Pembangunan di Provinsi Papua Pegunungan Harus Terus Berjalan di Tengah Tantangan Bencana dan Infrastruktur

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 5 Mei 2025 - 06:52 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARATANAHPAPUA.COM – Wakil Gubernur Papua Pegunungan, Dr. Ones Pahabol, SE, MM, menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam menghadapi tantangan pembangunan di tengah bencana *banjir bandang yang melanda Jayawijaya, ibu kota provinsi baru ini. Bencana alam yang terjadi telah mengakibatkan kerugian signifikan bagi masyarakat, merusak kebun, rumah, kandang ternak, serta harta benda lainnya, sehingga memerlukan perhatian serius dari pemerintah pusat untuk percepatan penanganan.

Provinsi Papua Pegunungan, yang resmi berdiri setelah pelantikan Gubernur John Tabo dan Wakil Gubernur Ones Pahabol pada 17 April 2025, menghadapi berbagai tantangan struktural. Keterlambatan dalam pembentukan pemerintahan tidak boleh menjadi hambatan bagi kemajuan daerah, justru menjadi pemicu bagi pemerintah untuk bekerja lebih cepat dan strategis guna memastikan pembangunan yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Tokoh Pemuda Papua Apresiasi Pendekatan Humanis Satgas Operasi Damai Cartenz

Papua Pegunungan terdiri dari *delapan kabupaten, yaitu **Jayawijaya, Yahukimo, Nduga, Yalimo, Pegunungan Bintang, Mamberamo Tengah, Lanny Jaya, dan Tolikara. Salah satu hambatan terbesar yang dihadapi adalah **tingginya biaya hidup dan pembangunan, terutama harga material seperti *semen yang mencapai Rp1,5 juta per sak. Keterbatasan akses transportasi turut memperlambat kemajuan ekonomi dan pembangunan infrastruktur.

Meski memiliki *sumber daya alam yang kaya dan potensial, pemanfaatannya masih jauh dari optimal karena provinsi ini masih dalam tahap awal pembangunan. Oleh karena itu, Wakil Gubernur Ones Pahabol menekankan perlunya *kolaborasi erat antara pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat pembangunan, meningkatkan ekonomi, serta mengembangkan sumber daya manusia yang berkualitas.

Baca Juga :  Tokoh Pemuda Papua Apresiasi Kinerja Satgas Damai Cartenz

Sebagai bagian dari langkah strategis, pemerintah Papua Pegunungan berupaya menata tata ruang kota Wamena, memperbaiki sistem drainase, serta mengoptimalkan kebijakan ekonomi dan infrastruktur guna mengatasi hambatan yang ada. Ones Pahabol berharap pemerintah pusat dapat memberikan dukungan penuh bagi percepatan pembangunan dan pemulihan provinsi yang baru ini, sehingga dapat mencapai kemajuan yang signifikan dalam waktu dekat. (Berti Pahabol)

Berita Terkait

KNMP TANJUNG KASUARI PERKUAT INFRASTRUKTUR PERIKANAN, AKSES EKSPOR NELAYAN JADI PERHATIAN
*KNMP Kota Sorong Perkuat Rantai Dingin, Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal*
1.370 Kapal Fiber KNMP Diproduksi di Manokwari, Buka Peluang Kerja bagi Putra Papua
Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penganiayaan Berat di Puncak jaya, Dugaan Keterkaitan Jaringan Senjata dan Amunisi Didalami
KNMP Wamargege Didorong Perkuat Ekonomi Nelayan dan Potensi Udang Banana Sorong Selatan
Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Papua, Kodam Cenderawasih Perkuat Penanganan Karhutla
Pria 58 Tahun Ditemukan Meninggal di Entrop Jayapura, Polisi Lakukan Penyelidikan
Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:28 WIT

KNMP TANJUNG KASUARI PERKUAT INFRASTRUKTUR PERIKANAN, AKSES EKSPOR NELAYAN JADI PERHATIAN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:20 WIT

*KNMP Kota Sorong Perkuat Rantai Dingin, Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal*

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:15 WIT

1.370 Kapal Fiber KNMP Diproduksi di Manokwari, Buka Peluang Kerja bagi Putra Papua

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:56 WIT

Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penganiayaan Berat di Puncak jaya, Dugaan Keterkaitan Jaringan Senjata dan Amunisi Didalami

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:05 WIT

Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Papua, Kodam Cenderawasih Perkuat Penanganan Karhutla

Berita Terbaru

Uncategorized

KNMP SUPRAU PERKUAT RANTAI USAHA PERIKANAN DI SORONG PAPUA BARAT DAYA

Minggu, 25 Okt 2026 - 16:42 WIT