Saat FGD LLDIKTI Papua dan Papua Barat, Semua Pimpinan Sepakat Ada “Sarjana Masuk Kampung”

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 11 Desember 2024 - 10:51 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARATANAHPAPUA.COM – Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah XIV Tanah Papua menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan Perguruan Tinggi Negeri dan Perguruan Tinggi Swasta se Tanah Papua di Hotel Grand Abe, Kota Jayapura, Selasa (11/12/2024).

Dalam Pertemuan itu, Seluruh pimpinan PTS dan Negeri di Tanah Papua Sepakat untuk mengisi Sarjana di Kampung- Kampung karena menyambut Program pemerintah pusat presiden Prabowo.

“Kami seluruhnya sepakat di tanah papua dalam program transmigrasi ini diubah menjadi bagaimana sarjana yang banyaks sekali berjumlah ratusan ribu mereka dibagi dengan program kami mengusulkan “Sarjana Masuk Kampung” masuk pedesaan.” Ungkap Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah XIV Tanah Papua, Dr. Suriel Samuel Mofu kepada wartawan.

Progra Sarjana masuk kampung ini bisa menjawab kekurangan guru perawat dan SDM yang selama ini menjadi masalah di kampung-kampung yang ada di Tanah Papua.

“kami rasa ini momen tepat untuk mengisi para sarjana ini dengan pelatihan sehingga ketrampilan khusus sarjana ini akan menjadi penduduk produktif di kampung kampung,” Katanya.

 

Program Beasiswa untuk Mahasiswa

Selama ini beasiswa untuk Mahasiswa yang tersebar di Perguruan Tinggi Swasta serta negeri sudah sangat Memadai atau mencapai Puluhan Ribu Mahasiswa Penerima.

Baca Juga :  Bertemu Menteri PAN - RB, Komite Eksekutif Papua Tekankan Penguatan Lembaga untuk Percepatan Pembangunan Papua

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah XIV Tanah Papua, Dr. Suriel Samuel Mofu di sela-sela Focus Group Discussion (FGD) dengan Perguruan Tinggi Negeri dan Perguruan Tinggi Swasta se Tanah Papua di Hotel Grand Abe, Kota Jayapura, Selasa (11/12/2024).

Ia mengatakan sesuai data LLDIKTI XIV tahun 2023 dan 2024 terdapat 13 ribuan mahasiswa Papua yang sudah menerima bantuan beasiswa langsung Mendiktisaintek.

Namun demikian, Pemerintah daerah di Tanah Papua masih perlu mengalokasikan bantuan bagi anak-anak Papua yang saat ini sedang menuntut ilmu di perguruan tinggi swasta maupun negeri di wilayah tanah Papua.

“Dalam diskusi tersebut banyak masukan dari berbagai perguruan tinggi. Salah satunya tinggihnya jumlah mahasiswa yang tidak kuliah disebabkan rendahnya ekonomi orang tua. Dari data mahasiswa yang kuliah di perguruan tinggi  swasta se tanah Papua, kurang lebih ada 60 ribuan mahasiwa, sementara yang aktif hanya 23 ribuan. Salah satu penyebab mereka tidak kuliah karena rata-rata pendapatan orang tuan mahasiswa dibawah Rp 2 juta per bulan,” bebernya.

Baca Juga :  Satgas Damai Cartenz Hadapi Kesulitan Hebat dalam Evakuasi Korban KKB di Yahukimo

Ia mengatakan untuk beasiswa mahasiswa Papua tidak hanya mengandalkan beasiswa dari pemerintah pusat saja, tetapi juga pemda setempat untuk membiayai studi hingga selesai perguruan tinggi.

Pemerintah Repulik Indonesia melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendikti Saintek) memberikan beasiswa kepada 4.843 mahasiswa Papua yang sedang menuntut ilmu di Perguruan Tinggi Negeri Swasta (PTS) se Tanah Papua tahun 2024.

“Masing-masing Pemda sekarang mengelola Dana Otsus, perlu menjadi perhatian untuk memberikan bantuan bagi mahasiswa OAP yang sedang kuliah di berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di bumi Cenderawasih,” katanya.

Namun demikian, kata Mofu, bantuan beasiswa untuk Universitas Universitas Cenderawasih (Uncen) tergolong masih kecil dan perlu mendapat perhatian kedepan. Dimana, bantuan tahun untuk hanya 559 orang.

“Dari FGD hari ini banyak masukan kepada LLDikti, salah satunya perlu perhatian khusus dari pemerintah kepada orang Papua yang sedang menimbah ilmu di berbagai perguruan tinggi swasta di tanah Papua. Masukan-masukan tersebut akan dikoordinasikan dengan pemerintah derah di tanah Papua,” ucapnya. (rdk)

Berita Terkait

Kunjungi Lima Kampung di Okaba, TP PKK Merauke Perkuat Pengasuhan Anak dan Kesehatan Warga
Pembunuhan Pilot Nicolas Gosselin, AMA Tegaskan Tetap Berkomitmen Layani Pedalaman Papua
Polda Papua Kawal Penanganan Jenazah Pilot AMA Korban Penyerangan di Yahukimo
Usai 15 Tahun Vakum, Dewan Adat Mamberamo-Apawer Resmi Bentuk Kepengurusan Baru
Kapolda Papua, Irjen Pol. Patrige R. Renwarin, S.H., M.Si.,: Polda Papua Semarakkan Hari Bhayangkara ke-80 Melalui Lomba Memancing, Pererat Soliditas dan Kebersamaan
Kapolda Papua Resmi Tutup Kejuaraan Menembak Kapolda Papua Cup 2026, Perkuat Sinergi Dan Cetak Atlet Berprestasi
Pertamina Berkah Salurkan Santunan untuk 5 Panti Asuhan di Jayapura
Sidang PTUN Jayapura, Gubernur Akui Usulan PAW Naftali Kobepa Telah Diterima
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 11:21 WIT

Kunjungi Lima Kampung di Okaba, TP PKK Merauke Perkuat Pengasuhan Anak dan Kesehatan Warga

Sabtu, 4 Juli 2026 - 06:56 WIT

Pembunuhan Pilot Nicolas Gosselin, AMA Tegaskan Tetap Berkomitmen Layani Pedalaman Papua

Sabtu, 4 Juli 2026 - 06:53 WIT

Polda Papua Kawal Penanganan Jenazah Pilot AMA Korban Penyerangan di Yahukimo

Jumat, 3 Juli 2026 - 06:16 WIT

Usai 15 Tahun Vakum, Dewan Adat Mamberamo-Apawer Resmi Bentuk Kepengurusan Baru

Senin, 29 Juni 2026 - 08:28 WIT

Kapolda Papua Resmi Tutup Kejuaraan Menembak Kapolda Papua Cup 2026, Perkuat Sinergi Dan Cetak Atlet Berprestasi

Berita Terbaru