Lawan Stunting dari Dapur Sendiri, Pertamina Optimalkan Pangan Lokal Papua

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 22 Februari 2026 - 09:59 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARATANAHPAPUA.COM – Sebagai bentuk komitmen berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku melalui Integrated Terminal (IT) Jayapura lewat Program CSR Posyandu Berdaya Imbi melaksanakan kegiatan Pelatihan dan Pemanfaatan Bahan Pangan Lokal Bergizi di Pantai Base-G, Jayapura.

Menghadirkan Charles Toto, aktivis pangan lokal yang dikenal sebagai Papua Jungle Chef. Kegiatan ini difokuskan pada upaya penanganan stunting akibat kekurangan gizi, dengan mempertimbangkan faktor penyebab stunting yang bersifat multidimensional.

​”Kami ingin mengubah persepsi bahwa makanan bergizi itu harus mahal atau sulit dicari. Dengan kreativitas, bahan yang ada di depan rumah seperti sayur lilin dan keladi bisa menjadi hidangan kelas dunia yang disukai anak-anak,” ujar Charles.

Charles melakukan demonstrasi dengan berkreasi mengolah bahan lokal tersebut menjadi sajian modern yang menarik bagi anak-anak, salah satunya adalah Sushi Keladi.

“Keladi tumbuk digunakan sebagai pengganti nasi, sumber karbohidrat indeks glikemik rendah. Lalu, daun gedhi digunakan sebagai pengganti nori yang kaya antioksidan dan baik untuk pencernaan. Terakhir, sayur lilin, alpukat dan aneka ikan digunakan sebagai isian atau sumber protein, lemak sehat dan serat. Bahannya sehari-hari banyak tersedia,” tambahnya.

Baca Juga :  Pemprov Papua Tengah Gelar Upacara Peringatan HARHUBNAS ke-53 Tahun 2024

​Melalui pelatihan ini, para kader posyandu dibekali keterampilan yang nantinya akan diteruskan kepada masyarakat luas, khususnya untuk mendukung program ​PMT Anak Sekolah (5–9 tahun), ​PMT Remaja dan ​PMT Lansia.

Heni Purwati selaku Kader Posyandu Cenderawasih, mengakui bahwa selama ini pihaknya kerap kesulitan mengolah ikan karena aroma amis yang sulit dihilangkan, sehingga anak-anak cenderung kurang menyukainya. Namun, melalui kegiatan demo masak baru-baru ini, para kader mendapatkan teknik pengolahan baru yang mampu menghilangkan bau amis secara total.

“Jujur saja, selama ini kita sering pusing kalau masak ikan karena sudah diolah macam-macam tetap saja masih ada bau amis, anak-anak jadi kurang tertarik. Tapi tadi waktu demo masak, kita lihat sendiri ternyata bisa bikin olahan yang tidak amis sama sekali, dan anak-anak langsung suka,” ucap Heni.

Baca Juga :  Surabaya Justice Hadir Demi Bela Rakyat Kecil di Momentum Hari Pahlawan

​IT Manager Jayapura, James W. Muabuay menegaskan bahwa program ini bukan sekadar pelatihan memasak, melainkan upaya pelestarian budaya kuliner Papua melalui inovasi pangan dapat dihadirkan tanpa mengorbankan cita rasa dan tampilan yang digemari anak-anak sehingga menjadi penguatan ketahanan pangan keluarga secara berkelanjutan.

​”Kehadiran sosok seperti Papua Jungle Chef, Charles Toto diharapkan mampu menginspirasi para ibu dan kader posyandu untuk semakin berdaya dan kreatif dalam mengolah pangan lokal. Dengan memaksimalkan kekayaan alam Papua. Kami meyakini pemenuhan gizi yang berkualitas merupakan fondasi kokoh dalam membangun generasi masa depan Jayapura yang sehat, cerdas, dan unggul,” imbuh James.

Pertamina Patra Niaga berharap Program Posyandu Berdaya Imbi optimistis dapat berkontribusi nyata dalam menurunkan angka stunting serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kelurahan Imbi secara signifikan.

Berita Terkait

KNMP TANJUNG KASUARI PERKUAT INFRASTRUKTUR PERIKANAN, AKSES EKSPOR NELAYAN JADI PERHATIAN
*KNMP Kota Sorong Perkuat Rantai Dingin, Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal*
1.370 Kapal Fiber KNMP Diproduksi di Manokwari, Buka Peluang Kerja bagi Putra Papua
Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penganiayaan Berat di Puncak jaya, Dugaan Keterkaitan Jaringan Senjata dan Amunisi Didalami
KNMP Wamargege Didorong Perkuat Ekonomi Nelayan dan Potensi Udang Banana Sorong Selatan
Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Papua, Kodam Cenderawasih Perkuat Penanganan Karhutla
Pria 58 Tahun Ditemukan Meninggal di Entrop Jayapura, Polisi Lakukan Penyelidikan
Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:28 WIT

KNMP TANJUNG KASUARI PERKUAT INFRASTRUKTUR PERIKANAN, AKSES EKSPOR NELAYAN JADI PERHATIAN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:20 WIT

*KNMP Kota Sorong Perkuat Rantai Dingin, Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal*

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:15 WIT

1.370 Kapal Fiber KNMP Diproduksi di Manokwari, Buka Peluang Kerja bagi Putra Papua

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:56 WIT

Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penganiayaan Berat di Puncak jaya, Dugaan Keterkaitan Jaringan Senjata dan Amunisi Didalami

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:05 WIT

Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Papua, Kodam Cenderawasih Perkuat Penanganan Karhutla

Berita Terbaru

Uncategorized

KNMP SUPRAU PERKUAT RANTAI USAHA PERIKANAN DI SORONG PAPUA BARAT DAYA

Minggu, 25 Okt 2026 - 16:42 WIT