Kapolda: Pembangunan Jalan Jadi Kunci Kemajuan Papua Tengah

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:45 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire – Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini menegaskan komitmen Polda Papua Tengah untuk mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan di Provinsi Papua Tengah.

Pernyataan tersebut disampaikan usai menghadiri rapat bersama Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti, Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Rabu (3/6/2026).

Kapolda mengatakan, kehadiran Polri tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendukung berbagai program strategis pemerintah, khususnya pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan mendasar masyarakat Papua Tengah.

“Polda Papua Tengah akan mendukung kebijakan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan di provinsi ini. Kami siap mengawal pembangunan infrastruktur, baik pembangunan jalan, kawasan perkantoran maupun berbagai fasilitas pelayanan publik lainnya,” ujar Brigjen Pol. Jermias Rontini.

Menurutnya, dukungan tersebut akan diwujudkan melalui pengamanan proyek-proyek pembangunan, pengawasan pelaksanaan pembangunan, hingga pencegahan berbagai potensi gangguan keamanan yang dapat menghambat proses pembangunan.

Baca Juga :  Sebanyak 100 Tenaga Kontrak Ikuti Diklatsar Satpol PP, Ini Pesan Penjabat Gubernur Anwar Damanik

“Polisi akan membantu dari sisi pengawasan pembangunan maupun mengantisipasi adanya gangguan-gangguan dari para pelaku kriminal yang dapat menghambat pelaksanaan pembangunan,” katanya.

Untuk mengoptimalkan dukungan tersebut, Polda Papua Tengah akan membangun koordinasi yang intensif dengan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, hingga kementerian dan lembaga yang menjalankan program pembangunan di daerah.

“Kami akan berkoordinasi dengan seluruh stakeholder, baik pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten maupun instansi kementerian yang ada di daerah untuk menyusun langkah-langkah teknis terkait peran dan keberadaan Polri dalam mendukung pembangunan di Papua Tengah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kapolda menilai kehadiran Daerah Otonom Baru (DOB) Papua Tengah merupakan langkah strategis pemerintah dalam menghadirkan pemerataan pembangunan di Tanah Papua. Menurutnya, pembentukan DOB membuka peluang yang lebih besar bagi negara untuk menjangkau masyarakat hingga ke wilayah-wilayah yang selama ini sulit tersentuh pembangunan.

Ia menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur jalan sebagai kebutuhan utama masyarakat Papua Tengah. Infrastruktur tersebut dinilai menjadi kunci untuk membuka konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan pelayanan publik.

Baca Juga :  Freeport Indonesia Raih GeoInnovation Award 2025 untuk Kategori Sustainability Impact

“Papua Tengah sangat membutuhkan pembangunan jalan yang dapat menghubungkan daerah-daerah seperti Mimika, Dogiyai, Nabire, Intan Jaya, Puncak Jaya hingga Kabupaten Puncak. Konektivitas ini sangat penting untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Kapolda juga menyampaikan bahwa hingga saat ini masyarakat masih merindukan kehadiran negara yang lebih nyata melalui pembangunan yang mampu menjawab kebutuhan dasar dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.

“Masyarakat masih merindukan sentuhan kehadiran negara untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Harapan masyarakat adalah pembangunan benar-benar sampai ke daerah-daerah dan dapat dirasakan manfaatnya secara langsung,” katanya.

Brigjen Pol. Jermias Rontini berharap kehadiran Papua Tengah sebagai DOB dapat menjadi momentum percepatan pembangunan yang merata hingga ke pelosok daerah. Dengan rentang kendali pemerintahan yang lebih dekat, berbagai program pembangunan diyakini akan lebih efektif dan tepat sasaran.

“Semoga dengan hadirnya DOB, pembangunan benar-benar bisa menjangkau daerah-daerah yang selama ini belum tersentuh secara maksimal. Dengan rentang kendali pemerintahan yang lebih mudah, pelayanan kepada masyarakat dan pelaksanaan pembangunan diharapkan semakin efektif,” tutupnya.

Berita Terkait

Kontak Tembak di Dekai, Tiga Anggota KKB Tewas dan Empat Orang Diamankan Polisi
Rakor Pencegahan Korupsi, Ketua KPK bersama Empat Kapolda se-Tanah Papua akan awasi Ketat Penggunaan Dana otsus
SMP Negeri 9 Merauke Gelar Sosialisasi Anti-Bullying, Psikolog Ajak Siswa Berani Melapor
Dua Tersangka Narkotika Dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jayapura
Puluhan Profesor dan Dosen Universitas Negeri Jakarta bersama Billy Mambrasar, turun ke pedalaman Papua, latih 1,000 guru di daerah terpencil
Gelar Rapat Pleno, Eveerth Joumilena Dipercayakan Pimpin Sekber Wartawan Indonesia di Papua
LSM Gempur Papua Soroti Kinerja Pemkab Mamberamo Raya, Soroti Penggunaan Dana Otsus dan Krisis Listrik
Lembaga PBB gandeng Kemendes, bersama Komunitas Lokal Papua, Latih Kewirausahaan ke Ratusan Keluarga di Perkampungan
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:31 WIT

Kontak Tembak di Dekai, Tiga Anggota KKB Tewas dan Empat Orang Diamankan Polisi

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:53 WIT

Rakor Pencegahan Korupsi, Ketua KPK bersama Empat Kapolda se-Tanah Papua akan awasi Ketat Penggunaan Dana otsus

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:05 WIT

SMP Negeri 9 Merauke Gelar Sosialisasi Anti-Bullying, Psikolog Ajak Siswa Berani Melapor

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:03 WIT

Dua Tersangka Narkotika Dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jayapura

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:09 WIT

Gelar Rapat Pleno, Eveerth Joumilena Dipercayakan Pimpin Sekber Wartawan Indonesia di Papua

Berita Terbaru