SUARATANAHPAPUA.COM – Anggota Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Papua, Paulus Waterpauw, menegaskan pentingnya sinergitas dan koordinasi antarkementerian dan lembaga dalam mempercepat pembangunan di Tanah Papua. Hal tersebut disampaikan usai menghadiri rapat bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) di Jakarta, Kamis (18/12).
Menurut Waterpauw, pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus rapat khusus untuk membahas berbagai persoalan kelembagaan Komite Eksekutif serta kondisi terkini Papua, termasuk tindak lanjut atas arahan Presiden Republik Indonesia.
“Pertemuan hari ini merupakan ajang silaturahmi sekaligus rapat khusus untuk membahas berbagai persoalan yang berkaitan dengan kelembagaan Komite Eksekutif dan kondisi Papua saat ini, termasuk menindaklanjuti arahan Bapak Presiden,” ujar Waterpauw.
Ia menjelaskan, rapat juga membahas penguatan tata kerja organisasi Komite Eksekutif agar pelaksanaan program percepatan pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan terkoordinasi. Ke depan, akan dibentuk tim kecil untuk melanjutkan pembahasan teknis.
“Akan dibentuk tim kecil untuk melanjutkan pertemuan dan menyiapkan langkah-langkah teknis berikutnya,” katanya.
Waterpauw menegaskan bahwa percepatan pembangunan Papua tidak dapat dilakukan secara parsial. Diperlukan kebersamaan, sinergi, dan koordinasi lintas sektor agar kebijakan dan program pemerintah berjalan optimal.
“Kunci utama adalah kebersamaan, sinergitas, dan koordinasi antarlembaga. Kami sudah mulai bergerak ke beberapa kementerian untuk menyampaikan visi dan program jangka pendek, menengah, serta jangka panjang,” jelasnya.
Ia juga menyatakan komitmen Komite Eksekutif untuk mengawal berbagai program strategis pemerintah, termasuk kebijakan Presiden dan Wakil Presiden yang telah menyiapkan sejumlah paket percepatan pembangunan dan quick wins bagi Papua.
“Berbagai masukan dan kritik dari masyarakat akan kami tampung sebagai bahan penyempurnaan kerja bersama ini. Mari kita dukung kebijakan pemerintah demi Papua yang lebih maju dan sejahtera,” tutup Waterpauw.








