DPRD Pegunungan Bintang Dorong Penyusunan Perda untuk Menanggulangi Penyakit Sosial

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 3 Mei 2025 - 12:25 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARATANAHPAPUA.COM – DPRD Kabupaten Pegunungan Bintang terus berkomitmen dalam merancang kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Dalam rapat Badan Musyawarah (Bamus) yang telah dilaksanakan, DPRD telah menyepakati penyusunan Peraturan Daerah (Perda) yang akan difokuskan pada penanggulangan penyakit sosial.

Wakil Ketua I DPR Pegunungan Bintang, Yohanes Sitokdana, mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang DPRD dalam membentuk regulasi yang lebih efektif dan sesuai dengan kondisi daerah. “Kami telah memutuskan untuk menggagas Perda ini melalui kajian akademis agar nantinya dapat diterapkan dengan maksimal. Penyakit sosial menjadi tantangan bagi daerah kita, sehingga regulasi yang tepat sangat diperlukan,” ujarnya.

Baca Juga :  Tekan Inflasi, Pemkab Teluk Wondama Gelar Pasar Murah

Saat ini, tim akademisi tengah menggodok rancangan Perda yang nantinya akan disesuaikan dengan realitas sosial dan kebutuhan masyarakat Pegunungan Bintang. Tidak hanya itu, DPRD juga merencanakan penyusunan satu Perda tambahan setelah perubahan APBD tahun ini, yang akan menjadi bagian dari strategi legislasi jangka panjang hingga tahun 2029.

“Saat ini, kita memang telah memiliki beberapa Perda, tetapi belum sepenuhnya diimplementasikan secara maksimal. Oleh karena itu, dalam lima tahun ke depan, kami akan terus mendorong pembentukan regulasi daerah yang benar-benar relevan dan dapat diterapkan secara efektif,” tambah Sitokdana.

Baca Juga :  Satlantas Polres Waropen Gelar Patroli Blue Light, Jaga Kamseltibcar Lantas di Malam Hari

DPRD Pegunungan Bintang berupaya agar daerah memiliki peraturan yang kuat dan spesifik untuk menangani tantangan sosial serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan dukungan akademisi dan berbagai pihak terkait, regulasi yang disusun diharapkan mampu memberikan solusi nyata bagi perkembangan daerah.

Berita Terkait

KNMP TANJUNG KASUARI PERKUAT INFRASTRUKTUR PERIKANAN, AKSES EKSPOR NELAYAN JADI PERHATIAN
*KNMP Kota Sorong Perkuat Rantai Dingin, Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal*
1.370 Kapal Fiber KNMP Diproduksi di Manokwari, Buka Peluang Kerja bagi Putra Papua
Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penganiayaan Berat di Puncak jaya, Dugaan Keterkaitan Jaringan Senjata dan Amunisi Didalami
KNMP Wamargege Didorong Perkuat Ekonomi Nelayan dan Potensi Udang Banana Sorong Selatan
Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Papua, Kodam Cenderawasih Perkuat Penanganan Karhutla
Pria 58 Tahun Ditemukan Meninggal di Entrop Jayapura, Polisi Lakukan Penyelidikan
Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:28 WIT

KNMP TANJUNG KASUARI PERKUAT INFRASTRUKTUR PERIKANAN, AKSES EKSPOR NELAYAN JADI PERHATIAN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:20 WIT

*KNMP Kota Sorong Perkuat Rantai Dingin, Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal*

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:15 WIT

1.370 Kapal Fiber KNMP Diproduksi di Manokwari, Buka Peluang Kerja bagi Putra Papua

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:56 WIT

Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penganiayaan Berat di Puncak jaya, Dugaan Keterkaitan Jaringan Senjata dan Amunisi Didalami

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:05 WIT

Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Papua, Kodam Cenderawasih Perkuat Penanganan Karhutla

Berita Terbaru

Uncategorized

KNMP SUPRAU PERKUAT RANTAI USAHA PERIKANAN DI SORONG PAPUA BARAT DAYA

Minggu, 25 Okt 2026 - 16:42 WIT