Wapres Gibran ‘Geber’ KEP2OKP – BP3OKP: Pembangunan Papua Harus 2 Kali Lebih Cepat!

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 5 November 2025 - 04:42 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MANOKWARI, 4 November 2025 — Wakil Presiden Republik Indonesia memimpin rapat pleno bersama Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) dan Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otsus Papua (KEP2OKP) di Gedung Keuangan Negara (GKN) Manokwari. Dalam pertemuan ini, Wapres memberikan sejumlah penekanan mengenai percepatan pembangunan di Tanah Papua.

Wapres menegaskan bahwa kedua lembaga tersebut harus bekerja lebih cepat dan menghasilkan manfaat yang lebih nyata bagi masyarakat.

“Kecepatan akselerasi pembangunan harus dua kali lebih cepat. Manfaatnya harus dua kali lipat lebih dirasakan oleh masyarakat,” tegas Wapres.

Pembangunan Papua Harus Berkelanjutan

Dalam arahannya, Wapres menyoroti pentingnya pembangunan yang tidak hanya bersifat jangka pendek.

“Pembangunan Papua harus dilakukan berkelanjutan, tidak bisa hanya dalam satu atau dua tahun. Semua keputusan harus berdasarkan fakta dan data di lapangan,” ujarnya.

Ia juga meminta agar program prioritas seperti Papua Sehat, Papua Cerdas, dan Papua Produktif menjadi fokus utama dalam percepatan pembangunan.

Baca Juga :  Karir Cemerlang Alasan KNPI Award 2024 Jatuh Ke Kaka Besar Paulus Waterpauw

Hentikan Stigma Papua sebagai Tempat Pengasingan

Wapres turut menepis anggapan negatif terkait Papua.

“Jangan lagi ada anggapan bahwa Papua adalah tempat pengasingan. Papua adalah bagian dari NKRI,” tegasnya.

Ia mendorong agar peran masyarakat lokal diperkuat, termasuk tokoh adat, tokoh agama, dan pemuda, sehingga seluruh program pembangunan dapat berjalan dengan rasa memiliki dari masyarakat Papua sendiri.

Baca Juga :  ‎Aksi Unras oleh Kelompok Solidaritas Mahasiswa Papua, Kapolresta Kombes Fredrickus: Kami Siap Kawal !

24 Rumah Sakit Akan Dibangun di Tanah Papua

Sebagai bagian dari program Papua Sehat, Wapres mengungkapkan rencana pembangunan 24 rumah sakit sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

Berita Terkait

Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku
Angka Bunuh Diri Meningkat, Psikolog: Pencegahan Bukan Hanya Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan
BMP RI Imbau Warga Tak Terprovokasi Usai Penembakan Pilot di Yahukimo
Staf Khusus Presiden RI Dorong Batam Bangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) UMKM untuk Tujuan Ekspor
Persekutuan Wanita GKI Didorong Jadi Pilar Kesehatan Mental Keluarga
Program SESAMA Pertamina Hadir dan Dukung Semangat Belajar Anak-anak di Doromena Papua
BM Coffee bersama Standup Indo Jayapura Akan Gelar Mini Show Bale-Bale Sumerdeka ! BURUAN GUYS
Barisan Merah Putih Papua Desak Pembebasan Sembilan Warga yang Disandera di Jila
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 16:29 WIT

Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Jumat, 11 September 2026 - 07:53 WIT

Angka Bunuh Diri Meningkat, Psikolog: Pencegahan Bukan Hanya Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:41 WIT

BMP RI Imbau Warga Tak Terprovokasi Usai Penembakan Pilot di Yahukimo

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:26 WIT

Staf Khusus Presiden RI Dorong Batam Bangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) UMKM untuk Tujuan Ekspor

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:32 WIT

Persekutuan Wanita GKI Didorong Jadi Pilar Kesehatan Mental Keluarga

Berita Terbaru