Penjabat Gubernur Ribka Haluk dan Menkes Budi Gunadi Sadikin Kunjungi Malaria Kontrol PT Freeport Indonesia

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 20 September 2024 - 08:12 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARATANAHPAPUA.COM – Penjabat Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk mendampingi Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Ir. Budi Gunadi Sadikin melakukan kunjungan ke Malaria Kontrol PT Freeport Indonesia (PTFI) di Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.

Kunjungan ini dilakukan usai kick off program inovasi penurunan malaria bertajuk ‘Tempo Kas Tuntas’ dalam Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) ke II Tahun 2024 di Ballroom Swissbel Hotel Timika, Mimika, pada Rabu (18/09/2024).

Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Ir. Budi Gunadi Sadikin mengatakan, berdasarkan laporan tahun 2023, Papua penyumbang terbesar kasus malaria secara nasional dan Kabupaten Mimika menyumbang 35 persen angka malaria nasional.

“Penurunan malaria diprioritaskan di 14 kota dan kabupaten termasuk Mimika dan Nabire, untuk ini menjadi salah satu cara kita dalam mencetus program-program kerja untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan di daerah, khususnya Provinsi Papua Tengah,” katanya

Baca Juga :  Praktisi Hukum Anthon Raharusun Serukan Penegakan Hukum Judi TOGEL di Jayapura

Menkes Budi Gunadi Sadikin bersama Penjabat Gubernur Ribka Haluk dan Penjabat Bupati Mimika, Valentinus Sudarjanto Sumito beserta rombongan berkesempatan melihat semua proses penanganan terhadap malaria yang selalu dilakukan oleh PT Freeport Indonesia.

“Lab Entomologinya sangat bagus setra lab insektariumnya juga bagus, saya sampaikan ke pak dirjen kalau bisa di daerah-daerah endemis ada lab seperti ini supaya kita dapat tahu bagaimana caranya mengurangi penyebaran jentik-jentik, memperlajari jentik-jentik nyamuk mana yang berbahaya bagi kesehatan,” ungkapnya.

Baca Juga :  JMSI Pusat: Opini di Media Bagian dari Kerja Pers, Laporan USK Dinilai Salah Tempat

Sementara itu, Penjabat Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk mengaku sangat senang atas apa yang dilakukan PTFI dalam menangani Malaria selama ini.

“Apa yang barusan kita lihat adalah hal yang sangat bagus dan wajib kita terapkan di daerah-daerah yang ada di Provinsi Papua Tengah. Kita tahu sendiri malaria di Papua menjadi hal yang patut kita tangani secara prioritas,” ujarnya.

Dirinya juga kembali menegaskan, dalam menangani penyakit malaria, perlunya koordinasi lintas sektor, baik ditingkat provinsi maupun kabupaten/kota menjadi kunci utama untuk memastikan program intervensi berjalan efektif.

“Saya yakin, melalui pendekatan yang terintegrasi, kita dapat menurunkan prevalensi malaria secara signifikan dalam beberapa tahun kedepan,” tegasnya. (*)

Berita Terkait

KNMP SUPRAU PERKUAT RANTAI USAHA PERIKANAN DI SORONG PAPUA BARAT DAYA
Di Tengah Gelap, Medan Terjal, dan Suhu dingin ekstrim 3 Derajat, Prajurit Koops TNI Habema Amankan Senjata Kelompok Bersenjata di Gamagai
OPM Diduga Tembak Mati Empat Pekerja Proyek Jalan di Tolikara, Kodam XVII/Cenderawasih Kecam Aksi Kekerasan
Lembaga Resmi PBB resmi buka kantor operasional di Papua, Gandeng Kitong Bisa Foundation
Pecahkan Rekor Nasional, Kemendes PDT Gandeng Kitong Bisa Foundation Latih dan Dampingi 1.975 Rumah Tangga di 79 Desa di Papua lewat Program TEKAD PBRT untuk Kurangi Angka Kemiskinan
Koops TNI Habema Salurkan Lebih dari Dua Ton Bantuan untuk Warga Terdampak El Nino di Kabupaten Puncak
TNI Habema Evakuasi Jenazah Korban Penembakan OPM di Yahukimo
Empat Pemain Persipura Dipanggil Bela Indonesia All-Star Lawan Aston Villa, PT NCK: Kebanggaan bagi Papua
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:42 WIT

KNMP SUPRAU PERKUAT RANTAI USAHA PERIKANAN DI SORONG PAPUA BARAT DAYA

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:40 WIT

Di Tengah Gelap, Medan Terjal, dan Suhu dingin ekstrim 3 Derajat, Prajurit Koops TNI Habema Amankan Senjata Kelompok Bersenjata di Gamagai

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:29 WIT

OPM Diduga Tembak Mati Empat Pekerja Proyek Jalan di Tolikara, Kodam XVII/Cenderawasih Kecam Aksi Kekerasan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:01 WIT

Lembaga Resmi PBB resmi buka kantor operasional di Papua, Gandeng Kitong Bisa Foundation

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:31 WIT

Pecahkan Rekor Nasional, Kemendes PDT Gandeng Kitong Bisa Foundation Latih dan Dampingi 1.975 Rumah Tangga di 79 Desa di Papua lewat Program TEKAD PBRT untuk Kurangi Angka Kemiskinan

Berita Terbaru