Yuliyanto & Associates Minta Gubernur Papua Tengah Tindak Lanjut PAW

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 6 Februari 2026 - 09:10 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Hukum Yuliyanto & Associates secara resmi mengajukan surat permintaan tindak lanjut kepada Gubernur Papua Tengah terkait proses peresmian dan pengangkatan Pengganti Antarwaktu (PAW) Anggota DPR Provinsi Papua Tengah dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Permintaan tersebut disampaikan melalui surat bernomor 025/NK/Y&A/II/2026 tertanggal 3 Februari 2026, yang merupakan surat ke-2 setelah sebelumnya tidak mendapat tanggapan dari pihak terkait. Kuasa hukum Yuliyanto, S.H., M.H., yang bertindak atas nama kliennya Naftali Kobepa, menyampaikan bahwa hingga lebih dari 14 hari sejak surat pertama dikirimkan pada 8 Januari 2026, belum ada jawaban maupun tindak lanjut dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah.

Dasar Hukum dan Kronologi PAW

Yuliyanto menjelaskan, kliennya merupakan calon Anggota DPR Provinsi Papua Tengah pada Pemilu 2024 dari Daerah Pemilihan Papua Tengah VII yang diusung Partai Kebangkitan Bangsa.
Baca Juga :  PEMIMPIN DI PAPUA DAN OTONOMI KHUSUS Oleh: Ambassador Fredy Numberi
Berdasarkan Surat KPU Provinsi Papua Tengah Nomor 161/PY.03.1-SD/94/2025 tertanggal 14 Maret 2025, disebutkan bahwa Naftali Kobepa dinyatakan memenuhi syarat sebagai calon pengganti antarwaktu, dengan perolehan suara terbanyak berikutnya nomor urut dua, menggantikan Simon Gobai. Selain itu, DPR Papua Tengah juga telah menyampaikan surat kepada Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia melalui Gubernur Papua Tengah terkait usulan peresmian dan pengangkatan PAW Anggota DPR Papua Tengah masa jabatan 2024–2029.

Surat Partai dan Disposisi Pemprov

Dalam surat tersebut, kuasa hukum juga mengungkapkan bahwa DPW Partai Kebangkitan Bangsa Papua Tengah telah mengirimkan surat bernomor 390/DPW-46/X/2025 tertanggal 20 Oktober 2025 kepada Gubernur Papua Tengah, perihal permohonan pembatalan surat sebelumnya dan tindak lanjut PAW dari DPP PKB. Surat tersebut telah melalui beberapa tahapan disposisi di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Tengah, mulai dari Biro Umum Sekretariat Daerah, Biro Pemerintahan, hingga Pj Sekretaris Daerah, dan diarahkan untuk dilakukan koordinasi pertemuan.
Baca Juga :  Salah Paham di Media Sosial, Bupati Yalimo dan Pemilik Akun Selesai Secara Damai
Namun demikian, hingga awal Februari 2026, atau sekitar dua bulan sejak surat diterima, proses PAW tersebut dinilai belum mendapatkan kepastian hukum.

Minta Kepastian Hukum

Atas kondisi tersebut, kuasa hukum meminta Gubernur Papua Tengah segera menindaklanjuti proses peresmian dan pengangkatan PAW Anggota DPR Provinsi Papua Tengah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Kami meminta kepastian hukum agar proses peresmian dan pengangkatan Pengganti Antarwaktu Anggota DPR Provinsi Papua Tengah dapat segera dilaksanakan,” tegas Yuliyanto dalam keterangannya. Surat tersebut juga ditembuskan kepada Menteri Dalam Negeri, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, pimpinan DPR Papua Tengah, KPU, Bawaslu, serta pihak terkait lainnya.

Berita Terkait

KNMP Warmasen Jadi Langkah Penguatan Ekonomi Nelayan Raja Ampat
Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku
Angka Bunuh Diri Meningkat, Psikolog: Pencegahan Bukan Hanya Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan
BMP RI Imbau Warga Tak Terprovokasi Usai Penembakan Pilot di Yahukimo
Staf Khusus Presiden RI Dorong Batam Bangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) UMKM untuk Tujuan Ekspor
Persekutuan Wanita GKI Didorong Jadi Pilar Kesehatan Mental Keluarga
Program SESAMA Pertamina Hadir dan Dukung Semangat Belajar Anak-anak di Doromena Papua
BM Coffee bersama Standup Indo Jayapura Akan Gelar Mini Show Bale-Bale Sumerdeka ! BURUAN GUYS
Berita ini 115 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 11:57 WIT

KNMP Warmasen Jadi Langkah Penguatan Ekonomi Nelayan Raja Ampat

Jumat, 11 September 2026 - 16:29 WIT

Satgas Kepolisian Ops Damai Cartenz Ungkap Perkembangan Kasus Penembakan Tiga Warga Sipil di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Jumat, 11 September 2026 - 07:53 WIT

Angka Bunuh Diri Meningkat, Psikolog: Pencegahan Bukan Hanya Tanggung Jawab Tenaga Kesehatan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:41 WIT

BMP RI Imbau Warga Tak Terprovokasi Usai Penembakan Pilot di Yahukimo

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:26 WIT

Staf Khusus Presiden RI Dorong Batam Bangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) UMKM untuk Tujuan Ekspor

Berita Terbaru