Bom Diduga Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, Lima Orang Tewas

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:28 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ledakan Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Tewaskan Lima Orang, Tiga Korban Masih Dicari

BIAK NUMFOR – Aparat kepolisian bergerak cepat menangani peristiwa ledakan yang diduga berasal dari bom sisa peninggalan Perang Dunia II di Kompleks Perikanan, Jalan Walter Mongonsidi, Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 14.45 WIT.

Ledakan yang terjadi di sekitar area bawah salah satu rumah panggung tersebut mengakibatkan sejumlah warga menjadi korban. Personel Polres Biak Numfor bersama TNI, Basarnas, pemerintah daerah dan instansi terkait langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi korban, pengamanan area, serta penyelidikan penyebab kejadian.

Kabid Humas Polda Papua, Cahyo Sukarnito, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban yang terdampak musibah tersebut.

“Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Saat ini fokus utama kami adalah penanganan korban, proses evakuasi, serta pengamanan lokasi kejadian. Personel di lapangan juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan seluruh korban dapat segera ditemukan dan mendapatkan penanganan yang diperlukan,” ujarnya.

Baca Juga :  Tokoh Muslim Papua Ismail Asso Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden

Berdasarkan data sementara hingga Minggu sore, tim gabungan telah menemukan lima korban meninggal dunia. Empat korban dievakuasi ke RSUD Biak, sementara satu korban lainnya dibawa ke RSAL Biak.

Selain itu, tiga korban lainnya dilaporkan masih dalam proses pencarian. Tim gabungan terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi ledakan untuk menemukan para korban yang belum diketahui keberadaannya.

Peristiwa tersebut juga menyebabkan kerusakan berat pada sedikitnya enam unit rumah yang berada di sekitar titik ledakan. Petugas masih melakukan pendataan dan asesmen guna mengetahui total kerugian material yang ditimbulkan.

Baca Juga :  Pengacara Anthon Raharusun Sebut Kasus Aero Sport Mimika Sarat Kriminalisasi, Pertanyakan Audit Kerugian Negara

Menurut keterangan saksi, ledakan terjadi secara tiba-tiba dan disertai suara dentuman keras yang terdengar hingga ke sekitar lokasi. Warga yang mendengar ledakan segera berupaya memberikan pertolongan kepada para korban sebelum petugas tiba di lokasi.

Untuk mengantisipasi adanya benda berbahaya lain yang kemungkinan masih tersisa, aparat gabungan melakukan sterilisasi dan pengamanan area kejadian.

Polda Papua mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Polisi juga memastikan akan terus memberikan perkembangan terbaru terkait proses pencarian korban maupun hasil penyelidikan yang sedang berlangsung.

Hingga Minggu malam, upaya pencarian terhadap tiga korban yang masih hilang masih terus dilakukan oleh aparat kepolisian bersama tim gabungan.

Berita Terkait

Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku
Angka Bunuh Diri Meningkat, Psikolog: Pencegahan Bukan Hanya Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan
BMP RI Imbau Warga Tak Terprovokasi Usai Penembakan Pilot di Yahukimo
Staf Khusus Presiden RI Dorong Batam Bangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) UMKM untuk Tujuan Ekspor
Persekutuan Wanita GKI Didorong Jadi Pilar Kesehatan Mental Keluarga
Program SESAMA Pertamina Hadir dan Dukung Semangat Belajar Anak-anak di Doromena Papua
BM Coffee bersama Standup Indo Jayapura Akan Gelar Mini Show Bale-Bale Sumerdeka ! BURUAN GUYS
Barisan Merah Putih Papua Desak Pembebasan Sembilan Warga yang Disandera di Jila
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 16:29 WIT

Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Jumat, 11 September 2026 - 07:53 WIT

Angka Bunuh Diri Meningkat, Psikolog: Pencegahan Bukan Hanya Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:41 WIT

BMP RI Imbau Warga Tak Terprovokasi Usai Penembakan Pilot di Yahukimo

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:26 WIT

Staf Khusus Presiden RI Dorong Batam Bangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) UMKM untuk Tujuan Ekspor

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:32 WIT

Persekutuan Wanita GKI Didorong Jadi Pilar Kesehatan Mental Keluarga

Berita Terbaru