Wakil Panglima TNI Tinjau Progres Pembangunan KNMP Kampung Duber di Supiori

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 21 September 2026 - 10:48 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARATANAHPAPUA.COM – Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kampung Duber, Distrik Supiori Timur, Kabupaten Supiori, Papua, terus menunjukkan progres. Perkembangan pembangunan tersebut ditinjau langsung Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita bersama rombongan pada 16 September 2026.

Peninjauan KNMP Duber menjadi bagian dari kunjungan kerja Wakil Panglima TNI di Kabupaten Supiori dan Kabupaten Biak Numfor. Dalam agenda tersebut, rombongan melihat langsung sejumlah program pembangunan, termasuk fasilitas yang diarahkan untuk mendukung pemberdayaan masyarakat pesisir.

Berdasarkan informasi Kodam XVII/Cenderawasih, rangkaian kunjungan di Supiori mencakup Kampung Waryesi dan Kampung Duber. Di Kampung Duber, rombongan disambut masyarakat melalui tarian adat sebelum meninjau lokasi pembangunan KNMP.

Wakil Panglima TNI kemudian melihat perkembangan pembangunan KNMP Kampung Duber dengan didampingi tim konstruksi Satgas KNMP.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan fasilitas yang ditujukan mendukung aktivitas dan pemberdayaan masyarakat pesisir.

Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Tri Purwanto mengatakan kunjungan tersebut memperlihatkan perhatian terhadap pembangunan satuan sekaligus program yang memberikan manfaat bagi masyarakat pesisir.

“Melalui kunjungan ini, pimpinan TNI dapat melihat langsung perkembangan pembangunan satuan sekaligus program pemberdayaan masyarakat di wilayah pesisir. Kodam XVII/Cenderawasih terus mendukung sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat dalam mengawal berbagai program pembangunan di Papua,” ujar Tri Purwanto.

Baca Juga :  “Golkar Rebut Papua Lagi! Mathius Fakhiri Serukan Rekonsiliasi Politik: ‘Lebih Baik Seribu Teman daripada Satu Musuh’”

Keberadaan KNMP Duber diarahkan tidak hanya pada pembangunan fisik, tetapi juga pada dukungan terhadap aktivitas ekonomi masyarakat pesisir. Fasilitas yang disiapkan diharapkan dapat membantu aktivitas nelayan, penanganan hasil tangkapan, serta membuka ruang bagi pengembangan kegiatan ekonomi di tingkat kampung.

Proses pembangunan juga tidak terlepas dari keterlibatan masyarakat setempat.

Dukungan pemerintah kampung, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga menjadi bagian penting dalam tahapan persiapan pembangunan kawasan KNMP Duber.

Keterlibatan unsur masyarakat tersebut penting karena fasilitas yang dibangun nantinya akan digunakan dan dikelola untuk menunjang aktivitas warga.

Dengan demikian, pembangunan kawasan perlu tetap memperhatikan karakteristik, kebutuhan, serta potensi ekonomi masyarakat pesisir setempat.

Dari sisi ekonomi, tersedianya fasilitas pendukung perikanan dapat membuka peluang bagi kegiatan yang lebih luas, mulai dari penanganan hasil tangkapan hingga pengolahan dan pemasaran.

Peluang tersebut juga dapat berkembang menjadi usaha turunan apabila terdapat pengelolaan dan keterhubungan yang baik dengan aktivitas ekonomi warga.

Baca Juga :  Ondoafi di Sentani Dukung Paulus Waterpauw Jadi Gubernur Papua

Kondisi tersebut sekaligus membuka ruang bagi generasi muda Kampung Duber untuk melihat sektor perikanan sebagai salah satu pilihan kegiatan ekonomi di kampung sendiri.

Mereka berpotensi terlibat tidak hanya sebagai nelayan, tetapi juga dalam pengolahan hasil laut, pemasaran, distribusi, hingga pengembangan usaha pendukung lainnya.

Namun, pembangunan fisik merupakan tahap awal dari keberlanjutan KNMP. Setelah fasilitas tersedia, pemanfaatan secara produktif, perawatan sarana, tata kelola, serta pembagian peran antara masyarakat dan pihak terkait akan menjadi faktor penting agar fasilitas tersebut dapat digunakan dalam jangka panjang.

Karena itu, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi bagian penting dalam perjalanan KNMP Duber.

Progres pembangunan yang terlihat saat ini perlu dilanjutkan dengan pengelolaan yang mampu menghubungkan fasilitas tersebut dengan kebutuhan nyata nelayan dan aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.

Peninjauan pada 16 September 2026 menjadi salah satu momentum untuk melihat perkembangan pembangunan KNMP Duber secara langsung.

Ke depan, manfaat kawasan tersebut akan sangat ditentukan oleh bagaimana fasilitas yang tersedia dimanfaatkan, dirawat, dan dikembangkan bersama sehingga dapat mendukung kegiatan perikanan serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Kampung Duber.***

Berita Terkait

KNMP TANJUNG KASUARI PERKUAT INFRASTRUKTUR PERIKANAN, AKSES EKSPOR NELAYAN JADI PERHATIAN
*KNMP Kota Sorong Perkuat Rantai Dingin, Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal*
1.370 Kapal Fiber KNMP Diproduksi di Manokwari, Buka Peluang Kerja bagi Putra Papua
Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penganiayaan Berat di Puncak jaya, Dugaan Keterkaitan Jaringan Senjata dan Amunisi Didalami
KNMP Wamargege Didorong Perkuat Ekonomi Nelayan dan Potensi Udang Banana Sorong Selatan
Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Papua, Kodam Cenderawasih Perkuat Penanganan Karhutla
Pria 58 Tahun Ditemukan Meninggal di Entrop Jayapura, Polisi Lakukan Penyelidikan
Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:28 WIT

KNMP TANJUNG KASUARI PERKUAT INFRASTRUKTUR PERIKANAN, AKSES EKSPOR NELAYAN JADI PERHATIAN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:20 WIT

*KNMP Kota Sorong Perkuat Rantai Dingin, Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal*

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:15 WIT

1.370 Kapal Fiber KNMP Diproduksi di Manokwari, Buka Peluang Kerja bagi Putra Papua

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:56 WIT

Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penganiayaan Berat di Puncak jaya, Dugaan Keterkaitan Jaringan Senjata dan Amunisi Didalami

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:05 WIT

Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Papua, Kodam Cenderawasih Perkuat Penanganan Karhutla

Berita Terbaru

Uncategorized

KNMP SUPRAU PERKUAT RANTAI USAHA PERIKANAN DI SORONG PAPUA BARAT DAYA

Minggu, 25 Okt 2026 - 16:42 WIT