Melisa Tabo Dukung Gagasan HIPMI 8% untuk Perkuat Ekonomi Nasional

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 17 April 2026 - 21:33 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARATANAHPAPUA.COM – Melisa Tabo Dukung Gagasan HIPMI 8% untuk Perkuat Ekonomi Nasional.

Sekretaris Umum BPD HIPMI Papua Pegunungan yang juga Anggota DPR Papua Pegunungan, Melisa Tabo, menyatakan dukungannya terhadap gagasan “HIPMI 8%” yang diusung William Heindrich dalam pencalonannya sebagai Ketua Umum BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) periode 2026–2029.

Menurut Melisa, upaya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional tidak bisa hanya bergantung pada kebijakan pemerintah semata. Diperlukan kontribusi nyata dari sektor swasta, khususnya para pengusaha, sebagai motor penggerak ekonomi.

“Pengalaman negara-negara maju seperti Tiongkok, Amerika Serikat, dan Singapura menunjukkan bahwa kekuatan ekonomi sangat ditopang oleh produktivitas dan daya saing para entrepreneur,” ujarnya.

Baca Juga :  BPD Regional Champion 2045, Gagasan Besar dari Indonesia Timur untuk Indonesia

Ia menekankan pentingnya penguatan kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha melalui pendekatan Government-to-Business (G2B). Sinergi yang terbangun dinilai mampu melahirkan kebijakan yang lebih implementatif sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional.

Sebagai negara berkembang, Indonesia juga dituntut untuk adaptif terhadap dinamika global, termasuk keterbukaan informasi dan percepatan transformasi berbasis teknologi.

Dalam konteks tersebut, Melisa menilai konsep HIPMI 8% yang diusung William Heindrich menjadi langkah strategis. Gagasan ini menempatkan teknologi dan inovasi sebagai instrumen utama dalam mencetak sedikitnya 10.000 pengusaha muda baru di seluruh Indonesia.

“Ini bukan sekadar target angka, tetapi langkah konkret untuk memperkuat struktur ekonomi nasional,” katanya.

Lebih lanjut, ia menyebut konsep HIPMI 8% juga berpotensi memberikan dampak luas, mulai dari peningkatan pendapatan negara melalui perluasan basis pajak hingga penciptaan lapangan kerja dalam jumlah besar.

Baca Juga :  Maximus Tipagau dan Peggi Patricia Pattipi : Mewujudkan Mimika Bersatu dan Berkelanjutan

Melisa menilai, dengan latar belakang, kapasitas, serta visi yang dimiliki, William Heindrich merupakan figur yang layak memimpin HIPMI ke arah yang lebih progresif.

“Kehadirannya sebagai putra Kaimana dari Tanah Papua menunjukkan bahwa kontribusi daerah terhadap pembangunan ekonomi nasional semakin nyata dan strategis,” tambahnya.

Ia pun menegaskan bahwa HIPMI membutuhkan energi baru untuk menghadapi tantangan ke depan. Menurutnya, gagasan HIPMI 8% menjadi salah satu langkah penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih kuat, inklusif, dan berkelanjutan.

Berita Terkait

KNMP TANJUNG KASUARI PERKUAT INFRASTRUKTUR PERIKANAN, AKSES EKSPOR NELAYAN JADI PERHATIAN
*KNMP Kota Sorong Perkuat Rantai Dingin, Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal*
1.370 Kapal Fiber KNMP Diproduksi di Manokwari, Buka Peluang Kerja bagi Putra Papua
Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penganiayaan Berat di Puncak jaya, Dugaan Keterkaitan Jaringan Senjata dan Amunisi Didalami
KNMP Wamargege Didorong Perkuat Ekonomi Nelayan dan Potensi Udang Banana Sorong Selatan
Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Papua, Kodam Cenderawasih Perkuat Penanganan Karhutla
Pria 58 Tahun Ditemukan Meninggal di Entrop Jayapura, Polisi Lakukan Penyelidikan
Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:28 WIT

KNMP TANJUNG KASUARI PERKUAT INFRASTRUKTUR PERIKANAN, AKSES EKSPOR NELAYAN JADI PERHATIAN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:20 WIT

*KNMP Kota Sorong Perkuat Rantai Dingin, Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal*

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:15 WIT

1.370 Kapal Fiber KNMP Diproduksi di Manokwari, Buka Peluang Kerja bagi Putra Papua

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:56 WIT

Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penganiayaan Berat di Puncak jaya, Dugaan Keterkaitan Jaringan Senjata dan Amunisi Didalami

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:05 WIT

Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Papua, Kodam Cenderawasih Perkuat Penanganan Karhutla

Berita Terbaru

Uncategorized

KNMP SUPRAU PERKUAT RANTAI USAHA PERIKANAN DI SORONG PAPUA BARAT DAYA

Minggu, 25 Okt 2026 - 16:42 WIT