GILA! Demi Anak Sentani, SPPG Ini Rela Potong Sapi Sendiri di Dapur! (Tingkat Fresh Gak Ada Lawan)

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 18:07 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARATANAHPAPUA.COM – Program pemberian makanan bergizi gratis  di sekolah yang ada Sentani tak main-main soal kualitas. Demi memastikan ribuan pelajar mendapatkan gizi terbaik dan terhindar dari keracunan, SPPG Asey Besar Sentani Timur mengambil langkah ekstrem: menjamin seluruh bahan baku harus segar (fresh) bahkan dengan memotong sendiri hewan ternak.

Seperti yang dilakukan pada hari ini, dapur SPPG Asey Besar sengaja membeli seekor sapi utuh dan memotongnya langsung di area dapur. Tujuannya jelas: tingkat kesegaran bahan baku harus tertinggi agar anak-anak yang menerima makanan adalah penerima makanan yang terbaik.

Melayani di Atas Air dengan Tantangan Logistik Unik

SPPG Asey Besar melayani total 2.083 siswa yang tersebar di 26 sekolah. Uniknya, seluruh sekolah yang dilayani berada di sekitar Danau Sentani. Hal ini membuat proses distribusi menjadi tantangan tersendiri—makanan tidak diangkut menggunakan mobil, melainkan harus menggunakan perahu.

Baca Juga :  KEP Dorong Penyediaan Power Plant untuk Buka Potensi Ekonomi Papua

Kepala SPPG Asey Besar Sentani Timur, Sofyan Hasan, menjelaskan bahwa pelayanan ini sangat mengutamakan higienitas. “Seluruh proses yang dilakukan di dapur betul-betul terjaga [higienis],” ujarnya.

Namun, tantangan terbesar mereka adalah distribusi. “Berbeda dengan suasana yang dilakukan jika di darat yang gunakan mobil, kami menggunakan 4 buah speedboat,” kata Sofyan. Logistik yang melibatkan transportasi air ini tentu membutuhkan kecermatan dan kecepatan ekstra.

Masih Tahap Uji Coba, Libatkan Warga Lokal

Saat ini, SPPG ASEY Besar Sentani TIMUR berada di bawah YAYASAN TEKER HARAPAN Papua Dengan Ketua Yayasan HEsti Kere merupakan Wartawan Senior di Jayapura, dan Dapur ini baru beroperasi selama 4 hari dan masih dalam tahap uji coba. Program ini merupakan SPPG ke-11 di Kabupaten Jayapura dan memiliki target ambisius untuk melayani sekitar 4.000 anak.

Baca Juga :  Data Terbaru Situs, Untuk Kota Jayapura MARI-YO Menang

Meski baru seumur jagung, SPPG Asey Besar telah menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat setempat dengan memperkerjakan warga lokal di area dapur dan distribusi. Langkah ini tak hanya menjamin kualitas makanan, tetapi juga menggerakkan ekonomi di sekitar Danau Sentani.

Bagaimana menurut Anda upaya ekstra yang dilakukan SPPG Asey Besar ini? Tulis komentar Anda di bawah!

Berita Terkait

Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku
Angka Bunuh Diri Meningkat, Psikolog: Pencegahan Bukan Hanya Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan
BMP RI Imbau Warga Tak Terprovokasi Usai Penembakan Pilot di Yahukimo
Staf Khusus Presiden RI Dorong Batam Bangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) UMKM untuk Tujuan Ekspor
Persekutuan Wanita GKI Didorong Jadi Pilar Kesehatan Mental Keluarga
Program SESAMA Pertamina Hadir dan Dukung Semangat Belajar Anak-anak di Doromena Papua
BM Coffee bersama Standup Indo Jayapura Akan Gelar Mini Show Bale-Bale Sumerdeka ! BURUAN GUYS
Barisan Merah Putih Papua Desak Pembebasan Sembilan Warga yang Disandera di Jila
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 16:29 WIT

Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Jumat, 11 September 2026 - 07:53 WIT

Angka Bunuh Diri Meningkat, Psikolog: Pencegahan Bukan Hanya Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:41 WIT

BMP RI Imbau Warga Tak Terprovokasi Usai Penembakan Pilot di Yahukimo

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:26 WIT

Staf Khusus Presiden RI Dorong Batam Bangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) UMKM untuk Tujuan Ekspor

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:32 WIT

Persekutuan Wanita GKI Didorong Jadi Pilar Kesehatan Mental Keluarga

Berita Terbaru