Ones Pahabol Dorong Perbaikan Tata Ruang Wamena Pasca Bencana Banjir

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 1 Mei 2025 - 06:56 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARATANAHPAPUA.COM – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menetapkan status darurat bencana untuk banjir yang melanda Wamena pada Jumat (25/4). Keputusan ini diambil mengingat besarnya dampak bencana yang terjadi di kota yang dikenal sebagai Lembah Baliem, yang untuk pertama kalinya mengalami banjir terparah sejak berdirinya ibu kota Kabupaten Jayawijaya.

Wakil Gubernur Papua Pegunungan, Dr. Ones Pahabol, SE, MM, menegaskan bahwa penanganan bencana ini tidak cukup hanya dengan bantuan sementara, tetapi perlu ada langkah strategis untuk perbaikan tata ruang wilayah. Dalam keterangannya kepada wartawan di Jayapura pada Sabtu (26/4) malam, ia menyebut bahwa kondisi sistem aliran air di Wamena selama ini masih kurang optimal, sehingga pembangunan kanal air dan talud di sepanjang Kali Baliem perlu dipertimbangkan sebagai solusi jangka panjang.

Baca Juga :  Striker Asing Matheus Silva Tinggalkan Persipura disaat Tim Mau Naik liga 1, Ada Apa ?

“Kami meminta kerja sama antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten dalam mengatasi bencana ini. Dari aspek tata ruang wilayah hingga sistem sanitasi, perlu ada perencanaan yang lebih baik guna mencegah kejadian serupa di kemudian hari,” jelas Ones Pahabol.

Menurut Ones, dampak banjir meluas hingga berbagai distrik di wilayah tersebut, mengakibatkan kerusakan berat pada rumah warga. Ia pun mengapresiasi langkah cepat yang telah diambil oleh Pemda Kabupaten Jayawijaya dalam menanggulangi dampak bencana ini, seraya memastikan bahwa bantuan bagi masyarakat terdampak menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.

Baca Juga :  Tokoh Pemuda Papua Apresiasi Pendekatan Humanis Satgas Operasi Damai Cartenz

Namun, ia menekankan bahwa perbaikan tata ruang kota Wamena harus menjadi agenda utama dalam upaya mitigasi bencana ke depan. Oleh karena itu, ia berharap pemerintah pusat dapat memberikan dukungan terhadap rencana ini agar sistem aliran air dan pemukiman warga dapat lebih tertata dan aman dari ancaman banjir di masa mendatang.

“Kami dan pemerintah kabupaten bertanggung jawab atas bantuan kepada warga terdampak. Namun, untuk penataan wilayah dan pemukiman korban banjir, kami mohon dukungan dari pemerintah pusat,” pungkasnya. ( Berti Pahabol )

Berita Terkait

Koops TNI Habema Ungkap Insiden Pengemudi Lajuran Tewas di Jalur Wamena-Mbua
Kampung Nelayan Merah Putih Waryesi: Warga dan Pemerintah Bangun Masa Depan Ekonomi Pesisir
KNMP Warmasen Jadi Langkah Penguatan Ekonomi Nelayan Raja Ampat
Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku
Angka Bunuh Diri Meningkat, Psikolog: Pencegahan Bukan Hanya Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan
BMP RI Imbau Warga Tak Terprovokasi Usai Penembakan Pilot di Yahukimo
Staf Khusus Presiden RI Dorong Batam Bangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) UMKM untuk Tujuan Ekspor
Persekutuan Wanita GKI Didorong Jadi Pilar Kesehatan Mental Keluarga
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:06 WIT

Koops TNI Habema Ungkap Insiden Pengemudi Lajuran Tewas di Jalur Wamena-Mbua

Rabu, 16 September 2026 - 13:45 WIT

Kampung Nelayan Merah Putih Waryesi: Warga dan Pemerintah Bangun Masa Depan Ekonomi Pesisir

Selasa, 15 September 2026 - 11:57 WIT

KNMP Warmasen Jadi Langkah Penguatan Ekonomi Nelayan Raja Ampat

Jumat, 11 September 2026 - 16:29 WIT

Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Jumat, 11 September 2026 - 07:53 WIT

Angka Bunuh Diri Meningkat, Psikolog: Pencegahan Bukan Hanya Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan

Berita Terbaru