SUARATANAHPAPUA.COM — Bupati Kabupaten Nduga, Yoas Beon bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melaksanakan kunjungan kerja ke Distrik Krepkuri sekaligus meresmikan Puskesmas Krepkuri dan SD Negeri 1 Krepkuri, Kabupaten Nduga.
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh sukacita, diawali dengan ibadah syukur bersama masyarakat, tokoh adat, tokoh gereja, serta unsur pemerintah daerah. Acara kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah dan makan bersama sebagai bentuk kebersamaan sekaligus ungkapan syukur atas dimulainya kembali pelayanan dasar di wilayah tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Yoas Beon menyampaikan bahwa peresmian Puskesmas Krepkuri dan SD Negeri 1 Krepkuri menjadi momentum penting untuk mengaktifkan kembali pelayanan kesehatan dan pendidikan yang selama ini belum berjalan optimal.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Nduga berkomitmen menghadirkan pelayanan dasar yang layak dan merata bagi masyarakat, terutama di wilayah pedalaman dan daerah penyangga.
“Melalui ibadah syukur dan peresmian ini, kita menandai dimulainya kembali pelayanan kesehatan dan pendidikan bagi masyarakat. Pemerintah hadir untuk memastikan pelayanan dasar dapat berjalan dengan baik dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Bupati Yoas Beon.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Nduga juga menyerahkan pembayaran pelepasan tanah adat senilai Rp500 juta untuk pembangunan rumah sakit dan sekolah. Langkah tersebut disebut sebagai bentuk penghormatan terhadap hak masyarakat adat sekaligus dukungan terhadap pembangunan daerah.
Bupati Yoas Beon menegaskan bahwa Distrik Krepkuri merupakan wilayah strategis yang menjadi penghubung sekaligus pintu utama akses masuk ke Kabupaten Nduga melalui Pelabuhan Mumugu menuju ibu kota Kenyam. Karena itu, pemerintah daerah akan memberikan perhatian serius terhadap pembangunan infrastruktur dan peningkatan pelayanan publik di kawasan tersebut.
“Distrik Krepkuri adalah daerah penghubung dan pintu utama berbagai akses masuk ke Kabupaten Nduga, dalam hal ini Pelabuhan Mumugu. Karena itu, pemerintah benar-benar akan memberikan perhatian khusus terhadap pembangunan di wilayah tersebut,” katanya.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Nduga juga akan melanjutkan pembangunan ruas jalan Kenyam–Batas Batu melalui program pengaspalan pada tahun ini. Program tersebut ditujukan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, memperpendek rentang kendali pelayanan pemerintahan, serta memperlancar aktivitas perekonomian dari pelabuhan menuju ibu kota kabupaten.
“Jalan Kenyam–Batas Batu akan kita aspal tahun ini supaya konektivitas daerah semakin baik dan pelayanan kepada masyarakat semakin mudah dijangkau,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nduga menyampaikan bahwa Distrik Krepkuri memiliki potensi besar sebagai daerah penyangga di sektor pendidikan, kesehatan, dan perekonomian masyarakat.
Pemerintah, lanjutnya, akan terus mendukung pembangunan sektor pendidikan mulai dari PAUD, SD, SMP hingga SMK guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah tersebut.
“Distrik Krepkuri adalah daerah penyangga dan lumbung pendidikan, kesehatan, serta perekonomian masyarakat. Karena itu, pemerintah akan terus mendukung pembangunan PAUD, SD, SMP hingga SMK agar kualitas sumber daya manusia di daerah ini semakin maju,” ujarnya.
Dalam rangka mendukung pelayanan keagamaan dan pembangunan rohani masyarakat, Pemerintah Kabupaten Nduga turut menyerahkan bantuan sebesar Rp300 juta kepada Gereja KINGMI Sion Ilirikum untuk persiapan peresmian gereja.
Kunjungan kerja dan peresmian tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat. Kehadiran pemerintah daerah diharapkan dapat mempercepat pembangunan sektor kesehatan, pendidikan, infrastruktur, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Nduga secara berkelanjutan.








