SUARATANAHPAPUA.COM – Anggota DPRP Provinsi Papua Pegunungan, Fransina Dabi, melakukan kunjungan langsung ke wilayah terdampak banjir bandang yang melanda sebagian besar daerah dataran rendah di pinggiran Sungai Baliem dan anak-anak sungainya di Lembah Baliem, Kabupaten Jayawijaya. Bencana yang terjadi pada akhir April 2025 ini merupakan banjir terparah yang pernah dialami wilayah tersebut.
Dalam kunjungannya pada Sabtu, 3 Mei 2025, Fransina Dabi menyambangi tiga posko utama yang tersebar di lima distrik, yakni Musatfak, Kurulu, Witawaya, Libarek, dan Pisugi. Tinjauan ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi masyarakat dan mendengar keluhan mereka guna mencari solusi yang tepat bagi penanganan berkelanjutan.
“Kami ingin memastikan pemerintah daerah dan provinsi dapat merespons dengan cepat serta memberikan bantuan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Banjir kali ini sangat parah, sehingga diperlukan langkah-langkah jangka panjang untuk pemulihan,” ujar Fransina Dabi saat berada di salah satu posko pengungsian.
Kunjungan ini masih akan berlanjut ke beberapa titik lain di Kabupaten Jayawijaya guna memastikan seluruh korban banjir mendapatkan perhatian maksimal. Fransina Dabi menegaskan bahwa pantauan terhadap kondisi korban akan terus dilakukan hingga masa pemulihan selesai.
Pemerintah daerah dan provinsi diharapkan segera mengambil langkah konkret untuk memberikan bantuan serta solusi berkelanjutan bagi masyarakat terdampak. Kerja sama antara berbagai pihak menjadi kunci dalam menangani dampak bencana ini dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang. (Berti Pahabol)








