Satgas Damai Cartenz Hadapi Kesulitan Hebat dalam Evakuasi Korban KKB di Yahukimo

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 23 September 2025 - 15:46 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARATANAHPAPUA.COM – Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz melaporkan adanya kendala dalam proses evakuasi jenazah korban Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Yahukimo, Papua. Kontak tembak antara aparat dan kelompok bersenjata serta kondisi cuaca ekstrem menjadi hambatan utama dalam operasi evakuasi ini. Kontak Tembak dan Cuaca Buruk Jadi Hambatan Utama Menurut Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen. Pol. Faizal Ramadhani, Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) di Yahukimo telah menerima informasi mengenai adanya tiga korban tambahan dari aksi kekerasan yang dilakukan oleh KKB. “Kami mendapat informasi bahwa ada tiga jenazah lagi yang menjadi korban dari kelompok kriminal bersenjata ini,” ujar Brigjen Faizal saat diwawancarai media pada hari selasa 25 september 2025.
Baca Juga :  Tokoh dan Keluarga Almarhum Tolak Pengangkatan Wakil Sebagai Bupati Nduga
SOT Brigjen. Pol. Faizal Ramadhani, Kepala Operasi Damai Cartenz “Kami belum dapat mengkonfirmasi jumlah pasti dan identitas korban karena kami belum berhasil mencapai lokasi kejadian perkara (TKP). Kontak tembak yang terjadi kemarin menghalangi kami untuk melanjutkan perjalanan.” Proses Evakuasi Ditunda Akibat Cuaca Ekstrem Selain kontak tembak, Brigjen Faizal menyebutkan bahwa evakuasi yang direncanakan hari ini terpaksa ditunda akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Yahukimo sejak pagi. “Hujan sangat lebat di Yahukimo hari ini. Akhirnya diputuskan untuk tidak melanjutkan evakuasi,” katanya. Kondisi ini membuat tim evakuasi sulit menyeberangi sungai dengan arus yang semakin deras.
Baca Juga :  ATR/BPN Percepat Pemutakhiran Data Sertipikat Tanah Lama
Informasi Sementara: Lima Korban Tewas Terkait jumlah korban, Brigjen Faizal menyebutkan bahwa informasi sementara yang diterima adalah lima orang, meskipun hal ini masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut. “Informasi yang kami dapat ada lima,” tambahnya. Penyelidikan Lanjut dan Verifikasi Korban Brigjen Faizal juga menegaskan bahwa data mengenai identitas para korban masih dalam proses penyelidikan. “Kami baru dapat memastikan data korban setelah jenazah berhasil dievakuasi dan dicocokkan,” tutupnya.

Berita Terkait

Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku
Angka Bunuh Diri Meningkat, Psikolog: Pencegahan Bukan Hanya Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan
BMP RI Imbau Warga Tak Terprovokasi Usai Penembakan Pilot di Yahukimo
Staf Khusus Presiden RI Dorong Batam Bangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) UMKM untuk Tujuan Ekspor
Persekutuan Wanita GKI Didorong Jadi Pilar Kesehatan Mental Keluarga
Program SESAMA Pertamina Hadir dan Dukung Semangat Belajar Anak-anak di Doromena Papua
BM Coffee bersama Standup Indo Jayapura Akan Gelar Mini Show Bale-Bale Sumerdeka ! BURUAN GUYS
Barisan Merah Putih Papua Desak Pembebasan Sembilan Warga yang Disandera di Jila
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 16:29 WIT

Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Jumat, 11 September 2026 - 07:53 WIT

Angka Bunuh Diri Meningkat, Psikolog: Pencegahan Bukan Hanya Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:41 WIT

BMP RI Imbau Warga Tak Terprovokasi Usai Penembakan Pilot di Yahukimo

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:26 WIT

Staf Khusus Presiden RI Dorong Batam Bangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) UMKM untuk Tujuan Ekspor

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:32 WIT

Persekutuan Wanita GKI Didorong Jadi Pilar Kesehatan Mental Keluarga

Berita Terbaru