yang memiliki kios didatangi seseorang yang hendak membeli dagangan. Ketika korban menghampiri, pelaku kemudian melakukan penikaman.
“Dari hasil olah TKP, petugas telah mengidentifikasi sejumlah titik yang berkaitan dengan kejadian, termasuk posisi korban, posisi tiga orang yang berdasarkan keterangan korban diduga sebagai pelaku, serta sejumlah titik bercak darah,” kata Yusuf, Jumat (18/9).
Dalam olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi juga mengamankan satu lembar baju lengan pendek sebagai barang bukti.
Berdasarkan keterangan awal korban kepada penyidik, terdapat tiga orang yang diduga melakukan penikaman. Ketiganya disebut memiliki ciri-ciri bertubuh kecil dan mengenakan celana pendek.
Identitas ketiga orang tersebut masih dalam proses penyelidikan.
Polisi juga masih mendalami informasi awal mengenai dugaan keterkaitan pelaku dengan kelompok bersenjata Kodap XVI Yahukimo. Yusuf menegaskan informasi tersebut masih perlu diverifikasi dan penyidik belum mengambil kesimpulan terkait keterlibatan kelompok tertentu.
“Kami tidak ingin mengambil kesimpulan sebelum keterangan saksi, temuan di TKP, dan bukti lainnya dapat dikonfirmasi oleh penyidik,” ujarnya.
Warung Kopi Dibakar
Sementara itu, kejadian kedua terjadi secara terpisah pada Jumat (18/9) sekitar pukul 02.15 WIT. Sebuah warung kopi milik warga berinisial M (67) di Jalan Paradiso, Distrik Dekai, terbakar.
Berdasarkan keterangan pemilik warung, dirinya saat itu berada di dalam rumah dan mendengar suara atau komunikasi dari arah luar.
Pemilik kemudian melihat melalui jendela dan mendapati kios kecil yang berada di depan rumahnya telah terbakar. Ia selanjutnya meminta pertolongan warga sekitar untuk memadamkan api.
Saksi lain berinisial D (29) mengaku sebelum melihat api, dirinya mendengar suara orang berjalan yang diperkirakan berasal dari sekitar dua orang. Tidak lama kemudian, terdengar bunyi seng dari arah luar dan saat diperiksa, api telah menyala di bagian warung.
Petugas menerima informasi mengenai kejadian tersebut sekitar pukul 02.39 WIT. Personel gabungan Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo bergerak menuju lokasi sekitar pukul 02.45 WIT dan tiba sekitar pukul 02.50 WIT.
Saat petugas tiba, api telah berhasil dipadamkan oleh warga. Akibat kejadian tersebut, bagian dinding kanan warung mengalami kerusakan.
Polisi Imbau Warga Tetap Tenang
Yusuf mengatakan, penyelidikan terhadap kedua kasus tersebut masih berlangsung. Polisi terus memeriksa saksi dan mengumpulkan bukti untuk mengungkap rangkaian kejadian serta pihak yang bertanggung jawab.
Masyarakat Kota Dekai dan Kabupaten Yahukimo juga diimbau tetap tenang, namun meningkatkan kewaspadaan dalam beraktivitas, khususnya pada malam hari.
“Warga yang memiliki kios dan sudah tidak memiliki kegiatan, kami mengimbau agar kios ditutup dan dikunci dengan baik. Kami akan terus berupaya mengungkap kedua kasus ini agar masyarakat dapat lebih tenang dalam menjalankan aktivitas,” kata Yusuf.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol Faizal Ramadhani menegaskan setiap gangguan keamanan yang berdampak terhadap masyarakat maupun fasilitas milik warga menjadi perhatian Satgas bersama Polres Yahukimo.
Ia meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terbukti kebenarannya dan segera menyampaikan kepada kepolisian apabila mengetahui informasi yang dapat membantu proses penyelidikan.
Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol Adarma Sinaga menambahkan, personel gabungan terus melakukan langkah penanganan dan pengamanan di wilayah Dekai.
“Setiap informasi yang kami peroleh akan diverifikasi dan dicocokkan dengan hasil penyelidikan di lapangan. Kami juga terus melakukan langkah-langkah pengamanan untuk menjaga situasi di Dekai tetap kondusif dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya.
Hingga kini, kasus penikaman warga dan pembakaran warung tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo.








