Direktur YLBH Papua Tengah Dukung Operasi Damai Cartenz, Harapkan Papua Tetap Aman dan Damai

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:23 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARATANAHPAPUA.COM – Harapan akan Papua yang aman dan damai menjadi keinginan banyak pihak, termasuk dari kalangan pegiat hukum dan kemanusiaan. Direktur Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Papua Tengah, Yosep Temorubun, menyampaikan dukungannya terhadap langkah-langkah yang dilakukan Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Tanah Papua.

Menurut Yosep, keamanan bukan sekadar persoalan penegakan hukum, tetapi juga menyangkut rasa aman yang dirasakan masyarakat dalam menjalani kehidupan sehari-hari—mulai dari anak-anak yang bersekolah, warga yang bekerja di kebun, hingga keluarga yang menjalani aktivitas tanpa rasa takut. Ia menilai upaya yang dilakukan aparat melalui pendekatan humanis menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat sekaligus menciptakan suasana yang lebih damai.

“Saya selaku Direktur YLBH Papua Tengah memberikan dukungan kepada Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Tanah Papua. Pendekatan humanis yang dilakukan aparat menjadi langkah penting agar Papua benar-benar menjadi tanah yang damai bagi masyarakatnya,” ujar Yosep.

Baca Juga :  Bupati Aletinus Yigibalom Tutup Seleksi PTP Lanny Jaya, Tekankan Kepemimpinan Berjiwa Pelayan

Sebagai lembaga yang kerap mendampingi masyarakat dalam berbagai persoalan hukum, Yosep mengatakan bahwa masyarakat Papua memiliki hak yang sama untuk hidup aman dan terlindungi dari kekerasan. Karena itu, menurutnya, penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan sangat diperlukan untuk melindungi warga dari berbagai tindakan yang dapat mengancam keselamatan mereka.

“Penegakan hukum harus dilakukan secara tegas, tetapi tetap berkeadilan. Hal ini penting agar masyarakat Papua merasa dilindungi dan dapat menjalani aktivitas sehari-hari tanpa bayang-bayang ancaman kekerasan,” katanya.

Ia juga memberikan apresiasi terhadap langkah-langkah aparat, khususnya Satgas Operasi Damai Cartenz 2026, dalam mengungkap berbagai kasus yang dinilai mengganggu stabilitas keamanan di Papua. Yosep menilai keberhasilan aparat dalam mengamankan sejumlah pelaku serta memutus jalur distribusi logistik dan amunisi yang diduga digunakan oleh kelompok kriminal bersenjata merupakan upaya penting untuk menekan potensi kekerasan di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Ayah Tegas Setubuhi Anak Kandung Hanya Karena Pulang Malam

“Kami mengapresiasi keberhasilan Satgas Operasi Damai Cartenz dalam menindak pelaku kejahatan yang mengganggu stabilitas keamanan serta memutus jalur distribusi logistik dan amunisi yang diduga digunakan oleh kelompok kriminal bersenjata,” tambahnya.

Lebih jauh, Yosep berharap seluruh pihak, baik aparat keamanan, tokoh masyarakat, maupun warga Papua agar dapat terus memperkuat komunikasi dan kerja sama demi menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga persatuan serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

Menurutnya, kedamaian Papua tidak hanya dibangun melalui keamanan, tetapi juga melalui rasa saling percaya dan kepedulian antar sesama warga.

“Papua adalah rumah kita bersama. Jika kita saling menjaga dan bekerja sama, maka kedamaian di tanah ini bukan hanya harapan, tetapi sesuatu yang bisa benar-benar kita rasakan bersama,” tutupnya.

Berita Terkait

KNMP TANJUNG KASUARI PERKUAT INFRASTRUKTUR PERIKANAN, AKSES EKSPOR NELAYAN JADI PERHATIAN
*KNMP Kota Sorong Perkuat Rantai Dingin, Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal*
1.370 Kapal Fiber KNMP Diproduksi di Manokwari, Buka Peluang Kerja bagi Putra Papua
Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penganiayaan Berat di Puncak jaya, Dugaan Keterkaitan Jaringan Senjata dan Amunisi Didalami
KNMP Wamargege Didorong Perkuat Ekonomi Nelayan dan Potensi Udang Banana Sorong Selatan
Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Papua, Kodam Cenderawasih Perkuat Penanganan Karhutla
Pria 58 Tahun Ditemukan Meninggal di Entrop Jayapura, Polisi Lakukan Penyelidikan
Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:28 WIT

KNMP TANJUNG KASUARI PERKUAT INFRASTRUKTUR PERIKANAN, AKSES EKSPOR NELAYAN JADI PERHATIAN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:20 WIT

*KNMP Kota Sorong Perkuat Rantai Dingin, Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal*

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:15 WIT

1.370 Kapal Fiber KNMP Diproduksi di Manokwari, Buka Peluang Kerja bagi Putra Papua

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:56 WIT

Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penganiayaan Berat di Puncak jaya, Dugaan Keterkaitan Jaringan Senjata dan Amunisi Didalami

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:05 WIT

Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Papua, Kodam Cenderawasih Perkuat Penanganan Karhutla

Berita Terbaru

Uncategorized

KNMP SUPRAU PERKUAT RANTAI USAHA PERIKANAN DI SORONG PAPUA BARAT DAYA

Minggu, 25 Okt 2026 - 16:42 WIT