Tim SAR Gabungan melakukan operasi pencarian terhadap seorang pria bernama Epiton Tabo (25) yang dilaporkan tenggelam di Sungai Habiye, Kampung Welakomi, Distrik Elelim, Kabupaten Yalimo, Provinsi Papua Pegunungan.
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (31/1/2026) sekitar pukul 15.00 WIT, saat korban sedang mandi di Sungai Habiye. Usai mandi, korban berusaha menyeberang ke seberang sungai. Namun hingga beberapa waktu kemudian, korban tidak kunjung muncul ke permukaan, sehingga menimbulkan kekhawatiran rekan-rekannya.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Jayapura, Anton Sucipto, menjelaskan bahwa dua rekan korban, Elius dan Yelimus, melaporkan kejadian tersebut ke Pos SAR Wamena pada Rabu (4/2/2026) pukul 10.50 WIT.
“Pihak keluarga bersama masyarakat setempat telah melakukan pencarian secara mandiri, namun belum membuahkan hasil. Karena itu, kejadian ini dilaporkan ke Pos SAR Wamena untuk mendapatkan bantuan,” jelas Anton.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Koordinator Pos SAR Wamena, Supartono, langsung mengerahkan personel menuju lokasi kejadian pada hari yang sama dengan estimasi waktu tempuh sekitar enam jam. Setibanya di lokasi, tim terlebih dahulu melaksanakan briefing sebelum memulai operasi pencarian.
Tim SAR Gabungan kemudian melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Habiye. Hingga saat ini, hasil pencarian masih belum menemukan korban.
Dalam operasi ini, Tim SAR Gabungan menggunakan sejumlah peralatan pendukung, antara lain truk personel, perahu karet, peralatan SAR air, serta perlengkapan pendukung lainnya. Unsur yang terlibat dalam operasi pencarian terdiri dari Basarnas, keluarga korban, dan masyarakat setempat. Kondisi cuaca selama operasi dilaporkan cerah berawan.
“Kami terus melakukan upaya maksimal dan berharap korban dapat segera ditemukan,” tutup Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jayapura.








