Ketua Umum JMSI: Inisiatif Peradaban Global Sejalan dengan Prinsip Bhinneka Tunggal Ika

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 19 Juli 2025 - 11:32 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Dr Teguh Santosa menilai bahwa Inisiatif Peradaban Global yang diperkenalkan oleh Presiden Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Xi Jinping, sejalan dengan prinsip dasar bangsa Indonesia, yaitu Bhinneka Tunggal Ika.

Sebagaimana diketahui, Inisiatif Peradaban Global merupakan pendekatan diplomasi baru yang diluncurkan Xi Jinping pada Maret 2023. Inisiatif ini menekankan pentingnya penghormatan terhadap keragaman peradaban, nilai-nilai kemanusiaan, dan pertukaran kebudayaan dalam tatanan dunia internasional.

Inisiatif ini juga menjadi satu dari tiga pilar kebijakan luar negeri terbaru Tiongkok, bersama Inisiatif Pembangunan Global dan Inisiatif Keamanan Global, yang seluruhnya berjalan beriringan dengan Belt and Road Initiative (BRI).

Topik ini mengemuka dalam Belt and Road Journalists Forum yang digelar di Ganzhou, Provinsi Jiangxi, Tiongkok, pada 18 Juli 2025. Dalam forum tersebut, Teguh menjadi salah satu pembicara dalam sesi bertajuk “Inovasi Narasi Lintas Budaya dan Kewajiban Media di bawah Inisiatif Peradaban Global”, yang dipandu oleh Prof. Zheng Chanzhong dan menghadirkan narasumber utama Prof Zhang Zebing.

Baca Juga :  Anak Papua Unjuk Gigi di Lomba Sains UNCEN, Freeport Turun Tangan Dukung Penuh

Teguh menegaskan bahwa semangat dari Inisiatif Peradaban Global sangat relevan dengan karakter bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi keberagaman dalam persatuan.

“Semboyan nasional kita adalah Bhinneka Tunggal Ika, yang berarti Berbeda-beda tetapi Tetap Satu. Indonesia tumbuh dari sejarah ratusan kerajaan kuno di nusantara dan dipersatukan oleh pengalaman panjang di bawah penjajahan,” ujar Doktor Teguh.

Ketua JMSI menambahkan, kekuatan nasionalisme Indonesia tidak lepas dari keterbukaan terhadap budaya dan peradaban yang telah ada sebelumnya, lalu mengolah dan menerimanya menjadi bagian dari budaya nasional yang baru.

“Sebagai contoh, di kota Medan, tempat saya dilahirkan dan dibesarkan, terdapat komunitas Tionghoa yang besar dan signifikan. Ini adalah salah satu bentuk nyata keberagaman yang menyatu dalam harmoni,” katanya.

Baca Juga :  Elisa Kambu Ucapkan Terima Kasih ke KEP, Percepatan Program Presiden Prabowo di Papua Barat Daya Jadi Fokus

Namun demikian, Teguh mengingatkan bahwa dialog antarperadaban saat ini menghadapi tantangan serius, terutama karena maraknya penggunaan “kacamata tempur” dalam praktik jurnalistik.

Istilah “Kacamata tempur” merujuk pada cara pandang media yang melihat perbedaan antarbangsa dan budaya sebagai konflik yang harus dimenangkan oleh satu pihak, dan dikalahkan oleh pihak lain.

“Kondisi ini makin diperparah oleh dominasi aktor-aktor media sosial yang tidak bertanggung jawab, yang perlahan-lahan mengambil alih ruang jurnalisme berkualitas di berbagai negara,” ujarnya.

Menurut Teguh, tantangan ini hanya bisa dihadapi dengan memperkuat kapasitas, integritas, dan kredibilitas kerja-kerja jurnalistik. Ia juga mengajak komunitas pers dunia untuk menjadikan forum seperti Belt and Road Journalists Network sebagai ruang bersama dalam memupuk solidaritas, menumbuhkan rasa saling menghormati, dan memperkuat narasi harmoni antarperadaban.

“Melalui kerja kolaboratif media lintas negara, kita bisa membangun dunia yang lebih damai dan saling memahami,” pungkas Teguh. **

Berita Terkait

KNMP TANJUNG KASUARI PERKUAT INFRASTRUKTUR PERIKANAN, AKSES EKSPOR NELAYAN JADI PERHATIAN
*KNMP Kota Sorong Perkuat Rantai Dingin, Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal*
1.370 Kapal Fiber KNMP Diproduksi di Manokwari, Buka Peluang Kerja bagi Putra Papua
Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penganiayaan Berat di Puncak jaya, Dugaan Keterkaitan Jaringan Senjata dan Amunisi Didalami
KNMP Wamargege Didorong Perkuat Ekonomi Nelayan dan Potensi Udang Banana Sorong Selatan
Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Papua, Kodam Cenderawasih Perkuat Penanganan Karhutla
Pria 58 Tahun Ditemukan Meninggal di Entrop Jayapura, Polisi Lakukan Penyelidikan
Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:28 WIT

KNMP TANJUNG KASUARI PERKUAT INFRASTRUKTUR PERIKANAN, AKSES EKSPOR NELAYAN JADI PERHATIAN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:20 WIT

*KNMP Kota Sorong Perkuat Rantai Dingin, Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal*

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:15 WIT

1.370 Kapal Fiber KNMP Diproduksi di Manokwari, Buka Peluang Kerja bagi Putra Papua

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:56 WIT

Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penganiayaan Berat di Puncak jaya, Dugaan Keterkaitan Jaringan Senjata dan Amunisi Didalami

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:05 WIT

Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Papua, Kodam Cenderawasih Perkuat Penanganan Karhutla

Berita Terbaru

Uncategorized

KNMP SUPRAU PERKUAT RANTAI USAHA PERIKANAN DI SORONG PAPUA BARAT DAYA

Minggu, 25 Okt 2026 - 16:42 WIT