Guru Tewas Ditikam OTK Yahukimo, Situasi Mencekam

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 20:14 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARATANAHPAPUA.COM  – Polres Yahukimo saat ini tengah melakukan penyelidikan terhadap aksi penyerangan oleh sekelompok Orang Tak Dikenal (OTK) yang mengakibatkan seorang guru bernama Melani Wamea (31) meninggal dunia. Peristiwa ini terjadi di Kampung Holuwon, Distrik Holuwon, Kabupaten Yahukimo, Jumat (10/10).

Korban yang merupakan tenaga pendidik di Sekolah Jhon D. Wilson Holuwon diserang oleh sekelompok OTK saat bersama rekan-rekan guru dan murid hendak melakukan kegiatan penanaman pohon di area perbukitan sekitar sekolah.

Berdasarkan keterangan tiga saksi diantarana Malcom David Wilson (52), Pascalinus Sebedeus Mirino (29), dan Regina Puhiri (34) kejadian bermula ketika para guru bersama murid berjalan menuju lokasi penanaman pohon yang berjarak sekitar 30 menit dari sekolah. Sesampainya di lokasi, seorang murid memberitahu bahwa terdapat dua orang membawa parang dan panah di bawah bukit yang diduga hendak memalang jalan.

Saksi kemudian menuruni bukit untuk memastikan informasi tersebut. Namun, di tengah perjalanan, saksi mendengar suara rintihan dan teriakan minta tolong dari arah bawah bukit. Saat tiba di lokasi, saksi mendapati korban Melani Wamea dalam kondisi kritis dengan luka tusukan di tubuhnya, diduga akibat serangan kelompok OTK.

Baca Juga :  Johni Jonatan Numberi Sampaikan Ucapan Terima Kasih Usai Ditetapkan sebagai Anggota DEN RI 2026–2030

Selanjutnya saksi segera melakukan pertolongan pertama dan mencari bantuan agar korban dapat dievakuasi. Sekitar pukul 14.30 WIT, korban bersama saksi berhasil dievakuasi menggunakan pesawat MAF dari Distrik Holuwon menuju Wamena, lalu diterbangkan ke Jayapura dan tiba di RS Bhayangkara sekitar pukul 16.20 WIT. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia saat tiba di rumah sakit.

Kasat Reskrim Polres Yahukimo IPTU Budi Payung, S.H., bersama personel Satreskrim telah melakukan monitoring dan pengumpulan keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dan tim identifikasi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Dalam insiden ini, tiga orang guru lainnya berhasil selamat, namun mengalami trauma mendalam akibat peristiwa penyerangan tersebut.

Kapolres Yahukimo AKBP Zet Saalino,. S.H., M.H. dalam keterangannya menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan langkah hukum tegas untuk mengungkap serta menangkap para pelaku.

Baca Juga :  Kontak Tembak Terjadi di Jila Timika, Satu Prajurit Gugur

“Kami sangat berduka atas gugurnya salah satu tenaga pendidik yang mengabdi di pedalaman Yahukimo. Perbuatan keji ini adalah tindakan yang tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun. Kami sudah menurunkan tim untuk menyelidiki dan mengejar sekelompok OTK tersebut yang diduga sebagai pelaku,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P. menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya korban serta menegaskan bahwa Polri tidak akan tinggal diam dan akan memburu pelaku penyerangan tersebut.

“Kami mengecam keras tindakan kekerasan terhadap tenaga pendidik yang sedang mengabdi di daerah pedalaman. Saat ini tim gabungan tengah melakukan langkah-langkah penyelidikan untuk mengungkap identitas dan motif kelompok OTK yang menyerang korban,” tegas Kabid Humas.

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya para guru dan tenaga pendidik di wilayah pedalaman Papua, agar meningkatkan kewaspadaan dan selalu berkoordinasi dengan aparat keamanan setempat bila melaksanakan kegiatan di luar lingkungan sekolah.

Berita Terkait

KNMP TANJUNG KASUARI PERKUAT INFRASTRUKTUR PERIKANAN, AKSES EKSPOR NELAYAN JADI PERHATIAN
*KNMP Kota Sorong Perkuat Rantai Dingin, Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal*
1.370 Kapal Fiber KNMP Diproduksi di Manokwari, Buka Peluang Kerja bagi Putra Papua
Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penganiayaan Berat di Puncak jaya, Dugaan Keterkaitan Jaringan Senjata dan Amunisi Didalami
KNMP Wamargege Didorong Perkuat Ekonomi Nelayan dan Potensi Udang Banana Sorong Selatan
Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Papua, Kodam Cenderawasih Perkuat Penanganan Karhutla
Pria 58 Tahun Ditemukan Meninggal di Entrop Jayapura, Polisi Lakukan Penyelidikan
Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:28 WIT

KNMP TANJUNG KASUARI PERKUAT INFRASTRUKTUR PERIKANAN, AKSES EKSPOR NELAYAN JADI PERHATIAN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:20 WIT

*KNMP Kota Sorong Perkuat Rantai Dingin, Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal*

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:15 WIT

1.370 Kapal Fiber KNMP Diproduksi di Manokwari, Buka Peluang Kerja bagi Putra Papua

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:56 WIT

Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penganiayaan Berat di Puncak jaya, Dugaan Keterkaitan Jaringan Senjata dan Amunisi Didalami

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:05 WIT

Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Papua, Kodam Cenderawasih Perkuat Penanganan Karhutla

Berita Terbaru

Uncategorized

KNMP SUPRAU PERKUAT RANTAI USAHA PERIKANAN DI SORONG PAPUA BARAT DAYA

Minggu, 25 Okt 2026 - 16:42 WIT