Fransina Dabi Tinjau Langsung Kondisi Korban Banjir Bandang di Jayawijaya

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 4 Mei 2025 - 08:20 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARATANAHPAPUA.COM – Anggota DPRP Provinsi Papua Pegunungan, Fransina Dabi, melakukan kunjungan langsung ke wilayah terdampak banjir bandang yang melanda sebagian besar daerah dataran rendah di pinggiran Sungai Baliem dan anak-anak sungainya di Lembah Baliem, Kabupaten Jayawijaya. Bencana yang terjadi pada akhir April 2025 ini merupakan banjir terparah yang pernah dialami wilayah tersebut.

Dalam kunjungannya pada Sabtu, 3 Mei 2025, Fransina Dabi menyambangi tiga posko utama yang tersebar di lima distrik, yakni Musatfak, Kurulu, Witawaya, Libarek, dan Pisugi. Tinjauan ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi masyarakat dan mendengar keluhan mereka guna mencari solusi yang tepat bagi penanganan berkelanjutan.

Baca Juga :  Sidang PTUN Jayapura, Gubernur Akui Usulan PAW Naftali Kobepa Telah Diterima

“Kami ingin memastikan pemerintah daerah dan provinsi dapat merespons dengan cepat serta memberikan bantuan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Banjir kali ini sangat parah, sehingga diperlukan langkah-langkah jangka panjang untuk pemulihan,” ujar Fransina Dabi saat berada di salah satu posko pengungsian.

Kunjungan ini masih akan berlanjut ke beberapa titik lain di Kabupaten Jayawijaya guna memastikan seluruh korban banjir mendapatkan perhatian maksimal. Fransina Dabi menegaskan bahwa pantauan terhadap kondisi korban akan terus dilakukan hingga masa pemulihan selesai.

Baca Juga :  Buntario Tigris Perpanjang Kerja Sama dengan Jaringan LBH untuk Perkuat Penegakan Hukum hingga 2027

Pemerintah daerah dan provinsi diharapkan segera mengambil langkah konkret untuk memberikan bantuan serta solusi berkelanjutan bagi masyarakat terdampak. Kerja sama antara berbagai pihak menjadi kunci dalam menangani dampak bencana ini dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang.  (Berti Pahabol)

Berita Terkait

Koops TNI Habema Ungkap Insiden Pengemudi Lajuran Tewas di Jalur Wamena-Mbua
Kampung Nelayan Merah Putih Waryesi: Warga dan Pemerintah Bangun Masa Depan Ekonomi Pesisir
KNMP Warmasen Jadi Langkah Penguatan Ekonomi Nelayan Raja Ampat
Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku
Angka Bunuh Diri Meningkat, Psikolog: Pencegahan Bukan Hanya Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan
BMP RI Imbau Warga Tak Terprovokasi Usai Penembakan Pilot di Yahukimo
Staf Khusus Presiden RI Dorong Batam Bangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) UMKM untuk Tujuan Ekspor
Persekutuan Wanita GKI Didorong Jadi Pilar Kesehatan Mental Keluarga
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:06 WIT

Koops TNI Habema Ungkap Insiden Pengemudi Lajuran Tewas di Jalur Wamena-Mbua

Rabu, 16 September 2026 - 13:45 WIT

Kampung Nelayan Merah Putih Waryesi: Warga dan Pemerintah Bangun Masa Depan Ekonomi Pesisir

Selasa, 15 September 2026 - 11:57 WIT

KNMP Warmasen Jadi Langkah Penguatan Ekonomi Nelayan Raja Ampat

Jumat, 11 September 2026 - 16:29 WIT

Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Jumat, 11 September 2026 - 07:53 WIT

Angka Bunuh Diri Meningkat, Psikolog: Pencegahan Bukan Hanya Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan

Berita Terbaru