Salah Paham di Media Sosial, Bupati Yalimo dan Pemilik Akun Selesai Secara Damai

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 7 Desember 2025 - 07:42 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARATANAHPAPUA.COM – Perselisihan terkait unggahan informasi hoaks mengenai kabar meninggalnya Bupati Yalimo, DR. Nahor Nekwek, S.Pd., M.M., yang dipublikasikan melalui akun Facebook Yalihe_Walihe, resmi diselesaikan secara damai di Direktorat Siber Polda Papua, Jumat (28/11/2025).

Pemilik akun, Musa Weipsa, hadir langsung memberikan klarifikasi atas unggahan yang sempat memicu keresahan publik tersebut.

Akun Dilaporkan Setelah Picu Kebingungan Publik

Sebelumnya, Bupati Nahor Nekwek melaporkan akun media sosial tersebut setelah muncul unggahan yang menyatakan dirinya meninggal dunia. Informasi palsu itu menimbulkan kebingungan serta beragam reaksi dari masyarakat Yalimo, sehingga perlu ditindaklanjuti oleh aparat.

Proses klarifikasi berlangsung di Direktorat Siber Polda Papua dengan kehadiran kedua pihak dan menghasilkan penyelesaian melalui pendekatan kekeluargaan.

Baca Juga :  Peran Komunitas Dalam Upaya Pencegahan Bunuh Diri

Akun Diduga Disalahgunakan

Dalam keterangannya, Musa Weipsa menyatakan bahwa akun Facebook miliknya sudah tidak ia gunakan sejak Februari 2025. Ia menduga akun tersebut disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Saya ingin mengklarifikasi bahwa akun Facebook saya tidak digunakan sejak Februari 2025. Saya sudah datang ke Direktorat Siber Polda Papua untuk memberikan keterangan. Saya juga meminta maaf sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati Yalimo, keluarga, dan masyarakat di semua distrik,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam menggunakan media sosial serta tidak mudah mempercayai atau menyebarkan informasi yang belum diverifikasi.

Baca Juga :  Peneliti Ekonomi Billy Mambrasar: “Setuju PSN, KEK dan SEZ Dihapus dari Batam untuk Penyederhanaan Proses Bisnis dan Investasi”

Bupati Yalimo Apresiasi Penyelesaian Kekeluargaan

Bupati Yalimo, DR. Nahor Nekwek, menyampaikan apresiasi atas respons cepat aparat dan penyelesaian damai yang ditempuh.

“Permasalahan ini sudah selesai secara baik dan kekeluargaan. Semoga menjadi pelajaran agar kita semua semakin dewasa dalam menggunakan media sosial,” tuturnya.

Penguatan Edukasi Digital di Yalimo

Penyelesaian damai ini dinilai sebagai langkah positif untuk menjaga ketertiban dan keharmonisan masyarakat. Kasus ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya literasi digital di tengah maraknya penyebaran informasi palsu di media sosial.

Berita Terkait

Tim URC Polres Jayapura Temukan Motor Hasil Curanmor di Sentani, Siap Dikembalikan kepada Pemilik
Billy Mambrasar Kritik Kepala Bakom RI Atas Lemahnya Komunikasi Pemerintah Terkait Isu Papua
SKKK Jayapura Buka PMB 2027/2028, Ada Promo Super Early Bird hingga 11 November
Indografika Jayapura Hadirkan Kalender Custom 2027, Bikin Brand Dikenang Sepanjang Tahun
Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz dan Polres Puncak Selidiki Penikaman ASN di Ilaga, Dugaan Motif Balas Dendam Didalami
1.000 Anak Muda Sorong Bergemuruh! Pesan Presiden BRICS Youth Forum Ini Jadi Sorotan
SENTUH SISI KEMANUSIAAN, SATGAS DAMAI CARTENZ BERBAGI DENGAN ANAK PANTI ASUHAN DI JAYAPURA
PAPEDA DI KEEROM TEKANKAN DUKUNGAN KELUARGA BAGI MAMA MENYUSUI: “KETIKA BIKINNYA BERDUA, MAKA URUSNYA BERDUA”
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 18:12 WIT

Tim URC Polres Jayapura Temukan Motor Hasil Curanmor di Sentani, Siap Dikembalikan kepada Pemilik

Kamis, 5 November 2026 - 18:11 WIT

Billy Mambrasar Kritik Kepala Bakom RI Atas Lemahnya Komunikasi Pemerintah Terkait Isu Papua

Rabu, 4 November 2026 - 09:24 WIT

SKKK Jayapura Buka PMB 2027/2028, Ada Promo Super Early Bird hingga 11 November

Selasa, 3 November 2026 - 10:50 WIT

Indografika Jayapura Hadirkan Kalender Custom 2027, Bikin Brand Dikenang Sepanjang Tahun

Senin, 2 November 2026 - 11:58 WIT

Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz dan Polres Puncak Selidiki Penikaman ASN di Ilaga, Dugaan Motif Balas Dendam Didalami

Berita Terbaru