‎Aksi Unras oleh Kelompok Solidaritas Mahasiswa Papua, Kapolresta Kombes Fredrickus: Kami Siap Kawal !

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 2 September 2025 - 07:26 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAYAPURA, REPORTASEPAPUA – Sebanyak 700 personel gabungan Polri dan TNI diturunkan untuk mengawal jalannya aksi unjuk rasa dari kelompok yang menamakan dirinya sebagai Solidaritas Mahasiswa Papua yang rencananya diselenggarakan hari ini, Selasa (2/9).

‎Hal itu diungkapkan Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Mclarimboen, S.I.K., M.H., CPHR saat ditemui di Abepura. Dirinya mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah pengamanan terkait aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh kelompok tersebut di Kota Jayapura.

‎“Polresta Jayapura Kota bersama TNI dan dibackup Polda Papua bersama Satuan Brimob Polda Papua sudah menurunkan personel untuk mengawal jalannya aksi unjuk rasa ini. Prinsip kami adalah memberikan ruang demokrasi kepada adik-adik mahasiswa untuk menyampaikan aspirasinya, namun tetap dengan cara yang tertib dan sesuai aturan,” ujar Kapolresta.

‎Ia menegaskan bahwa aparat keamanan hadir bukan untuk membatasi, melainkan memastikan kegiatan penyampaian pendapat di muka umum berjalan aman, lancar, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya.

‎“Kami imbau kepada peserta aksi agar tidak melakukan long march dan memprovokasi serta tetap menjaga situasi agar tetap kondusif. Masyarakat juga kami ajak untuk tetap beraktivitas seperti biasa, karena kami hadir untuk berikan layanan keamanan dan kenyamanan bagi warga di Kota Jayapura,” tambahnya.

‎Mantan Wadir Intelkam Polda Papua ini juga menambahkan, untuk titik penempatan personel terbagi lima titik diantaranya Lingkaran Abepura, Gapura Uncen Bawah, Simpang Kampus USTJ, Expo dan Lingkaran Perumnas III Warna Distrik Heram.

‎”Kami aparat keamanan sejatinya melaksanakan tugas memberikan pelayanan kepada semua elemen masyarakat, penyampaian aspirasi silahkan dan tentunya ikuti aturan yang berlaku dengan tidak mengganggu ketertiban umum apalagi sampai anarkis, SOP akan kami lakukan dengan diawali melalui komunikasi hingga tindakan tegas terukur bila diperlukan,” pungkas Kombes Pol Fredrickus Maclarimboen.(*)

Baca Juga :  Kontak Tembak di Nabarua! Kamp KKB Dibongkar, 561 Amunisi dan Uang Puluhan Juta Disita

Berita Terkait

Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku
Angka Bunuh Diri Meningkat, Psikolog: Pencegahan Bukan Hanya Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan
BMP RI Imbau Warga Tak Terprovokasi Usai Penembakan Pilot di Yahukimo
Staf Khusus Presiden RI Dorong Batam Bangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) UMKM untuk Tujuan Ekspor
Persekutuan Wanita GKI Didorong Jadi Pilar Kesehatan Mental Keluarga
Program SESAMA Pertamina Hadir dan Dukung Semangat Belajar Anak-anak di Doromena Papua
BM Coffee bersama Standup Indo Jayapura Akan Gelar Mini Show Bale-Bale Sumerdeka ! BURUAN GUYS
Barisan Merah Putih Papua Desak Pembebasan Sembilan Warga yang Disandera di Jila
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 16:29 WIT

Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Jumat, 11 September 2026 - 07:53 WIT

Angka Bunuh Diri Meningkat, Psikolog: Pencegahan Bukan Hanya Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:41 WIT

BMP RI Imbau Warga Tak Terprovokasi Usai Penembakan Pilot di Yahukimo

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:26 WIT

Staf Khusus Presiden RI Dorong Batam Bangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) UMKM untuk Tujuan Ekspor

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:32 WIT

Persekutuan Wanita GKI Didorong Jadi Pilar Kesehatan Mental Keluarga

Berita Terbaru