Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Epiton Tabo yang Tenggelam di Sungai Habiye Yalimo

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 6 Februari 2026 - 14:20 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR Gabungan melakukan operasi pencarian terhadap seorang pria bernama Epiton Tabo (25) yang dilaporkan tenggelam di Sungai Habiye, Kampung Welakomi, Distrik Elelim, Kabupaten Yalimo, Provinsi Papua Pegunungan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (31/1/2026) sekitar pukul 15.00 WIT, saat korban sedang mandi di Sungai Habiye. Usai mandi, korban berusaha menyeberang ke seberang sungai. Namun hingga beberapa waktu kemudian, korban tidak kunjung muncul ke permukaan, sehingga menimbulkan kekhawatiran rekan-rekannya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Jayapura, Anton Sucipto, menjelaskan bahwa dua rekan korban, Elius dan Yelimus, melaporkan kejadian tersebut ke Pos SAR Wamena pada Rabu (4/2/2026) pukul 10.50 WIT.

Baca Juga :  Kantor JMSI Daerah Jadi Tempat Pendaftaran Mahasiswa Baru SiberMu

“Pihak keluarga bersama masyarakat setempat telah melakukan pencarian secara mandiri, namun belum membuahkan hasil. Karena itu, kejadian ini dilaporkan ke Pos SAR Wamena untuk mendapatkan bantuan,” jelas Anton.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Koordinator Pos SAR Wamena, Supartono, langsung mengerahkan personel menuju lokasi kejadian pada hari yang sama dengan estimasi waktu tempuh sekitar enam jam. Setibanya di lokasi, tim terlebih dahulu melaksanakan briefing sebelum memulai operasi pencarian.

Baca Juga :  Kuasa Hukum BTM-CK, Anthon Raharusun Optimis Hakim MK Lanjutkan ke Sidang Pembuktian

Tim SAR Gabungan kemudian melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Habiye. Hingga saat ini, hasil pencarian masih belum menemukan korban.

Dalam operasi ini, Tim SAR Gabungan menggunakan sejumlah peralatan pendukung, antara lain truk personel, perahu karet, peralatan SAR air, serta perlengkapan pendukung lainnya. Unsur yang terlibat dalam operasi pencarian terdiri dari Basarnas, keluarga korban, dan masyarakat setempat. Kondisi cuaca selama operasi dilaporkan cerah berawan.

“Kami terus melakukan upaya maksimal dan berharap korban dapat segera ditemukan,” tutup Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jayapura.

Berita Terkait

AHY Bahas Konektivitas Papua, Dorong Penguatan Infrastruktur Darat, Laut dan Udara
TNI Bantu Evakuasi Ibu Sinta dari Mbua, Tempuh Jalur Udara ke Wamena
Putusan Pengadilan Dieksekusi, Dua Bidang Tanah 5.000 Meter Persegi Dikosongkan
Nelayan Waryesi Sambut Positif Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih
Konsinyering RUU Pengaturan Reforma Agraria, Wamen Ossy Harapkan Kebijakan yang Adil dan Mampu Selesaikan Persoalan Agraria
Satgas Operasi Damai Cartenz Bantah informasi yang menyebut Sopir Lajuran Wamena Anggota
Koops TNI Habema Ungkap Insiden Pengemudi Lajuran Tewas di Jalur Wamena-Mbua
Kampung Nelayan Merah Putih Waryesi: Warga dan Pemerintah Bangun Masa Depan Ekonomi Pesisir
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 16:26 WIT

AHY Bahas Konektivitas Papua, Dorong Penguatan Infrastruktur Darat, Laut dan Udara

Kamis, 17 September 2026 - 16:14 WIT

TNI Bantu Evakuasi Ibu Sinta dari Mbua, Tempuh Jalur Udara ke Wamena

Kamis, 17 September 2026 - 16:09 WIT

Putusan Pengadilan Dieksekusi, Dua Bidang Tanah 5.000 Meter Persegi Dikosongkan

Kamis, 17 September 2026 - 11:33 WIT

Nelayan Waryesi Sambut Positif Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Kamis, 17 September 2026 - 06:44 WIT

Konsinyering RUU Pengaturan Reforma Agraria, Wamen Ossy Harapkan Kebijakan yang Adil dan Mampu Selesaikan Persoalan Agraria

Berita Terbaru