IHSG Turun, BEI Papua Imbau Investor Tak Lakukan Panic Selling

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 1 April 2026 - 10:45 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARATANAHPAPUA.COM – Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Papua menanggapi penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam beberapa hari terakhir sebagai bagian dari dinamika pasar global.

Kepala Wilayah Papua BEI, Kresna Aditya Payokwa, menjelaskan bahwa pelemahan IHSG dipengaruhi oleh meningkatnya ketidakpastian geopolitik internasional, khususnya tensi antara Amerika Serikat dan Iran.

“IHSG saat ini mengalami penyesuaian seiring meningkatnya ketidakpastian global. Namun kondisi ini merupakan bagian dari siklus pasar yang wajar dan tidak mencerminkan pelemahan fundamental ekonomi Indonesia,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi ekonomi domestik masih relatif kuat. Hal ini ditopang oleh konsumsi masyarakat yang stabil, tingkat inflasi yang terkendali, serta sektor keuangan yang tetap terjaga.

“Fundamental ekonomi Indonesia masih solid. Ini menjadi indikator bahwa pasar modal nasional memiliki daya tahan yang baik, termasuk bagi investor di Papua,” tambahnya.

Baca Juga :  Penangkapan Besar! WNA PNG Ditangkap Tim Opsnal Subdit III Ditresnarkoba Polda Papua dan Sita 22 Kg Ganja

BEI Papua pun mengimbau masyarakat agar tidak panik dalam menghadapi kondisi pasar saat ini. Investor diminta tetap rasional dan tidak terburu-buru melakukan aksi jual.

“Kami mengimbau investor untuk tidak melakukan panic selling. Justru dalam kondisi seperti ini terdapat peluang, karena banyak saham yang berada pada harga lebih terjangkau,” jelas Kresna.

Ia menilai, kondisi koreksi pasar dapat menjadi momentum bagi masyarakat, khususnya investor pemula dan generasi muda di Papua, untuk mulai berinvestasi secara bertahap.

“Dengan strategi yang tepat, kondisi ini bisa memberikan potensi keuntungan dalam jangka panjang,” katanya.

Dalam menghadapi fluktuasi pasar, BEI Papua juga merekomendasikan sejumlah strategi investasi, antara lain fokus pada tujuan jangka panjang, melakukan diversifikasi portofolio, menerapkan metode pembelian bertahap (dollar cost averaging), serta memilih saham dengan fundamental yang kuat.

Baca Juga :  Salah Paham di Media Sosial, Bupati Yalimo dan Pemilik Akun Selesai Secara Damai

Selain itu, investor juga diingatkan untuk terus mengikuti perkembangan global dan kebijakan ekonomi, namun tetap berpegang pada prinsip investasi yang rasional dan terukur.

“Pasar saham selalu bergerak dinamis. Investor yang disiplin dan memahami fundamental akan mampu melihat peluang di tengah tantangan,” tegasnya.

Sebagai bagian dari peningkatan literasi keuangan, BEI Papua terus mendorong masyarakat untuk aktif mengikuti edukasi pasar modal, termasuk melalui program Sekolah Pasar Modal yang rutin digelar.

“Kami ingin masyarakat Papua tidak hanya menjadi investor, tetapi juga menjadi investor yang cerdas dan siap memanfaatkan peluang,” tutup Kresna.

Berita Terkait

Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku
Angka Bunuh Diri Meningkat, Psikolog: Pencegahan Bukan Hanya Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan
BMP RI Imbau Warga Tak Terprovokasi Usai Penembakan Pilot di Yahukimo
Staf Khusus Presiden RI Dorong Batam Bangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) UMKM untuk Tujuan Ekspor
Persekutuan Wanita GKI Didorong Jadi Pilar Kesehatan Mental Keluarga
Program SESAMA Pertamina Hadir dan Dukung Semangat Belajar Anak-anak di Doromena Papua
BM Coffee bersama Standup Indo Jayapura Akan Gelar Mini Show Bale-Bale Sumerdeka ! BURUAN GUYS
Barisan Merah Putih Papua Desak Pembebasan Sembilan Warga yang Disandera di Jila
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 16:29 WIT

Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Jumat, 11 September 2026 - 07:53 WIT

Angka Bunuh Diri Meningkat, Psikolog: Pencegahan Bukan Hanya Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:41 WIT

BMP RI Imbau Warga Tak Terprovokasi Usai Penembakan Pilot di Yahukimo

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:26 WIT

Staf Khusus Presiden RI Dorong Batam Bangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) UMKM untuk Tujuan Ekspor

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:32 WIT

Persekutuan Wanita GKI Didorong Jadi Pilar Kesehatan Mental Keluarga

Berita Terbaru