KEP Dorong Penyediaan Power Plant untuk Buka Potensi Ekonomi Papua

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 19 Januari 2026 - 20:52 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARATANAHPAPUA.COM – Anggota Komite Eksekutif Papua (KEP), Paulus Waterpauw, juga menekankan pentingnya ketersediaan sumber energi listrik atau pembangkit listrik (power plant) sebagai fondasi utama percepatan pembangunan dan masuknya investasi ke Tanah Papua. Menurutnya, keterbatasan infrastruktur kelistrikan selama ini menjadi salah satu faktor penghambat optimalisasi potensi sumber daya alam Papua.

Paulus menilai, banyak potensi ekonomi dan sumber daya alam yang hingga kini belum tergarap karena belum didukung pasokan listrik yang memadai dan berkelanjutan.

“Apabila pemerintah daerah didukung secara serius oleh pemerintah pusat dalam penyediaan sumber kelistrikan, maka investasi akan masuk. Banyak sumber daya alam Papua yang masih tertidur. Dengan listrik, industri skala besar hingga industri rumah tangga dapat berkembang,” ujarnya.

Baca Juga :  15 Korban Tewas, Tim Tanggap Darurat Nduga Diterjunkan ke Distrik Dal, Serahkan Bantuan Rp1 Miliar untuk Korban Bencana

Selain persoalan energi, Paulus juga menyoroti perlunya pembenahan mekanisme Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) agar benar-benar berjalan secara bottom-up dan mencerminkan aspirasi masyarakat dari tingkat kampung hingga provinsi.

Ia mengingatkan pemerintah daerah agar Musrenbang tidak dijadikan ruang kepentingan politik, melainkan difokuskan pada kebutuhan riil masyarakat yang bersifat mendasar dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan.

“Musrenbang harus dijauhkan dari kepentingan politik. Bicara kepentingan rakyat secara murni. Jika masyarakat membutuhkan air bersih, maka bangun air bersih. Jika membutuhkan jalan antar kampung, bangun jalan. Jika membutuhkan listrik, sekolah, dan puskesmas, maka itu yang harus diwujudkan,” tegas Paulus.

Baca Juga :  Kepala Distrik Wania Tegaskan Dugaan Penjualan Minyak Bantuan di Timika Bukan Persoalan Sepele

Paulus menambahkan, seluruh masukan tersebut telah disampaikan kepada Deputi Pengembangan Kewilayahan Bappenas dan mendapat respons positif. Poin-poin tersebut akan menjadi bahan pembahasan lanjutan dalam perencanaan pembangunan Papua ke depan, guna memastikan pembangunan berjalan lebih tepat sasaran, berkelanjutan, dan menyentuh kebutuhan nyata masyarakat.

Berita Terkait

Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku
Angka Bunuh Diri Meningkat, Psikolog: Pencegahan Bukan Hanya Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan
BMP RI Imbau Warga Tak Terprovokasi Usai Penembakan Pilot di Yahukimo
Staf Khusus Presiden RI Dorong Batam Bangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) UMKM untuk Tujuan Ekspor
Persekutuan Wanita GKI Didorong Jadi Pilar Kesehatan Mental Keluarga
Program SESAMA Pertamina Hadir dan Dukung Semangat Belajar Anak-anak di Doromena Papua
BM Coffee bersama Standup Indo Jayapura Akan Gelar Mini Show Bale-Bale Sumerdeka ! BURUAN GUYS
Barisan Merah Putih Papua Desak Pembebasan Sembilan Warga yang Disandera di Jila
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 16:29 WIT

Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Jumat, 11 September 2026 - 07:53 WIT

Angka Bunuh Diri Meningkat, Psikolog: Pencegahan Bukan Hanya Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:41 WIT

BMP RI Imbau Warga Tak Terprovokasi Usai Penembakan Pilot di Yahukimo

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:26 WIT

Staf Khusus Presiden RI Dorong Batam Bangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) UMKM untuk Tujuan Ekspor

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:32 WIT

Persekutuan Wanita GKI Didorong Jadi Pilar Kesehatan Mental Keluarga

Berita Terbaru