RSUP Jayapura Perkuat Layanan KJSU dan KRIS, Masyarakat Papua Kini Punya Harapan Baru

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:03 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berikut narasi berita media online yang telah dirapikan dengan gaya pemberitaan yang lebih mengalir dan formal:

RSUP Jayapura Perkuat Layanan Kesehatan Rujukan di Tanah Papua melalui Kemitraan Media dan Transformasi Layanan

JAYAPURA — RSUP Jayapura terus memperkuat transformasi layanan kesehatan sebagai rumah sakit rujukan utama di Tanah Papua melalui pengembangan layanan spesialistik, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan fasilitas dan teknologi kesehatan yang terintegrasi.

Sebagai rumah sakit vertikal milik Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, RSUP Jayapura memiliki peran strategis dalam mendukung pemerataan akses layanan kesehatan berkualitas bagi masyarakat Papua dan wilayah sekitarnya.

Direktur Utama RSUP Jayapura, dr. Petronella Marcia Risamasu, M.Ked.Trop., mengatakan transformasi layanan kesehatan menjadi bagian dari komitmen rumah sakit dalam menghadirkan pelayanan yang profesional, modern, responsif, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

“RSUP Jayapura terus berupaya melakukan transformasi layanan kesehatan melalui penguatan layanan spesialistik, pengembangan SDM kesehatan, serta pemanfaatan teknologi dan fasilitas kesehatan modern agar masyarakat Papua memperoleh layanan kesehatan yang optimal,” ujar dr. Petronella dalam kegiatan Media Gathering di RSUP Jayapura, Jumat (29/5/2026).

Saat ini RSUP Jayapura terus mengembangkan layanan unggulan KJSU yang meliputi Kanker, Jantung, Stroke, dan Urologi, serta layanan KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) sebagai bagian dari program prioritas nasional dalam penguatan layanan rujukan. Selain itu, rumah sakit juga memperkuat layanan kesehatan mata dan penanganan penyakit infeksi seperti Tuberkulosis (TB), HIV, dan malaria.

Baca Juga :  Sebanyak 42 Anggota Panitia Seleksi DPRP Se-Tanah Papua Resmi Dilantik

Pengembangan layanan tersebut didukung fasilitas kesehatan yang lengkap dan modern, mulai dari Instalasi Rawat Jalan, Instalasi Gawat Darurat (IGD), Intensive Care Unit (ICU), ruang operasi, hingga fasilitas diagnostik dan terapi seperti CT Scan, MRI, mamografi, USG, laboratorium modern, serta catheterization laboratory (cathlab).

Untuk layanan rawat inap, RSUP Jayapura telah menerapkan sistem Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) yang dirancang maksimal berisi empat tempat tidur dengan jarak antar tempat tidur mencapai 1,5 meter. Setiap ruang perawatan juga dilengkapi pendingin ruangan, kamar mandi dengan sistem keamanan pasien, serta panel bed terintegrasi dengan oksigen dan suction sentral guna mendukung kenyamanan dan keselamatan pasien.

Selain layanan KRIS, RSUP Jayapura juga menyediakan pilihan ruang rawat inap VIP, VVIP, hingga President Suite guna memberikan kenyamanan pelayanan sesuai kebutuhan pasien dan keluarga. Saat ini kapasitas tempat tidur yang tersedia mencapai 203 unit, sesuai kebijakan Kementerian Kesehatan RI untuk rumah sakit tipe B.

Dalam mendukung pelayanan kesehatan yang berkualitas, RSUP Jayapura diperkuat tenaga medis, tenaga kesehatan, dan tenaga pendukung profesional dari berbagai bidang spesialisasi.

Baca Juga :  Ramai Mundurnya Saraswati, Onice Waromi: ‘Jangan Sampai Anak Muda Kehilangan Panutan

Tidak hanya itu, RSUP Jayapura juga terus melakukan transformasi digital melalui pengembangan sistem informasi rumah sakit dan digitalisasi layanan guna meningkatkan efisiensi, kemudahan akses, serta kenyamanan pelayanan bagi pasien dan keluarga.

RSUP Jayapura turut memperluas kemitraan dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, Universitas Cenderawasih, institusi pendidikan, rumah sakit daerah, BPJS Kesehatan, asuransi kesehatan swasta, mitra nasional dan internasional, hingga media massa dalam mendukung pengembangan layanan kesehatan dan hospital tourism di Papua.

Keterbukaan informasi publik dan edukasi kesehatan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam peningkatan kualitas pelayanan kesehatan melalui komunikasi yang terbuka, transparan, dan kolaboratif bersama media.

Media gathering yang digelar menjadi ruang silaturahmi dan dialog strategis antara manajemen RSUP Jayapura dan insan pers dalam memperkuat penyebarluasan informasi kesehatan yang akurat, edukatif, dan berimbang kepada masyarakat Papua.

“Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan jelas terkait layanan kesehatan di RSUP Jayapura. Karena itu, komunikasi yang terbuka dengan media menjadi sangat penting,” kata dr. Petronella.

Ke depan, RSUP Jayapura berharap kemitraan bersama media dapat terus diperkuat guna mendukung edukasi kesehatan masyarakat sekaligus memperluas penyebaran informasi positif mengenai perkembangan layanan kesehatan di Papua.

Berita Terkait

Koops TNI Habema Ungkap Insiden Pengemudi Lajuran Tewas di Jalur Wamena-Mbua
Kampung Nelayan Merah Putih Waryesi: Warga dan Pemerintah Bangun Masa Depan Ekonomi Pesisir
KNMP Warmasen Jadi Langkah Penguatan Ekonomi Nelayan Raja Ampat
Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku
Angka Bunuh Diri Meningkat, Psikolog: Pencegahan Bukan Hanya Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan
BMP RI Imbau Warga Tak Terprovokasi Usai Penembakan Pilot di Yahukimo
Staf Khusus Presiden RI Dorong Batam Bangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) UMKM untuk Tujuan Ekspor
Persekutuan Wanita GKI Didorong Jadi Pilar Kesehatan Mental Keluarga
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:06 WIT

Koops TNI Habema Ungkap Insiden Pengemudi Lajuran Tewas di Jalur Wamena-Mbua

Rabu, 16 September 2026 - 13:45 WIT

Kampung Nelayan Merah Putih Waryesi: Warga dan Pemerintah Bangun Masa Depan Ekonomi Pesisir

Selasa, 15 September 2026 - 11:57 WIT

KNMP Warmasen Jadi Langkah Penguatan Ekonomi Nelayan Raja Ampat

Jumat, 11 September 2026 - 16:29 WIT

Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Jumat, 11 September 2026 - 07:53 WIT

Angka Bunuh Diri Meningkat, Psikolog: Pencegahan Bukan Hanya Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan

Berita Terbaru